Uang jamaah haji 3.500 Riyal yang hilang akhirnya diganti pihak hotel di Mekah
Jumat, 22 Juli 2022 7:56 WIB
Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah Mukhammad Khanif di Mekkah, Kamis (21/7/2022) (ANTARA/HO.MCH2022)
Mekkah (ANTARA) - Tiga haji asal Jawa Barat yang kehilangan uang sebesar 3.500 Riyal di kamar hotel mereka di Mekah akhirnya diganti oleh pihak hotel.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekah Mukhammad Khanif di Mekkah, Kamis (21/7) memastikan uang jamaah haji tersebut sudah diganti oleh pihak hotel.
Baca juga: Tradisi unik calon haji di Tanah Haram Arab Saudi
"Peristiwa kehilangan itu dikeluhkan oleh jamaah pada 15 Juli 2022. Petugas selanjutnya berkoordinasi dengan pihak manajemen hotel. Setelah dikonfirmasi, dipastikan bahwa uang jamaah tersebut dicuri di kamar sehingga langsung diganti pada hari itu juga oleh manajemen hotel," kata Khanif.
Sebelumnya beredar di media sosial berita bahwa ada jamaah haji Indonesia yang kehilangan uangnya di kamar hotel. Peristiwa itu terjadi pada 15 Juli 2022 di Sektor 5, wilayah Misfalah – Mekah yang dihuni oleh jamaah asal Provinsi Jawa Barat.
Baca juga: Uang Rp3 miliar milik nasabah Bank Bukopin hilang
Dijelaskan Khanif, ada tiga jamaah yang kehilangan uangnya. Mereka tinggal di satu kamar yang sama. Jumlahnya berbeda-beda masing-masing jamaah ada yang SAR 2500, SAR 900, dan SAR 100.
Selain itu, salah satu jamaah juga kehilangan tas kecil dan beberapa dokumen yang ada di dalamnya.
"Jadi total yang hilang 3.500 Riyal atau sekitar 14 juta rupiah. Tidak sampai 30 juta rupiah sebagaimana yang disebutkan dalam video yang beredar. Semuanya sudah diganti oleh manajemen hotel dan uangnya sudah langsung diterima jamaah," jelas Khanif.
Penggantian dilakukan pada hari yang sama. Pihak manajemen hotel sebelumnya minta penjelasan kronologis dari jamaah, lalu menghitung jumlah kerugian,dan diganti, sambung Khanif.
Khanif mengapresiasi komitmen manajemen hotel untuk mengganti uang yang hilang. Hal itu sejalan dengan perjanjian kontrak sewa akomodasi yang sudah disepakati sejak awal.
Dalam salah satu klausul kontrak disebutkan, apabila ada kehilangan dalam kamar jamaah/hotel karena dicuri, maka pihak manajemen akan bertanggungjawab terkait kehilangan tersebut.
Khanif mengimbau kepada jamaah haji Indonesia untuk melaporkan kepada petugas jika mengalami kehilangan di kamar atau hotel. Dengan begitu, petugas dapat menindaklanjuti kepada manajemen hotel untuk diproses sebagaimana yang diatur dalam kontrak kerja sama. Jika memang hilang karena dicuri, tentu akan diganti.
"Peristiwa ini bisa menjadi pelajaran bersama. Sebaiknya jika ada kehilangan, segera saja melapor ke petugas untuk ditindaklanjuti dengan pihak manajemen hotel," tegasnya.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekah Mukhammad Khanif di Mekkah, Kamis (21/7) memastikan uang jamaah haji tersebut sudah diganti oleh pihak hotel.
Baca juga: Tradisi unik calon haji di Tanah Haram Arab Saudi
"Peristiwa kehilangan itu dikeluhkan oleh jamaah pada 15 Juli 2022. Petugas selanjutnya berkoordinasi dengan pihak manajemen hotel. Setelah dikonfirmasi, dipastikan bahwa uang jamaah tersebut dicuri di kamar sehingga langsung diganti pada hari itu juga oleh manajemen hotel," kata Khanif.
Sebelumnya beredar di media sosial berita bahwa ada jamaah haji Indonesia yang kehilangan uangnya di kamar hotel. Peristiwa itu terjadi pada 15 Juli 2022 di Sektor 5, wilayah Misfalah – Mekah yang dihuni oleh jamaah asal Provinsi Jawa Barat.
Baca juga: Uang Rp3 miliar milik nasabah Bank Bukopin hilang
Dijelaskan Khanif, ada tiga jamaah yang kehilangan uangnya. Mereka tinggal di satu kamar yang sama. Jumlahnya berbeda-beda masing-masing jamaah ada yang SAR 2500, SAR 900, dan SAR 100.
Selain itu, salah satu jamaah juga kehilangan tas kecil dan beberapa dokumen yang ada di dalamnya.
"Jadi total yang hilang 3.500 Riyal atau sekitar 14 juta rupiah. Tidak sampai 30 juta rupiah sebagaimana yang disebutkan dalam video yang beredar. Semuanya sudah diganti oleh manajemen hotel dan uangnya sudah langsung diterima jamaah," jelas Khanif.
Penggantian dilakukan pada hari yang sama. Pihak manajemen hotel sebelumnya minta penjelasan kronologis dari jamaah, lalu menghitung jumlah kerugian,dan diganti, sambung Khanif.
Khanif mengapresiasi komitmen manajemen hotel untuk mengganti uang yang hilang. Hal itu sejalan dengan perjanjian kontrak sewa akomodasi yang sudah disepakati sejak awal.
Dalam salah satu klausul kontrak disebutkan, apabila ada kehilangan dalam kamar jamaah/hotel karena dicuri, maka pihak manajemen akan bertanggungjawab terkait kehilangan tersebut.
Khanif mengimbau kepada jamaah haji Indonesia untuk melaporkan kepada petugas jika mengalami kehilangan di kamar atau hotel. Dengan begitu, petugas dapat menindaklanjuti kepada manajemen hotel untuk diproses sebagaimana yang diatur dalam kontrak kerja sama. Jika memang hilang karena dicuri, tentu akan diganti.
"Peristiwa ini bisa menjadi pelajaran bersama. Sebaiknya jika ada kehilangan, segera saja melapor ke petugas untuk ditindaklanjuti dengan pihak manajemen hotel," tegasnya.
Pewarta : Desi Purnamawati
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelatih Thomas Tuchel puji penampilan perdana Ben White usai absen sejak 2022
28 March 2026 21:18 WIB
Empat pejabat Dispora OKI divonis 1 tahun 10 bulan penjara kasus korupsi APBD 2022
11 November 2025 18:54 WIB
PSG digdaya di Liga Prancis, juara empat kali berturut-turut sejak musim 2021/2022
18 May 2025 6:39 WIB
Perlu tahu, ternyata November 2022-Oktober 2023 periode terpanas sepanjang sejarah
10 November 2023 13:38 WIB, 2023
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Polres Muba ringkus 64 tersangka kasus narkoba dalam 3 bulan, 365 gram sabu Disita
14 April 2026 18:47 WIB
KPK sita uang 1 juta dolar AS milik pihak Yaqut Cholil untuk bungkam Pansus Haji DPR R
14 April 2026 8:26 WIB