Korban gempa Afghanistan lebih 1.000 orang, PBB serukan bantuan internasional
Kamis, 23 Juni 2022 11:46 WIB
PBB di Afghanistan sepenuhnya dimobilisasi, dan tim-tim PBB sudah berada di lapangan untuk menilai kebutuhan dan memberikan dukungan awal, kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. (XINHUA)
PBB (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Rabu (22/6) menyampaikan ungkapan duka cita atas hilangnya nyawa secara tragis akibat bencana gempa bumi yang mengguncang Afghanistan pada hari yang sama dan menyerukan bantuan internasional.
"Saya turut berdukacita kepada warga Afghanistan yang sudah terguncang akibat dampak kelaparan, kesulitan ekonomi, dan konflik bertahun-tahun. Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga para korban dan semoga warga yang terluka segera pulih," kata Guterres dalam pernyataannya dikutip Xinhua di New York.
Menurut dia jumlah korban dapat terus meningkat.
Baca juga: Gempa bumi 6,1 magnitudo guncang Afghanistan dan Pakistan
Guterres menjelaskan PBB di Afghanistan sepenuhnya dimobilisasi dan sejumlah tim PBB telah berada di lapangan untuk menilai kebutuhan dan memberikan dukungan awal.
"Kami mengandalkan komunitas internasional untuk membantu mendukung ratusan keluarga yang terdampak bencana terbaru ini. Sekarang saatnya untuk solidaritas," kata Guterres.
Gempa bumi bermagnitudo 5,9 mengguncang Afghanistan timur pada Rabu pagi waktu setempat.
Data jumlah korban tewas hingga Rabu malam tercatat melampaui 1.000 orang dengan lebih dari 1.500 lainnya terluka.
Penerjemah: Xinhua
Editor: Bayu Prasetyo
COPYRIGHT © ANTARA 2022
"Saya turut berdukacita kepada warga Afghanistan yang sudah terguncang akibat dampak kelaparan, kesulitan ekonomi, dan konflik bertahun-tahun. Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga para korban dan semoga warga yang terluka segera pulih," kata Guterres dalam pernyataannya dikutip Xinhua di New York.
Menurut dia jumlah korban dapat terus meningkat.
Baca juga: Gempa bumi 6,1 magnitudo guncang Afghanistan dan Pakistan
Guterres menjelaskan PBB di Afghanistan sepenuhnya dimobilisasi dan sejumlah tim PBB telah berada di lapangan untuk menilai kebutuhan dan memberikan dukungan awal.
"Kami mengandalkan komunitas internasional untuk membantu mendukung ratusan keluarga yang terdampak bencana terbaru ini. Sekarang saatnya untuk solidaritas," kata Guterres.
Gempa bumi bermagnitudo 5,9 mengguncang Afghanistan timur pada Rabu pagi waktu setempat.
Data jumlah korban tewas hingga Rabu malam tercatat melampaui 1.000 orang dengan lebih dari 1.500 lainnya terluka.
Penerjemah: Xinhua
Editor: Bayu Prasetyo
COPYRIGHT © ANTARA 2022
Pewarta : -
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PBB: Kematian penjaga perdamaian Indonesian di Lebanon disebabkan tembakan Israel
08 April 2026 10:39 WIB
PM Spanyol Pedro Sanchez tegaskan serangan terhadap UNIFIL di Lebanon harus dihentikan
07 April 2026 6:36 WIB
Presiden Prabowo kecam keras tindakan keji tewaskan tiga prajurit TNI di Lebanon
05 April 2026 8:51 WIB
Jenazah tiga prajurit TNI gugur tiba di Indonesia, Prabowo sampaikan belasungkawa
04 April 2026 19:57 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Kejari Ogan Ilir periksa seluruh kepala puskesmas terkait kasus pengelolaan dana kesehatan
06 June 2026 19:06 WIB