Seribuan kepiting bakau ditebar di hutan mangrove Kepri
Sabtu, 21 Januari 2023 13:36 WIB
Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk Anggi Siahaan. ANTARA (Aprionis)
Pangkalpinang (ANTARA) - PT Timah Tbk selama 2023 menebarkan 1.400 kepiting bakau di hutan mangrove Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), guna meningkatkan populasi kepiting untuk mendorong perekonomian masyarakat di lingkungan operasional perusahaan.
"Pada tahun ini, kami mengembangkan program menebarkan kepiting bakau di Karimun dan Kundur Provinsi Kepri," kata Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk Anggi Siahaan di Pangkalpinang, Sabtu.
Ia mengatakan program menebarkan kepiting bakau ini sejalan dengan reklamasi laut dan pesisir pantai yang telah dilakukan PT Timah di seluruh wilayah operasional perusahaan, guna melestarikan lingkungan untuk mendorong perekonomian masyarakat.
"Kegiatan reklamasi di Kepri tidak hanya menebar 1.400 anakan kepiting tetapi juga melakukan penanaman mangrove dan membuat penahan abrasi sepanjang 450 meter di Kundur dan Karimun," katanya.
Menurut dia dalam melaksanakan reklamasi laut PT Timah Tbk melibatkan masyarakat sekitar untuk mendorong program pemberdayaan masyarakat.
"Dalam melaksanakan reklamasi laut PT Timah Tbk bersinergi dengan masyarakat, akademisi hingga yayasan dan ini merupakan komitmen perusahaan untuk menjaga keseimbangan ekosistem laut," katanya.
Kasi Perlindungan Lingkungan dari Kementerian ESDM Jajat Sudrajat mengapresiasi PT Timah Tbk menebar kepiting, karena program itu merupakan program berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
"Menebarkan telur kepiting ini satu perputaran program reklamasi yang dilakukan secara berlanjut. Itu hal yang sangat baik, mungkin kegiatan tersebut pertama di Babel bahkan di Indonesia," katanya.
"Pada tahun ini, kami mengembangkan program menebarkan kepiting bakau di Karimun dan Kundur Provinsi Kepri," kata Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk Anggi Siahaan di Pangkalpinang, Sabtu.
Ia mengatakan program menebarkan kepiting bakau ini sejalan dengan reklamasi laut dan pesisir pantai yang telah dilakukan PT Timah di seluruh wilayah operasional perusahaan, guna melestarikan lingkungan untuk mendorong perekonomian masyarakat.
"Kegiatan reklamasi di Kepri tidak hanya menebar 1.400 anakan kepiting tetapi juga melakukan penanaman mangrove dan membuat penahan abrasi sepanjang 450 meter di Kundur dan Karimun," katanya.
Menurut dia dalam melaksanakan reklamasi laut PT Timah Tbk melibatkan masyarakat sekitar untuk mendorong program pemberdayaan masyarakat.
"Dalam melaksanakan reklamasi laut PT Timah Tbk bersinergi dengan masyarakat, akademisi hingga yayasan dan ini merupakan komitmen perusahaan untuk menjaga keseimbangan ekosistem laut," katanya.
Kasi Perlindungan Lingkungan dari Kementerian ESDM Jajat Sudrajat mengapresiasi PT Timah Tbk menebar kepiting, karena program itu merupakan program berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
"Menebarkan telur kepiting ini satu perputaran program reklamasi yang dilakukan secara berlanjut. Itu hal yang sangat baik, mungkin kegiatan tersebut pertama di Babel bahkan di Indonesia," katanya.
Pewarta : Aprionis
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapal rute Karimun-Selatpanjang tabrak hutan bakau di Perairan Meranti
12 February 2023 14:50 WIB, 2023
Tamu negara mulai tiba di Tahura Ngurah Rai kompak kenakan baju putih
16 November 2022 10:06 WIB, 2022
Dukung lindungi hutan bakau di Tanah Air, Re.juve salurkan donasi Rp240 juta
17 July 2022 11:59 WIB, 2022
Terpopuler - Warta Bumi
Lihat Juga
Pemprov Sumsel-Icraf luncurkan aplikasi SiAlam permudah akses perhutanan sosial
10 December 2025 18:10 WIB