Tim SAR perluas pencarian 15 ABK Barokah Jaya
Senin, 5 April 2021 12:24 WIB
Pencarian korban ABK Barokah Jaya oleh tim SAR. ANTARA/Ho SAR Bandung
Indramayu (ANTARA) - Tim SAR gabungan masih memperluas pencarian 15 anak buah kapal (ABK) Kapal Barokah Jaya yang masih belum ditemukan.
"Kita akan memperluas pencarian 15 ABK yang masih belum ditemukan," kata Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah di Indramayu, Senin.
Deden mengatakan diperluasnya areal pencarian, karena tim di lapangan belum juga menemukan ke 15 ABK Kapal Barokah Jaya hingga hari ke tiga.
Menurutnya pencarian di sekitar kapal terutama di dalam Kapal Barokah Jaya dipastikan sudah tidak ada lagi korban, karena pihaknya tiga kali mencari ke areal tersebut.
"Kita sudah pastikan di dalam lambung kapal tidak ada lagi korban," ujarnya.
Kapal Nelayan Barokah Jaya yang berukuran 28 GT mengalami tabrakan dengan Kapal kargo MV Habco Pioneer yang berukuran 17.979 GT di perairan laut Kabupaten Indramayu pada Sabtu (3/4) sekitar pukul 16.45 WIB.
Akibat kecelakaan laut tersebut, dua orang meninggal dunia, 15 masih dalam pencarian dan 15 lainnya selamat serta sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Indramayu.
Deden menambahkan tim di lapangan terus melakukan pencarian korban yang belum ditemukan dan diharapkan bisa segera dievakuasi.
"Kita berharap pencarian bisa sesegera mungkin dan kami kerahkan semua unsur yang ada," katanya.
"Kita akan memperluas pencarian 15 ABK yang masih belum ditemukan," kata Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah di Indramayu, Senin.
Deden mengatakan diperluasnya areal pencarian, karena tim di lapangan belum juga menemukan ke 15 ABK Kapal Barokah Jaya hingga hari ke tiga.
Menurutnya pencarian di sekitar kapal terutama di dalam Kapal Barokah Jaya dipastikan sudah tidak ada lagi korban, karena pihaknya tiga kali mencari ke areal tersebut.
"Kita sudah pastikan di dalam lambung kapal tidak ada lagi korban," ujarnya.
Kapal Nelayan Barokah Jaya yang berukuran 28 GT mengalami tabrakan dengan Kapal kargo MV Habco Pioneer yang berukuran 17.979 GT di perairan laut Kabupaten Indramayu pada Sabtu (3/4) sekitar pukul 16.45 WIB.
Akibat kecelakaan laut tersebut, dua orang meninggal dunia, 15 masih dalam pencarian dan 15 lainnya selamat serta sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Indramayu.
Deden menambahkan tim di lapangan terus melakukan pencarian korban yang belum ditemukan dan diharapkan bisa segera dievakuasi.
"Kita berharap pencarian bisa sesegera mungkin dan kami kerahkan semua unsur yang ada," katanya.
Pewarta : Khaerul Izan
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR temukan dua orang meninggal korban tabrakan kapal nelayan di Indramayu
04 April 2021 12:47 WIB, 2021
Mesin perahu hidup dan berputar, ternyata nelayan pemiliknya jatuh tenggelam
07 March 2024 22:20 WIB, 2024
Tiga nelayan diselamatkan setelah empat hari terombang-ambing di laut
24 August 2023 16:04 WIB, 2023