BIN segera vaksin pelajar di OKU
Selasa, 7 September 2021 14:56 WIB
Rapat persiapan vaksinasi pelajar Dinas Pendidikan Kabupaten OKU dan Badan Itelegen Negara (BIN) OKU Raya, Selasa. ANTARA/Edo Purmana/21
Baturaja (ANTARA) - Badan Intelegen Negara (BIN) segera melakukan vaksinasi bagi pelajar sekolah di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan agar aman dari penyebaran COVID-19 saat melaksanakan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Kaposda BIN Ogan Komering Ulu (OKU) Raya, Slamet Wibowo di Baturaja, Selasa menyampaikan, rencana vaksinasi tingkat pelajar ini merupakan perintah dari Presiden RI Joko Widodo guna membentuk kekebalan tubuh siswa dari penyebaran COVID-19.
"Vaksinasi yang akan dilaksanakan pada Jumat (10/9) difokuskan pada pelajar tingkat SMP dan masyarakat OKU," katanya.
Untuk Kabupaten OKU dialokasikan vaksin sebanyak 2.200 dosis terdiri atas 1.800 diperuntukkan bagi pelajar SMP dan 400 untuk masyarakat umum.
"Untuk vaksin masyarakat dilaksanakan secara door to door," jelasnya.
Sedangkan, untuk vaksinasi pelajar akan dilaksanakan di sekolah masing-masing agar tidak terjadi kerumunan masyarakat yang mengikuti program vaksin massal tersebut.
Terkait hal itu, ia meminta para pelajar untuk membuat surat pernyataan yang ditanda tangani orangtua/wali murid jika bersedia divaksin, sehingga vaksinasi ini tidak bersifat paksaan.
Kepala Dinas Pendidikan OKU, Teddy Meilwansyah menyampaikan apresiasi kepada BIN yang telah memprioritaskan dilaksanakan vaksinasi untuk para pelajar di Kabupaten OKU.
Dia menjelaskan, vaksinasi kalangan pelajar tahap pertama diprioritaskan di Kecamatan Baturaja Timur dan Kecamatan Baturaja Barat mengingat dua wilayah ini tertinggi kasus penyebaran COVID-19.
Dinas Pendidikan Kabupaten OKU juga telah membuat surat pernyataan kepada orang tua pelajar atas kesediaan untuk vaksin agar tidak ada unsur pemaksaan dalam vaksinasi pelajar.
Kaposda BIN Ogan Komering Ulu (OKU) Raya, Slamet Wibowo di Baturaja, Selasa menyampaikan, rencana vaksinasi tingkat pelajar ini merupakan perintah dari Presiden RI Joko Widodo guna membentuk kekebalan tubuh siswa dari penyebaran COVID-19.
"Vaksinasi yang akan dilaksanakan pada Jumat (10/9) difokuskan pada pelajar tingkat SMP dan masyarakat OKU," katanya.
Untuk Kabupaten OKU dialokasikan vaksin sebanyak 2.200 dosis terdiri atas 1.800 diperuntukkan bagi pelajar SMP dan 400 untuk masyarakat umum.
"Untuk vaksin masyarakat dilaksanakan secara door to door," jelasnya.
Sedangkan, untuk vaksinasi pelajar akan dilaksanakan di sekolah masing-masing agar tidak terjadi kerumunan masyarakat yang mengikuti program vaksin massal tersebut.
Terkait hal itu, ia meminta para pelajar untuk membuat surat pernyataan yang ditanda tangani orangtua/wali murid jika bersedia divaksin, sehingga vaksinasi ini tidak bersifat paksaan.
Kepala Dinas Pendidikan OKU, Teddy Meilwansyah menyampaikan apresiasi kepada BIN yang telah memprioritaskan dilaksanakan vaksinasi untuk para pelajar di Kabupaten OKU.
Dia menjelaskan, vaksinasi kalangan pelajar tahap pertama diprioritaskan di Kecamatan Baturaja Timur dan Kecamatan Baturaja Barat mengingat dua wilayah ini tertinggi kasus penyebaran COVID-19.
Dinas Pendidikan Kabupaten OKU juga telah membuat surat pernyataan kepada orang tua pelajar atas kesediaan untuk vaksin agar tidak ada unsur pemaksaan dalam vaksinasi pelajar.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Di OKU 19.215 anak usia 6-11 tahun sudah divaksin COVID-19 dosis kedua
19 February 2022 21:52 WIB, 2022
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Pertamina EP periksa kesehatan mata gratis 140 siswa SD di PALI dan Muara Enim
26 August 2026 15:45 WIB