Kaisar Jepang Naruhito resmi buka Olimpiade Tokyo
Jumat, 23 Juli 2021 22:11 WIB
Kaisar Jepang Naruhito sambil tetap mengenakan masker berpidato dalam upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2002 di Stadion Olimpiade Tokyo, Jepang, 23 Juli 2021. (REUTERS/KAI PFAFFENBACH)
Jakarta (ANTARA) - Kaisar Jepang Naruhito resmi membuka Olimpiade Tokyo, Jumat malam, di stadion yang hampir kosong setelah Olimpiade ditunda selama satu tahun karena pandemi COVID-19.
"Saya menyatakan membuka Olimpiade Tokyo," kata Naruhito seperti dikutip AFP pada upacara pembukaan yang hanya dihadiri ratusan tamu undangan dan pejabat.
Tidak seperti kakeknya, Kaisar Hirohito, yang membuka Olimpiade 1964 dengan kata Jepang yang berarti "selamat", Naruhito memilih kata yang lebih netral dalam bahasa Jepang yang lebih mendekati "memperingati."
Dalam upacara tersebut, Kaisar Naruhito didampingi oleh Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach yang menyemangati para atlet dari tribun.
"Hari ini adalah momen harapan. Ya sangat berbeda dari apa yang kita semua bayangkan. Tapi akhirnya kita semua di sini bersama," kata Bach dalam pidato pembukaan.
"Anda berjuang. Anda bertahan. Anda tidak pernah menyerah. Hari ini Anda membuat impian Olimpiade Anda menjadi kenyataan," sambung Bach.
Upacara pembukaan Olimpiade yang berlangsung sekitar 3,5 jam resmi ditutup setelah petenis Jepang Naomi Osaka yang terakhir menerima tongkat estafet obor Olimpiade menyalakan api di kawah Olimpiade.
"Saya menyatakan membuka Olimpiade Tokyo," kata Naruhito seperti dikutip AFP pada upacara pembukaan yang hanya dihadiri ratusan tamu undangan dan pejabat.
Tidak seperti kakeknya, Kaisar Hirohito, yang membuka Olimpiade 1964 dengan kata Jepang yang berarti "selamat", Naruhito memilih kata yang lebih netral dalam bahasa Jepang yang lebih mendekati "memperingati."
Dalam upacara tersebut, Kaisar Naruhito didampingi oleh Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach yang menyemangati para atlet dari tribun.
"Hari ini adalah momen harapan. Ya sangat berbeda dari apa yang kita semua bayangkan. Tapi akhirnya kita semua di sini bersama," kata Bach dalam pidato pembukaan.
"Anda berjuang. Anda bertahan. Anda tidak pernah menyerah. Hari ini Anda membuat impian Olimpiade Anda menjadi kenyataan," sambung Bach.
Upacara pembukaan Olimpiade yang berlangsung sekitar 3,5 jam resmi ditutup setelah petenis Jepang Naomi Osaka yang terakhir menerima tongkat estafet obor Olimpiade menyalakan api di kawah Olimpiade.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
WBC umumkan duel Takuma Inoue vs Kazuto Ioka, ujian berat adik sang Monster di Jepang
07 March 2026 16:36 WIB
Mahasiswa Indonesia juarai lomba di Jepang lewat aplikasi revolusioner
18 October 2023 17:22 WIB, 2023
Manfaat empeng bagi bayi hingga NCT Tokyo jadi ekspansi terakhir unit
26 February 2023 8:57 WIB, 2023