Ini alasan Honda e tak dipasarkan di Indonesia
Rabu, 31 Mei 2023 11:46 WIB
Tampilan Honda e saat ditampilkan di Sirkuit Internasional Mandalika, Selasa (30/5/2023). (ANTARA/Livia Kristianti)
Mandalika (ANTARA) - PT Honda Prospect Motor (HPM) pada April 2023 sempat mengenalkan teknologi mobil listriknya yang berbasis baterai dengan memboyong Honda e.
Hingga saat ini belum ada kepastian bahwa mobil itu akan dirilis atau tidak, tetapi kini Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM Yusak Billy memastikan mobil itu tidak akan dipasarkan di Indonesia.
"Kita tidak ada rencana untuk merilis Honda e. Karena ya Honda e itu buat pengenalan Honda e-technology. Honda tuh punya loh elektrifikasi," kata Yusak Billy kepada wartawan di Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Selasa malam (30/5).
Adapun Honda e sebelumnya diperkenalkan dengan desain kombinasi retro dan modern dengan ukuran yang mungil.
Desain unik juga diperlihatkan dalam interiornya menunjukkan dua buah layar monitor utama yang terkesan menyambung dengan multi information display (MID) dan layar spion digital.
Meski terlihat minimalis dan rapih, tampilan ini memperkuat sentuhan modern layaknya mobil di masa depan.
Sebenarnya mobil ini sudah dijual di negara asalnya yaitu Jepang, serta di kawasan Eropa, tapi nampaknya masih butuh waktu cukup panjang untuk Honda memasarkan produk BEV-nya di Indonesia.
Meski begitu Honda tetap akan menjajal industri elektrifikasi mulai dari perilisan lini hybrid-nya di tahun ini.
Namun Billy pun belum mau membocorkan mobil hybrid mana yang akan diboyong ke Indonesia.
Hingga saat ini belum ada kepastian bahwa mobil itu akan dirilis atau tidak, tetapi kini Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM Yusak Billy memastikan mobil itu tidak akan dipasarkan di Indonesia.
"Kita tidak ada rencana untuk merilis Honda e. Karena ya Honda e itu buat pengenalan Honda e-technology. Honda tuh punya loh elektrifikasi," kata Yusak Billy kepada wartawan di Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Selasa malam (30/5).
Adapun Honda e sebelumnya diperkenalkan dengan desain kombinasi retro dan modern dengan ukuran yang mungil.
Desain unik juga diperlihatkan dalam interiornya menunjukkan dua buah layar monitor utama yang terkesan menyambung dengan multi information display (MID) dan layar spion digital.
Meski terlihat minimalis dan rapih, tampilan ini memperkuat sentuhan modern layaknya mobil di masa depan.
Sebenarnya mobil ini sudah dijual di negara asalnya yaitu Jepang, serta di kawasan Eropa, tapi nampaknya masih butuh waktu cukup panjang untuk Honda memasarkan produk BEV-nya di Indonesia.
Meski begitu Honda tetap akan menjajal industri elektrifikasi mulai dari perilisan lini hybrid-nya di tahun ini.
Namun Billy pun belum mau membocorkan mobil hybrid mana yang akan diboyong ke Indonesia.
Pewarta : Livia Kristianti
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo terima bintang tetinggi "Nishan-e-Pakistan" dari Republik Islam Pakistan
10 December 2025 8:32 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB