
PT BAP libatkan masyarakat desa binaan cegah karhutla

Palembang (ANTARA) - PT Bumi Andalas Permai (BAP) Distrik Tanjung Jati melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan setempat dalam upaya memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui sosialisasi di Desa Simpang Tiga Jaya, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Dusun IV Sungai Kong itu melibatkan unsur Tripika Kecamatan Tulung Selapan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, Pemuda Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan (PACAK), serta Masyarakat Peduli Api (MPA).
Kepala Distrik Tanjung Jati PT BAP Khairul Azhari dalam keterangannya di Palembang, Minggu, mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya mencegah karhutla, terutama melalui peningkatan kewaspadaan dan pelaporan dini.
"Terima kasih kepada Tripika Kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, PACAK, MPA, dan seluruh masyarakat yang telah hadir serta mendukung kegiatan ini. Kami berharap sosialisasi ini semakin meningkatkan pemahaman dan kepedulian bersama untuk menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya karhutla," katanya.
Sosialisasi tersebut difokuskan pada peningkatan pemahaman masyarakat mengenai potensi karhutla, pentingnya pencegahan sejak dini, serta kecepatan pelaporan apabila ditemukan indikasi maupun kejadian kebakaran.
Dalam kegiatan tersebut, PT BAP juga menyalurkan paket sembako kepada peserta sosialisasi dan warga terdampak kebakaran di Dusun Sungai Pedada, Desa Simpang Tiga Jaya.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional, khususnya warga yang terdampak kejadian kebakaran.
PT BAP secara rutin melaksanakan sosialisasi pencegahan karhutla bersama masyarakat dan pemangku kepentingan setempat sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran serta kesiapsiagaan di tingkat desa.
Camat Tulung Selapan Ricat mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pemahaman secara langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan kebakaran.
"Kegiatan seperti ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kesamaan pemahaman menjadi penting agar upaya pencegahan karhutla dapat dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Tulung Selapan Iptu Jamal mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Apabila menemukan potensi maupun kejadian kebakaran, segera laporkan kepada pihak terkait agar dapat ditangani dengan cepat," katanya.
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
