Golkar: KIB terbuka bagi parpol lain yang ingin bergabung
Minggu, 5 Juni 2022 1:52 WIB
Suasana persiapan penandatangan nota kesepahaman Koalisi Indonesia Bersatu, di Jakarta, Sabtu (4/6/2022). ANTARA/Tri Meilani Ameliya.
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan Koalisi Indonesia Bersatu yang terdiri atas Golkar, PAN, dan PPP sangat terbuka bagi partai politik lainnya yang hendak bergabung dengan mereka.
"Koalisi ini masih sangat terbuka dengan bergabungnya partai politik lain untuk bersama-sama dalam perahu ini. Kami menyadari bahwa membangun bangsa ini tidaklah dapat dilakukan hanya oleh satu golongan atau sendiri-sendiri," kata Airlangga saat menyampaikan pidato dalam acara Silaturahim Nasional Koalisi Indonesia Bersatu di Jakarta, Sabtu.
Menurutnya, untuk membangun bangsa Indonesia, diperlukan kerja sama, sinergi dan kolaborasi yang memanfaatkan potensi dari seluruh komponen bangsa.
Sebelumnya pada kesempatan yang sama, komitmen serupa juga telah disampaikan oleh Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunaan (PPP) Suharso Monoarfa.
Zulkifli Hasan mengatakan semua pihak memiliki kesempatan yang sama untuk diusung sebagai calon presiden ataupun calon wakil presiden oleh Koalisi Indonesia Bersatu.
Lalu, Suharso menyampaikan Koalisi Indonesia Bersatu membuka diri bagi seluruh pihak dalam menghadirkan capres dan cawapres terbaik bagi Indonesia pada Pemilu 2024.
Lebih lanjut, Airlangga menyampaikan, sejak Koalisi Indonesia Bersatu disepakati dan diumumkan kepada publik pada 12 Mei 2022, mereka mendapatkan sambutan yang positif dari masyarakat.
"Alhamdulillah, telah mendapatkan sambutan yang positif dari masyarakat. Publik merespons secara antusias atas koalisi yang dibentuk oleh kita. Terdapat harapan baru dalam perpolitikan Indonesia," ujarnya.
Menurut Airlangga, rakyat Indonesia memiliki ekspektasi terhadap suasana politik yang santun dan sejuk dengan mengedapankan politik gagasan dan ide.
"Tadi juga udah disampaikan, baik oleh Pak Zulkifli Hasan maupun Pak Suharso, mari kita sudahi politik identitas yang menimbulkan polarisasi sosial yang tajam dan dapat mengoyak tenun kebangsaan kita. Dengan Koalisi Indonesia Bersatu, kami ciptakan atmosfer politik persatuan dalam kebersamaan untuk menghadapi kontestasi politik tahun 2024," ucap Airlangga.
Selanjutnya, ia menjelaskan alasan Koalisi Indonesia Bersatu dibentuk lebih awal, yakni 19 bulan sebelum Pemilu 2024. Dia mengatakan hal tersebut dilakukan karena pembangunan politik persatuan harus dimulai dari sekarang.
"Kesepahaman dan chemistry harus jauh-jauh hari kita lakukan agar kita dapat melangkah ke depan dengan satu irama, satu frekuensi yang sama, serta sejalan dalam membangun kemajuan Indonesia," kata Airlangga.
Pembangunan koalisi, tambah dia, juga tidak bisa dilakukan dalam suasana keterpaksaan atau keterdesakan. Sebaliknya, Airlangga mengatakan pembangunan kebersamaan politik harus dimulai dengan silaturahim dan komunikasi yang intensif.
"Koalisi ini masih sangat terbuka dengan bergabungnya partai politik lain untuk bersama-sama dalam perahu ini. Kami menyadari bahwa membangun bangsa ini tidaklah dapat dilakukan hanya oleh satu golongan atau sendiri-sendiri," kata Airlangga saat menyampaikan pidato dalam acara Silaturahim Nasional Koalisi Indonesia Bersatu di Jakarta, Sabtu.
Menurutnya, untuk membangun bangsa Indonesia, diperlukan kerja sama, sinergi dan kolaborasi yang memanfaatkan potensi dari seluruh komponen bangsa.
Sebelumnya pada kesempatan yang sama, komitmen serupa juga telah disampaikan oleh Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunaan (PPP) Suharso Monoarfa.
