Ferrari tarik lebih 23 ribu mobil produksi mulai 2005
Kamis, 11 Agustus 2022 12:13 WIB
Ferrari 430. (ANTARA/Ferrari)
Jakarta (ANTARA) - Produsen mobil sport legendaris Ferrari dilaporkan menarik kembali dari peredaran untuk perbaikan (recall) lebih dari 23.000 mobil karena cacat sistem pengereman.
Menurut penarikan yang diajukan akhir bulan lalu dengan Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA), masalah tersebut mempengaruhi seluruh model Ferrari, yang beberapa di antaranya diproduksi awal tahun 2005.
Baca juga: Ferrari luncurkan mobil sport hybrid 296 GTB
Untuk perusahaan yang biasanya menjual kurang dari 10.000 mobil setiap tahun, ruang lingkup penarikan itu sangat besar, menurut New York Post dalam laporannya, Kamis.
Masalah utamanya adalah penutup reservoir minyak rem yang memungkinkan tekanan berlebihan di saluran rem. Tekanan itu pada gilirannya dapat menyebabkan saluran rem pecah, menyebabkan "kehilangan sebagian atau total kemampuan pengereman" ketika pedal diinjak.
Baca juga: Ferrari SF90 Spider hadir di Indonesia dengan teknologi plug-in hybrid
Ferrari dari Amerika Utara mengatakan masalah tersebut akan diperbaiki secara gratis – setelah suku cadang tersedia.
Baca juga: Ferrari gunakan mesin hybrid
Sementara itu, Ferrari mengatakan mobil mobil Ferrari apa pun harus dikeluarkan dari jalan jika pengemudi mendapati peringatan minyak rem kurang di indikator pada dashboard.
Menurut laporan Auto Blog, sejumlah model yang terpengaruh oleh penarikan itu adalah mobil-mobil produksi dari 2005 hingga 2022.
Menurut penarikan yang diajukan akhir bulan lalu dengan Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA), masalah tersebut mempengaruhi seluruh model Ferrari, yang beberapa di antaranya diproduksi awal tahun 2005.
Baca juga: Ferrari luncurkan mobil sport hybrid 296 GTB
Untuk perusahaan yang biasanya menjual kurang dari 10.000 mobil setiap tahun, ruang lingkup penarikan itu sangat besar, menurut New York Post dalam laporannya, Kamis.
Masalah utamanya adalah penutup reservoir minyak rem yang memungkinkan tekanan berlebihan di saluran rem. Tekanan itu pada gilirannya dapat menyebabkan saluran rem pecah, menyebabkan "kehilangan sebagian atau total kemampuan pengereman" ketika pedal diinjak.
Baca juga: Ferrari SF90 Spider hadir di Indonesia dengan teknologi plug-in hybrid
Ferrari dari Amerika Utara mengatakan masalah tersebut akan diperbaiki secara gratis – setelah suku cadang tersedia.
Baca juga: Ferrari gunakan mesin hybrid
Sementara itu, Ferrari mengatakan mobil mobil Ferrari apa pun harus dikeluarkan dari jalan jika pengemudi mendapati peringatan minyak rem kurang di indikator pada dashboard.
Menurut laporan Auto Blog, sejumlah model yang terpengaruh oleh penarikan itu adalah mobil-mobil produksi dari 2005 hingga 2022.
Pewarta : Suryanto
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tesla tarik 26.681 kendaraan di AS karena masalah pencairan kaca depan
10 February 2022 14:04 WIB, 2022
Produsen mobil China FAW terpaksa tarik 45 ribu sedan B30 karena kerusakan busi
12 May 2020 11:39 WIB, 2020
Terpopuler - Gaya Hidup
Lihat Juga
Polisi tunggu hasil pemeriksaan dokter soal kematian influencer Lula Lahfah
26 January 2026 16:09 WIB