Mahasiswa jurnalistik UIN Palembang juara karya tulis Pilpres 2024
Sabtu, 10 Juni 2023 11:47 WIB
Andriansyah Adimadja, mahasiswa Jurnalistik UIN Raden Fatah Palembang, (ANTARA/Lola Amelia)
Palembang, Sumsel (ANTARA) - Mahasiswa Program Studi (Prodi) Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang Adriansyah Admadja raih juara lomba karya opini terbaik dan naskah news anchor terbaik pada kegiatan yang digelar di Universitas Bengkulu.
Kompetisi nasional tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Jurnalistik Fakultas Ilmu sosial dan Politik (FISIP) Universitas Bengkulu.
Andriansyah atau kerap di panggil Aden Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang dari Prodi Jurnalistik berhasil mendapatkan penghargaan sebagai karya tulis opini terbaik pertama untuk tulisan opini bertema "Masyarakat dan Pilpres 2024".
Tulisan karyanya mengupas pentingnya peran masyarakat dalam menjaga stabilitas persatuan pada Pilpres 2024 mendatang, mengingat kembali bahwa kejadian Pilpres 2014 dan 2019 lalu penuh akan konflik, ternasuk berbagai kasus ujaran kebencian antar pendukung calon presiden.
Sedangkan gelar kedua diraih dari naskah news anchor dengan tema “Pilpres 2024” yang juga menempati pemenang terbaik pertama.
“Di lomba naskah news anchor, saya mengangkat tentang “Pengusungan Capres 2024”, dan ini sesuai dengan tema besar yang ditentukan panitia", katanya.
Adriansyah mengucapkan terima kasih kepada Prodi Jurnalistik serta para dosen yang telah memberikan kontribusi sehingga mampu menulis opini dan naskah news anchor.
"Selain itu dengan kemenangan ini dapat menjadi pemacu untuk terus berkarya dan berprestasi sehingga mampu mengharumkan institusi", ucapnya.
Sementara itu, Ketua Prodi Jurnalistik, Dr Nurseri Hasnah Nasution mengatakan prestasi yang diraih oleh mahasiswanya diharapkan menjadi motivasi bersama meningkatkan kemampuan diri dalam menyumbangkan pikiran dan berkarya.
“Prestasi yang diraih ini merupakan suatu kebanggaan yang patut diapresiasi bersama, dan prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa jurnalistik mampu mengambil peran lewat ide menyangkut Pilpres 2024 mendatang,” ujar Nurseri.
Kompetisi nasional tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Jurnalistik Fakultas Ilmu sosial dan Politik (FISIP) Universitas Bengkulu.
Andriansyah atau kerap di panggil Aden Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang dari Prodi Jurnalistik berhasil mendapatkan penghargaan sebagai karya tulis opini terbaik pertama untuk tulisan opini bertema "Masyarakat dan Pilpres 2024".
Tulisan karyanya mengupas pentingnya peran masyarakat dalam menjaga stabilitas persatuan pada Pilpres 2024 mendatang, mengingat kembali bahwa kejadian Pilpres 2014 dan 2019 lalu penuh akan konflik, ternasuk berbagai kasus ujaran kebencian antar pendukung calon presiden.
Sedangkan gelar kedua diraih dari naskah news anchor dengan tema “Pilpres 2024” yang juga menempati pemenang terbaik pertama.
“Di lomba naskah news anchor, saya mengangkat tentang “Pengusungan Capres 2024”, dan ini sesuai dengan tema besar yang ditentukan panitia", katanya.
Adriansyah mengucapkan terima kasih kepada Prodi Jurnalistik serta para dosen yang telah memberikan kontribusi sehingga mampu menulis opini dan naskah news anchor.
"Selain itu dengan kemenangan ini dapat menjadi pemacu untuk terus berkarya dan berprestasi sehingga mampu mengharumkan institusi", ucapnya.
Sementara itu, Ketua Prodi Jurnalistik, Dr Nurseri Hasnah Nasution mengatakan prestasi yang diraih oleh mahasiswanya diharapkan menjadi motivasi bersama meningkatkan kemampuan diri dalam menyumbangkan pikiran dan berkarya.
“Prestasi yang diraih ini merupakan suatu kebanggaan yang patut diapresiasi bersama, dan prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa jurnalistik mampu mengambil peran lewat ide menyangkut Pilpres 2024 mendatang,” ujar Nurseri.
Pewarta : Lola Amelia
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bapenda Sumsel pastikan tak ada kenaikan tarif Pajak Kendaraan Bermotor 2026
13 February 2026 23:38 WIB
Pemprov Sumsel terapkan gentengisasi secara bertahap, target awal bangunan pemerintah
13 February 2026 23:36 WIB
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Kemendag: Indonesia ekspor obat pereda nyeri senilai Rp2,4 miliar ke Korsel
14 February 2026 10:21 WIB