Zulkifli Hasan mengatakan semua pihak memiliki kesempatan yang sama untuk diusung sebagai calon presiden ataupun calon wakil presiden oleh Koalisi Indonesia Bersatu.
Lalu, Suharso menyampaikan Koalisi Indonesia Bersatu membuka diri bagi seluruh pihak dalam menghadirkan capres dan cawapres terbaik bagi Indonesia pada Pemilu 2024.
Lebih lanjut, Airlangga menyampaikan, sejak Koalisi Indonesia Bersatu disepakati dan diumumkan kepada publik pada 12 Mei 2022, mereka mendapatkan sambutan yang positif dari masyarakat.
"Alhamdulillah, telah mendapatkan sambutan yang positif dari masyarakat. Publik merespons secara antusias atas koalisi yang dibentuk oleh kita. Terdapat harapan baru dalam perpolitikan Indonesia," ujarnya.
Menurut Airlangga, rakyat Indonesia memiliki ekspektasi terhadap suasana politik yang santun dan sejuk dengan mengedapankan politik gagasan dan ide.
"Tadi juga udah disampaikan, baik oleh Pak Zulkifli Hasan maupun Pak Suharso, mari kita sudahi politik identitas yang menimbulkan polarisasi sosial yang tajam dan dapat mengoyak tenun kebangsaan kita. Dengan Koalisi Indonesia Bersatu, kami ciptakan atmosfer politik persatuan dalam kebersamaan untuk menghadapi kontestasi politik tahun 2024," ucap Airlangga.
Selanjutnya, ia menjelaskan alasan Koalisi Indonesia Bersatu dibentuk lebih awal, yakni 19 bulan sebelum Pemilu 2024. Dia mengatakan hal tersebut dilakukan karena pembangunan politik persatuan harus dimulai dari sekarang.
"Kesepahaman dan chemistry harus jauh-jauh hari kita lakukan agar kita dapat melangkah ke depan dengan satu irama, satu frekuensi yang sama, serta sejalan dalam membangun kemajuan Indonesia," kata Airlangga.
Pembangunan koalisi, tambah dia, juga tidak bisa dilakukan dalam suasana keterpaksaan atau keterdesakan. Sebaliknya, Airlangga mengatakan pembangunan kebersamaan politik harus dimulai dengan silaturahim dan komunikasi yang intensif.
Pewarta : Tri Meilani Ameliya
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Emil Audero masuk radar Juventus, Kiper Timnas Indonesia siap kembali ke Turin
27 February 2026 6:15 WIB
Tiba di Abu Dhabi, Presiden Prabowo disambut antusias diaspora dan mahasiswa Indonesia
26 February 2026 6:29 WIB
Seskab Teddy: Indonesia kejar penguasaan desain chip lewat Danantara-Arm Limited
25 February 2026 6:40 WIB
Janice Tjen terhenti di babak pertama Merida Open usai duel sengit lawan Camila Osorio
25 February 2026 6:34 WIB
Timnas futsal putri Indonesia siap tempur di Thailand, Luis Estrela boyong 14 pemain
24 February 2026 5:29 WIB
Janice Tjen catatkan sejarah, tembus peringkat 36 dunia usai tekuk Leylah Fernandez
24 February 2026 5:22 WIB
Kadin apresiasi pemerintah tunda impor 105.000 mobil India untuk Kopdes Merah Putih
23 February 2026 19:17 WIB
Misi ulangi kemenangan, Persita Tangerang siap bungkam Persib Bandung malam ini
22 February 2026 16:41 WIB
Bulog tembus pasar Saudi, dapur Haji Makkah-Madinah diperintah pakai beras nasional
22 February 2026 9:02 WIB
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes resmi debut di Ajax, langsung jadi starter
22 February 2026 8:57 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Eks Dirut PIS Yoki Firnandi divonis 9 tahun penjara, terbukti korupsi minyak Rp9,42 triliun
27 February 2026 6:19 WIB
Daftar lengkap vonis 9 terdakwa korupsi minyak, pejabat Pertamina hingga pengusaha swasta
27 February 2026 6:00 WIB
Anak Riza Chalid, Kerry Andrianto divonis 15 tahun penjara kasus korupsi minyak
27 February 2026 5:19 WIB