Gus Miftah bersama Atta dan Ipang Wahid buat Omah Asa
Minggu, 31 Oktober 2021 17:52 WIB
Gus Miftah, Atta Halilintar, dan Ipang Wahid mendirikan Omah Asa dengan harapan bisa memberi dampak positif bagi masyarakat Indonesia. (ANTARA/HO/Omah Asa)
Jakarta (ANTARA) - Figur publik Gus Miftah, Atta Halilintar, dan Ipang Wahid bersama-sama berkolaborasi membuat Omah Asa menjadi tempat pembuatan konten-konten positif yang berdampak besar bagi masyarakat Indonesia.
Omah Asa pun didirikan tepat di momen Sumpah Pemuda dengan harapan bisa membawa semangat para pemuda dan memberi dampak sosial yang tinggi.
"Di rumah ini, perbedaan akan merekatkan, bukan meretakkan. Di rumah ini, perbedaan menjadi alasan untuk saling mengisi bukan memusuhi. Di rumah ini, perbedaan jadi alasan untuk bersanding, bukan bertanding,” kata Gus Miftah dalam keterangannya, Minggu.
Pendiri Omah Asa lainnya Ipang Wahid mengatakan, program Omah Asa akan meliputi beberapa hal yang kekinian dan bisa menebar dampak positif.
Apalagi ketiganya dikenal sebagai figur publik yang kerap membuat gebrakan- gebrakan dan tren yang diikuti banyak masyarakat Tanah Air.
Gus Miftah yang ahli dalam pengetahuan ilmu agama, Atta dengan pengalaman konten kreator dengan pengikut YouTube terbesar di Asia Tenggara, serta Ipang Wahid dengan segudang kontribusinya di dunia kreatif menjadikan visi berdirinya Omah Asa tak sulit untuk diwujudkan.
“Visi besar Omah Asa ini adalah menjadi Pusat Kebajikan. Menyebarkan good vibes," kata pria yang juga cicit pendiri Nahdlatul Ulama, K.H. Hasyim Asy’ari.
Omah Asa juga akan melibatkan para publik figur untuk berkolaborasi bersama antara lain seperti Deddy Corbuzier, Raffi Ahmad, Wirda Yusuf Mansur (putri Ustadz Yusuf Mansur), dan YouTuber Arief Muhammad.
Nantinya berbagai konten inspiratif harian akan digagas di Omah Asa misalnya seperti podcast Gus Miftah, gerakan kemanusiaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat desa hingga pesantren.
Omah Asa pun didirikan tepat di momen Sumpah Pemuda dengan harapan bisa membawa semangat para pemuda dan memberi dampak sosial yang tinggi.
"Di rumah ini, perbedaan akan merekatkan, bukan meretakkan. Di rumah ini, perbedaan menjadi alasan untuk saling mengisi bukan memusuhi. Di rumah ini, perbedaan jadi alasan untuk bersanding, bukan bertanding,” kata Gus Miftah dalam keterangannya, Minggu.
Pendiri Omah Asa lainnya Ipang Wahid mengatakan, program Omah Asa akan meliputi beberapa hal yang kekinian dan bisa menebar dampak positif.
Apalagi ketiganya dikenal sebagai figur publik yang kerap membuat gebrakan- gebrakan dan tren yang diikuti banyak masyarakat Tanah Air.
Gus Miftah yang ahli dalam pengetahuan ilmu agama, Atta dengan pengalaman konten kreator dengan pengikut YouTube terbesar di Asia Tenggara, serta Ipang Wahid dengan segudang kontribusinya di dunia kreatif menjadikan visi berdirinya Omah Asa tak sulit untuk diwujudkan.
“Visi besar Omah Asa ini adalah menjadi Pusat Kebajikan. Menyebarkan good vibes," kata pria yang juga cicit pendiri Nahdlatul Ulama, K.H. Hasyim Asy’ari.
Omah Asa juga akan melibatkan para publik figur untuk berkolaborasi bersama antara lain seperti Deddy Corbuzier, Raffi Ahmad, Wirda Yusuf Mansur (putri Ustadz Yusuf Mansur), dan YouTuber Arief Muhammad.
Nantinya berbagai konten inspiratif harian akan digagas di Omah Asa misalnya seperti podcast Gus Miftah, gerakan kemanusiaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat desa hingga pesantren.
Pewarta : Livia Kristianti
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KNPI Malaysia: Gus Miftah coreng nama Prabowo di dunia internasional
05 December 2024 15:52 WIB, 2024
Cholil Nafis tekankan pentingnya jaga lisan dalam komunikasi publik
04 December 2024 11:22 WIB, 2024
Legislator PKB dukung Bawaslu tuntaskan aksi bagi-bagi uang Gus Miftah
06 January 2024 16:41 WIB, 2024
Pengamat sebut Gus Miftah berikan dampak elektoral ke Prabowo-Gibran
15 December 2023 14:02 WIB, 2023