Luke Shaw pecahkan rekor gol tercepat final Euro
Senin, 12 Juli 2021 5:50 WIB
Bek sayap tim nasional Inggris Luke Shaw merayakan golnya ke gawang Italia dalam final Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Inggris, Minggu (11/7/2021) waktu setempat, yang sekaligus memecahkan rekor gol tercepat final Euro. (ANTARA/REUTERS/POOL/Facundo Arrizabalaga)
Jakarta (ANTARA) - Luke Shaw memecahkan rekor sebagai pencetak gol tercepat di sebuah partai final Euro saat ia membawa Inggris memimpin atas Italia dalam laga puncak Piala Eropa 2020 di Stadion Wembley, London, Minggu waktu setempat (Senin WIB).
Laman resmi UEFA mencatat Shaw mencetak golnya tepat pada satu menit dan 57 detik setelah sepak mula pertandingan.
Dengan catatan waktu itu, ia melampaui rekor gol tercepat final Euro yang sebelumnya atas nama Chus Pereda untuk Spanyol pada menit keenam dalam final Euro 1964 kontra Uni Soviet.
Gol itu bermula dari keberhasilan Inggris mengantisipasi situasi sepak pojok Italia, tetapi tim besutan Gareth Southgate tidak terburu-buru melakukan serangan balik.
Perjudian Southgate melakukan satu pergantian susunan pemain dibandingkan semifinal dengan memasukkan Kieran Trippier juga berbuah manis, sebab bek sayap Atletico Madrid itu lah yang mengirimkan assist untuk gol Shaw.
Trippier dengan cermat menyaksikan pergerakan Shaw yang berdiri relatif tanpa kawalan di area tiang jauh dan mengirimkan umpan silangnya yang cukup akurat.
Dengan waktu yang cukup leluasa, Shaw melepaskan tembakan voli yang sempat membentur tiang sebelum bersarang ke gawang Italia memperdaya kiper Gianluigi Donnarumma.
Gol itu sekaligus gol perdana Shaw bersama The Three Lions dan memperbesar harapan publik Wembley yang tentunya menginginkan Inggris mengangkat trofi Henri Delauney ketika pertandingan final berakhir.
Laman resmi UEFA mencatat Shaw mencetak golnya tepat pada satu menit dan 57 detik setelah sepak mula pertandingan.
Dengan catatan waktu itu, ia melampaui rekor gol tercepat final Euro yang sebelumnya atas nama Chus Pereda untuk Spanyol pada menit keenam dalam final Euro 1964 kontra Uni Soviet.
Gol itu bermula dari keberhasilan Inggris mengantisipasi situasi sepak pojok Italia, tetapi tim besutan Gareth Southgate tidak terburu-buru melakukan serangan balik.
Perjudian Southgate melakukan satu pergantian susunan pemain dibandingkan semifinal dengan memasukkan Kieran Trippier juga berbuah manis, sebab bek sayap Atletico Madrid itu lah yang mengirimkan assist untuk gol Shaw.
Trippier dengan cermat menyaksikan pergerakan Shaw yang berdiri relatif tanpa kawalan di area tiang jauh dan mengirimkan umpan silangnya yang cukup akurat.
Dengan waktu yang cukup leluasa, Shaw melepaskan tembakan voli yang sempat membentur tiang sebelum bersarang ke gawang Italia memperdaya kiper Gianluigi Donnarumma.
Gol itu sekaligus gol perdana Shaw bersama The Three Lions dan memperbesar harapan publik Wembley yang tentunya menginginkan Inggris mengangkat trofi Henri Delauney ketika pertandingan final berakhir.
Pewarta : Gilang Galiartha
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kurs rupiah dinilai masih jauh lebih baik dibanding periode 2019-2020
08 November 2023 16:20 WIB, 2023
Johnny G Plate siap jadi "justice collaborator" di kasus BTS Kominfo 2020-2022
12 June 2023 13:01 WIB, 2023
Jaksa tetapkan Ketua Bawaslu Ogan Ilir jadi tersangka korupsi dana hibah
01 June 2023 20:10 WIB, 2023
Pemerintah mengucurkan anggaran PEN Rp1.645,45 triliun selama 2020-2022
26 January 2023 12:38 WIB, 2023
Chicago Bulls menang 126-108 perpanjang dominasi atas Pistons sejak 2020
20 January 2023 9:04 WIB, 2023