Vaksin COVID Pfizer dapat disimpan selama 31 hari dalam suhu pendingin
Jumat, 21 Mei 2021 7:59 WIB
Para warga mengantre memasuki Lapangan Lord's Cricket untuk menerima vaksin virus corona (COVID-19), di London, Inggris, Jumat (22/1/2021). (ANTARA FOTO/REUTERS/John Sibley/HP/djo/am)
London (ANTARA) - Vaksin COVID-19 buatan Pfizer-BioNTech dapat disimpan selama 31 hari di suhu normal pendingin di Inggris setelah sebuah perubahan disetujui oleh regulator medis negara tersebut, Kamis (20/5).
"Hingga kini, vaksin Pfizer harus diberikan dalam lima hari setelah dikeluarkan dari pendingin bersuhu sangat rendah," kata kepala Badan Regulasi Obat dan Kesehatan (MHRA), June Raine, melalui pernyataan.
"Kini dosis tersebut dapat disimpan di pendingin dengan suhu normal selama 31 hari, dapat digunakan dalam keadaan perawatan yang lebih luas, memberi pasien akses yang lebih besar ke vaksin Pfizer."
Menurut MHRA, perubahan itu terjadi setelah regulator menilai data stabilitas tambahan.
Sumber: Reuters
"Hingga kini, vaksin Pfizer harus diberikan dalam lima hari setelah dikeluarkan dari pendingin bersuhu sangat rendah," kata kepala Badan Regulasi Obat dan Kesehatan (MHRA), June Raine, melalui pernyataan.
"Kini dosis tersebut dapat disimpan di pendingin dengan suhu normal selama 31 hari, dapat digunakan dalam keadaan perawatan yang lebih luas, memberi pasien akses yang lebih besar ke vaksin Pfizer."
Menurut MHRA, perubahan itu terjadi setelah regulator menilai data stabilitas tambahan.
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejati Sumsel tangani buron korupsi Covid-19 yang ditangkap di Jabar
06 February 2025 7:20 WIB, 2025