Warga Palembang minta Pemkot perbaiki jalan rusak
Senin, 11 Juli 2022 18:48 WIB
Kondisi jalan dan suasana lalu lintas di Palembang. (ANTARA/Yudi Abdullah/22)
Palembang (ANTARA) - Warga Kota Palembang, Sumatera Selatan meminta pemerintah kota setempat memperbaiki jalan rusak di sejumlah kawasan karena mengganggu kenyamanan beraktivitas menggunakan kendaraan pribadi dan angkutan umum dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Sejumlah warga di Palembang, Senin, mengeluhkan jalan rusak yang memerlukan perbaikan yakni di kawasan Sekip, Perumnas Sako, Maskarebet, Angkatan 66, Kertapati, Plaju dan sejumlah jalan protokol serta akses ke kawasan pusat keramaian, permukiman penduduk, dan kawasan lainnya.
Arjely salah seorang warga dan tokoh LSM Gempur di Palembang mengatakan jalan rusak di sejumlah kawasan perlu segera mendapat perhatian pemkot untuk dilakukan perbaikan karena tidak hanya mengganggu kenyamanan warga tetapi juga dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
"Akibat menghindari lobang pada ruas jalan tertentu, kendaraan roda dua sering terbalik dan kendaraan roda empat menabrak bahkan ditabrak dari belakang akibat mengerem mendadak mengurangi benturan saat ada lobang besar dan dalam," ujar Arjely.
Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang Akhmad Bastari menanggapi keluhan warga tersebut mengatakan pihaknya dalam beberapa bulan terakhir berupaya melakukan perbaikan jalan protokol dan sejumlah akses jalan ke kawasan permukiman penduduk.
Kegiatan perbaikan itu akan terus dilakukan dengan menyesuaikan anggaran dana yang terbatas serta menentukan skala prioritas.
Berdasarkan data total ruas jalan di kota ini ada 690 km, dari jumlah itu merupakan jalan provinsi 93 km dan jalan nasional panjangnya 110 km.
Dari total panjang ruas jalan kota, 567 km dalam kondisi baik atau 83 persen, sedangkan sisanya 17 persen memerlukan perbaikan berat atau peningkatan jalan.
Untuk melakukan perbaikan jalan di Bumi Sriwijaya ini dialokasikan dana APBD Rp120 miliar dan DAK Rp6 miliar, kata Bastari.
Baca juga: Palembang siapkan fasilitas layanan aduan infrastruktur rusak
Baca juga: Dinas PUPR OKU dapat 'raport' merah
Sejumlah warga di Palembang, Senin, mengeluhkan jalan rusak yang memerlukan perbaikan yakni di kawasan Sekip, Perumnas Sako, Maskarebet, Angkatan 66, Kertapati, Plaju dan sejumlah jalan protokol serta akses ke kawasan pusat keramaian, permukiman penduduk, dan kawasan lainnya.
Arjely salah seorang warga dan tokoh LSM Gempur di Palembang mengatakan jalan rusak di sejumlah kawasan perlu segera mendapat perhatian pemkot untuk dilakukan perbaikan karena tidak hanya mengganggu kenyamanan warga tetapi juga dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
"Akibat menghindari lobang pada ruas jalan tertentu, kendaraan roda dua sering terbalik dan kendaraan roda empat menabrak bahkan ditabrak dari belakang akibat mengerem mendadak mengurangi benturan saat ada lobang besar dan dalam," ujar Arjely.
Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang Akhmad Bastari menanggapi keluhan warga tersebut mengatakan pihaknya dalam beberapa bulan terakhir berupaya melakukan perbaikan jalan protokol dan sejumlah akses jalan ke kawasan permukiman penduduk.
Kegiatan perbaikan itu akan terus dilakukan dengan menyesuaikan anggaran dana yang terbatas serta menentukan skala prioritas.
Berdasarkan data total ruas jalan di kota ini ada 690 km, dari jumlah itu merupakan jalan provinsi 93 km dan jalan nasional panjangnya 110 km.
Dari total panjang ruas jalan kota, 567 km dalam kondisi baik atau 83 persen, sedangkan sisanya 17 persen memerlukan perbaikan berat atau peningkatan jalan.
Untuk melakukan perbaikan jalan di Bumi Sriwijaya ini dialokasikan dana APBD Rp120 miliar dan DAK Rp6 miliar, kata Bastari.
Baca juga: Palembang siapkan fasilitas layanan aduan infrastruktur rusak
Baca juga: Dinas PUPR OKU dapat 'raport' merah
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ruas jalan Desa Pulau Beringin OKU Selatan tertutup tanah longsor, arus lalu lintas lumpuh total
11 February 2026 18:04 WIB
Sumsel toleransi truk batu bara menyeberang jalan nasional hingga akhir Februari 2026
05 February 2026 21:35 WIB
Jasamarga terus perbaiki jalan berlubang akibat banjir di jalan Tol Jakarta-Cikampek
31 January 2026 9:14 WIB
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Antisipasi virus Nipah, Dinkes Palembang gencarkan sosialisasi di Puskesmas
06 February 2026 16:37 WIB