PT Timah kucurkan dana Rp42,3 miliar bantu UMKM
Jumat, 10 Juli 2020 23:59 WIB
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Teten Marzuki saat mengunjungi galeri produk UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Pangkalpinang (Aprionis)
Pangkalpinang (ANTARA) - PT Timah Tbk telah mengucurkan Rp42,3 miliar untuk membantu modal usaha mikro kecil menengah (UMKM) di lingkungan operasional perusahaan, sebagai komitmen meningkatkan kemampuan UMKM yang mandiri dan berdaya saing di pasar global.
"Kami tidak hanya mengucurkan bantuan modal usaha, tetapi juga melatih dan memasarkan produk UMKM ini untuk menggerakkan ekonomi masyarakat," kata Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan di Pangkalpinang, Jumat.
Ia mengatakan dalam dua tahun terakhir, dana Rp42,3 miliar yang disalurkan ke UMKM mitra binaan tersebar di lingkungan operasional PT Timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Riau untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil menjadi tangguh dan mandiri sekaligus pemberdayaan kondisi sosial masyarakat.
"Pada tahun ini, kami akan mengucurkan Rp11 miliar untuk membantu UMKM menghadapi pandemi COVID-19," ujarnya.
Menurut dia program Kemitraan PT Timah Tbk, menyasar berbagai jenis sektor usaha yakni industri, perdagangan, pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, jasa, industri kreatif, dan usaha lainnya.
"Melalui program kemitraan ini, PT Timah Tbk membantu UMKM untuk mengembangkan usahanya, tidak hanya bantuan permodalan, melainkan juga pembinaan, pengembangan produk hingga pemasaran. Pinjaman modal dengan jasa administrasi yang sangat ringan dinilai sangat memberikan keringanan bagi UMKM," katanya.
Ia menambahkan melalui program kemitraan ini, TINS juga mengajak pelaku UMKM untuk terus berkembang. Sehingga bisa menghasilkan produk UMKM yang berkualitas dan mampu menembus pasar internasional.
“Ada juga pembinaan dan kadang kita ajak mereka untuk studi banding untuk mengembangkan produktif, terutama untuk UMKM yang bergerak di Industri kreatif. UMKM ini kan mengangkat potensi lokal ini yang harus kita dorong,” katanya.
"Kami tidak hanya mengucurkan bantuan modal usaha, tetapi juga melatih dan memasarkan produk UMKM ini untuk menggerakkan ekonomi masyarakat," kata Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan di Pangkalpinang, Jumat.
Ia mengatakan dalam dua tahun terakhir, dana Rp42,3 miliar yang disalurkan ke UMKM mitra binaan tersebar di lingkungan operasional PT Timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Riau untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil menjadi tangguh dan mandiri sekaligus pemberdayaan kondisi sosial masyarakat.
"Pada tahun ini, kami akan mengucurkan Rp11 miliar untuk membantu UMKM menghadapi pandemi COVID-19," ujarnya.
Menurut dia program Kemitraan PT Timah Tbk, menyasar berbagai jenis sektor usaha yakni industri, perdagangan, pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, jasa, industri kreatif, dan usaha lainnya.
"Melalui program kemitraan ini, PT Timah Tbk membantu UMKM untuk mengembangkan usahanya, tidak hanya bantuan permodalan, melainkan juga pembinaan, pengembangan produk hingga pemasaran. Pinjaman modal dengan jasa administrasi yang sangat ringan dinilai sangat memberikan keringanan bagi UMKM," katanya.
Ia menambahkan melalui program kemitraan ini, TINS juga mengajak pelaku UMKM untuk terus berkembang. Sehingga bisa menghasilkan produk UMKM yang berkualitas dan mampu menembus pasar internasional.
“Ada juga pembinaan dan kadang kita ajak mereka untuk studi banding untuk mengembangkan produktif, terutama untuk UMKM yang bergerak di Industri kreatif. UMKM ini kan mengangkat potensi lokal ini yang harus kita dorong,” katanya.
Pewarta : Aprionis
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
Rayakan HUT ke-11, PT SBS komitmen wujudkan generasi sehat dan gelar penanaman pohon
03 February 2026 19:51 WIB
Pemprov Sumsel percepat pembangunan flyover perlintasan kereta di Muara Enim
02 February 2026 19:24 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB