Pusri Palembang tembus tiga besar BUMN Millenial Innovation Summit 2020
Kamis, 30 Juli 2020 12:41 WIB
Tim Agri Millennial Pusri masuk tiga besar ajang BUMN Millennial Innovation Summit (MIS) 2020 setelah mengangkat karya inovasi “Pembangunan Ekosistem Pertanian untuk Petani Pintar Sejahtera (Pepitra)”. (ANTARA/HO/20)
Palembang (ANTARA) - PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) masuk tiga besar dalam ajang BUMN Millennial Innovation Summit (MIS) 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN.
Para Millennials Pusri yang tergabung dalam Tim Agri Millennial masuk tiga besar setelah mengangkat karya inovasi “Pembangunan Ekosistem Pertanian untuk Petani Pintar Sejahtera (Pepitra)”. Presentasi dilakukan secara online melalui zoom meeting pada 24 Juli 2020.
Captain Tim Agri Millennial, Prima Novandino Sharma didampingi dua anggota tim lainnya yaitu Ali Sulas Hidayat dan Rangga Pradigda di Palembang, Rabu, mengatakan penilaian dilakukan dalam sesi panel judgement selama lima menit di hadapan dewan juri yang terdiri atas Prof Rhenald Kasali, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, dan CEO Kitabisa.com Alfatih Timur.
“Walaupun dilaksanakan secara online, kami tetap optimistis bisa memberikan yang terbaik bagi perusahaan. Alhamdulillah, dengan bantuan video pitching berdurasi 10 menit dapat mengantarkan kami lolos ke tahapan selanjutnya,” kata Prima.
Setelah masuk dalam tiga besar ini, Tim Agri Millennial Pusri ini akan tampil pada video pitching untuk presentasi secara langsung ke Menteri BUMN dan Wakil Menteri BUMN pada 30 Juli mendatang.
Kegiatan BUMN MIS 2020 bertujuan memacu kreatifitas milenial BUMN yang rata-rata berusia di bawah 37 tahun.
Melalui kegiatan ini, Millenial BUMN diharapkan mampu memberikan ide-ide segar yang inovatif yang bukan saja untuk membantu kemajuan pengembangan bisnis dan teknologi perusahaan, melainkan juga memajukan kesejahteraan sosial kemasyarakatan yang berbasis ekonomi pertanian.
Manager Humas sekaligus Plt Manager TKMR Pusri Soerjo Hartono selaku penanggung jawab kegiatan inovasi dan mewakili manajemen Pusri, mengatakan Pusri sangat mendukung karyawan-karyawan untuk terus berinovasi, salah satunya melalui ajang tahunan perusahaan Temu Karya Inovasi.
“Tim Agri Millennial dengan inovasi Pepitra berhasil melaju ke ajang tiga besar, merupakan prestasi yang membanggakan. Karena untuk sampai di tahap ini, mereka sudah menyisihkan ribuan inovasi lainnya,” kata dia.
Prima menambahkan melalui Pepitra diharapkan dapat mempermudah aktivitas petani karena menyediakan ekosistem pertanian yang terintegrasi seperti program tani pintar, akses permodalan, data driven farming dan jaminan hasil panen.
“Penerapan inovasi ini sangat dimungkinkan dikembangkan di Pusri untuk mendukung program pemerintah Indonesia maju 2045, yakni bagaimana peran serta sektor BUMN dalam menjamin ketahanan pangan negeri,” kata dia.
Para Millennials Pusri yang tergabung dalam Tim Agri Millennial masuk tiga besar setelah mengangkat karya inovasi “Pembangunan Ekosistem Pertanian untuk Petani Pintar Sejahtera (Pepitra)”. Presentasi dilakukan secara online melalui zoom meeting pada 24 Juli 2020.
Captain Tim Agri Millennial, Prima Novandino Sharma didampingi dua anggota tim lainnya yaitu Ali Sulas Hidayat dan Rangga Pradigda di Palembang, Rabu, mengatakan penilaian dilakukan dalam sesi panel judgement selama lima menit di hadapan dewan juri yang terdiri atas Prof Rhenald Kasali, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, dan CEO Kitabisa.com Alfatih Timur.
“Walaupun dilaksanakan secara online, kami tetap optimistis bisa memberikan yang terbaik bagi perusahaan. Alhamdulillah, dengan bantuan video pitching berdurasi 10 menit dapat mengantarkan kami lolos ke tahapan selanjutnya,” kata Prima.
Setelah masuk dalam tiga besar ini, Tim Agri Millennial Pusri ini akan tampil pada video pitching untuk presentasi secara langsung ke Menteri BUMN dan Wakil Menteri BUMN pada 30 Juli mendatang.
Kegiatan BUMN MIS 2020 bertujuan memacu kreatifitas milenial BUMN yang rata-rata berusia di bawah 37 tahun.
Melalui kegiatan ini, Millenial BUMN diharapkan mampu memberikan ide-ide segar yang inovatif yang bukan saja untuk membantu kemajuan pengembangan bisnis dan teknologi perusahaan, melainkan juga memajukan kesejahteraan sosial kemasyarakatan yang berbasis ekonomi pertanian.
Manager Humas sekaligus Plt Manager TKMR Pusri Soerjo Hartono selaku penanggung jawab kegiatan inovasi dan mewakili manajemen Pusri, mengatakan Pusri sangat mendukung karyawan-karyawan untuk terus berinovasi, salah satunya melalui ajang tahunan perusahaan Temu Karya Inovasi.
“Tim Agri Millennial dengan inovasi Pepitra berhasil melaju ke ajang tiga besar, merupakan prestasi yang membanggakan. Karena untuk sampai di tahap ini, mereka sudah menyisihkan ribuan inovasi lainnya,” kata dia.
Prima menambahkan melalui Pepitra diharapkan dapat mempermudah aktivitas petani karena menyediakan ekosistem pertanian yang terintegrasi seperti program tani pintar, akses permodalan, data driven farming dan jaminan hasil panen.
“Penerapan inovasi ini sangat dimungkinkan dikembangkan di Pusri untuk mendukung program pemerintah Indonesia maju 2045, yakni bagaimana peran serta sektor BUMN dalam menjamin ketahanan pangan negeri,” kata dia.
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pusri dan Kejati Sumsel perkuat sinergi urusan Perdata dan Tata Usaha Negara
12 February 2026 11:44 WIB
Realisasi penyaluran pupuk subsidi di Sumsel capai 82 persen per Desember 2025
30 December 2025 11:06 WIB
Perkuat keandalan operasional, Pusri tandatangani MoU dengan PLN UID S2JB
29 November 2025 19:36 WIB
Pusri dorong pesantren berdikari melalui pembangunan dapur bersih terintegrasi
30 October 2025 13:28 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB