Kabupaten Ogan Komering Ulu panen raya jagung di demplot seluas 1,5 hektare
Selasa, 13 Desember 2022 9:39 WIB
Penjabat Bupati OKU, Teddy Meilwansyah melakukan panen perdana tanaman jagung di Kelurahan Sekarjaya, Senin. (ANTARA/Edo Purmana/22)
Baturaja (ANTARA) - Penjabat (Pj) Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Teddy Meilwansyah bersama Tim Penggerak PKK dan petani di Kelurahan Sekarjaya melakukan panen raya Jagung Biota-18 di lahan pertanian demplot percontohan seluas 1,5 hektare.
Pj Bupati OKU, Teddy Meilwansyah di Baturaja, Senin, mengatakan demplot perkebunan jagung di lahan pertanian wilayah Kelurahan Sekarjaya, Kecamatan Baturaja Timur, ini digagas oleh jajaran Polres OKU dalam mendukung Program Sumatera Selatan (Sumsel) Mandiri Pangan.
Dia menjelaskan perkebunan jagung yang diberi nama "Jagung New Normal" tersebut mulai dikelola bersama masyarakat sejak Agustus 2022 dengan hasil yang cukup memuaskan.
"Hasil panen perdana dari luas lahan seluas 1,5 hektare menghasilkan sebanyak 13,5 ton jagung," kata Bupati Teddy.
Selain Kelurahan Sekarjaya, kata dia, melalui Program Sumsel Mandiri Pangan belum lama ini pihaknya juga melakukan panen perdana jagung di Kecamatan Lubuk Raja dan Kecamatan Lengkiti.
Hasil panen jagung seluas 2.000 hektare dari sumbangsih PT Mitra Tanam Sejahtera yang melaksanakan di demplot Desa Way Heling, Kecamatan Lengkiti, tersebut melampaui target nasional yaitu mencapai 8,6 ton/hektare.
"Hasil panen beberapa waktu lalu sangat memuaskan sebanyak 8,6 ton/hektare atau melebihi target nasional yang ditetapkan pemerintah yaitu hanya 6,7 ton/hektare," ujarnya.
Teddy optimistis ke depan Kabupaten OKU dapat menyumbang sebesar 50 persen dari target ekspor satu juta ton jagung yang ditargetkan pemerintah pusat pada tahun ini.
"Untuk itu kami mengajak masyarakat Kabupaten OKU bersama-sama menanam jagung agar merubah mindset dari pembeli menjadi penghasil jagung sehingga Program Sumsel Mandiri Pangan dapat berjalan maksimal," ujarnya.
Pj Bupati OKU, Teddy Meilwansyah di Baturaja, Senin, mengatakan demplot perkebunan jagung di lahan pertanian wilayah Kelurahan Sekarjaya, Kecamatan Baturaja Timur, ini digagas oleh jajaran Polres OKU dalam mendukung Program Sumatera Selatan (Sumsel) Mandiri Pangan.
Dia menjelaskan perkebunan jagung yang diberi nama "Jagung New Normal" tersebut mulai dikelola bersama masyarakat sejak Agustus 2022 dengan hasil yang cukup memuaskan.
"Hasil panen perdana dari luas lahan seluas 1,5 hektare menghasilkan sebanyak 13,5 ton jagung," kata Bupati Teddy.
Selain Kelurahan Sekarjaya, kata dia, melalui Program Sumsel Mandiri Pangan belum lama ini pihaknya juga melakukan panen perdana jagung di Kecamatan Lubuk Raja dan Kecamatan Lengkiti.
Hasil panen jagung seluas 2.000 hektare dari sumbangsih PT Mitra Tanam Sejahtera yang melaksanakan di demplot Desa Way Heling, Kecamatan Lengkiti, tersebut melampaui target nasional yaitu mencapai 8,6 ton/hektare.
"Hasil panen beberapa waktu lalu sangat memuaskan sebanyak 8,6 ton/hektare atau melebihi target nasional yang ditetapkan pemerintah yaitu hanya 6,7 ton/hektare," ujarnya.
Teddy optimistis ke depan Kabupaten OKU dapat menyumbang sebesar 50 persen dari target ekspor satu juta ton jagung yang ditargetkan pemerintah pusat pada tahun ini.
"Untuk itu kami mengajak masyarakat Kabupaten OKU bersama-sama menanam jagung agar merubah mindset dari pembeli menjadi penghasil jagung sehingga Program Sumsel Mandiri Pangan dapat berjalan maksimal," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Sumsel produksi 186.273 ton jagung, turut jaga ketahanan pangan 2025
31 December 2025 22:01 WIB
Siti Hediati Soeharto dan empat pejabat negara dapat gelar adat Komering
27 September 2025 20:37 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Kopi Tebat Benawa, saat tradisi dan inovasi Pusri bertemu di kaki Gunung Dempo
22 April 2026 16:45 WIB