Makanan jangan dibungkus kertas koran
Sabtu, 1 April 2023 20:20 WIB
Petugas meneliti kandungan dalam makanan takjil yang dibeli dari sejumlah penjual takjil di Kota Kediri, Jawa Timur, selama Ramadhan. Banyak penjual takjil di sepanjang jalan Kota Kediri. ANTARA/ HO-Pemkot Kediri
Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menganjurkan para pedagang tidak menggunakan kertas koran untuk membungkus makanan, sebab tidak higienis.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dokter Fauzan Adima mengemukakan kertas koran yang digunakan untuk membungkus makanan tidak bisa dijamin kebersihannya. Selain itu, tinta yang terdapat pada koran bisa menimbulkan penyakit jika terkontaminasi pada makanan.
"Masih banyak yang belum memahami bahayanya, jadi kami harapkan semua pedagang mematuhi imbauan ini untuk tidak menggunakan koran sebagai bungkus makanan karena bisa membahayakan kesehatan," katanya di Kediri, Sabtu.
Pihaknya telah melakukan sidak ke sejumlah pedagang penjual takjil. Pihaknya memberikan edukasi, bahwa tinta dikhawatirkan dapat meleleh dan mencemari makanan jika terkena panas. Tinta adalah salah satu bahan berbahaya untuk dikonsumsi.
"Sayang sekali jika makanan sebenarnya sudah aman, namun karena terkontaminasi bungkus koran menjadi berbahaya," kata dia.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dokter Fauzan Adima mengemukakan kertas koran yang digunakan untuk membungkus makanan tidak bisa dijamin kebersihannya. Selain itu, tinta yang terdapat pada koran bisa menimbulkan penyakit jika terkontaminasi pada makanan.
"Masih banyak yang belum memahami bahayanya, jadi kami harapkan semua pedagang mematuhi imbauan ini untuk tidak menggunakan koran sebagai bungkus makanan karena bisa membahayakan kesehatan," katanya di Kediri, Sabtu.
Pihaknya telah melakukan sidak ke sejumlah pedagang penjual takjil. Pihaknya memberikan edukasi, bahwa tinta dikhawatirkan dapat meleleh dan mencemari makanan jika terkena panas. Tinta adalah salah satu bahan berbahaya untuk dikonsumsi.
"Sayang sekali jika makanan sebenarnya sudah aman, namun karena terkontaminasi bungkus koran menjadi berbahaya," kata dia.
Pewarta : Asmaul Chusna
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Badan Gizi Nasional ajak masyarakat gunakan Call Center 127 untuk kawal program Makan Bergizi Gratis
17 jam lalu
Cegah keracunan, 22 dapur Makan Bergizi Gratis di OKU resmi kantongi sertifikat laik higiene
03 March 2026 19:13 WIB
Bupati Askolani instruksikan razia makanan berbahaya di seluruh pasar Banyuasin
22 February 2026 16:23 WIB
SPPG Tambak Boyo OKU Timur layani 3.185 siswa dari 27 sekolah dan 31 posyandu
15 October 2025 14:04 WIB