Dinkes OKU imbau masyarakat waspadai DBD
Jumat, 19 Juni 2020 22:59 WIB
Waspada DBD, Masyarakat di Jambi di Imbau wasapda terhadap penyakit DBD mengingat saat ini tengah terjadi perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim penghujan. (Antara/HO)
Baturaja (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan mengimbau masyarakat di wilayah setempat untuk selalu waspada terhadap penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang rentan terjadi saat musim penghujan seperti sekarang ini.
"Apalagi sekarang musim hujan sangat rentan penyebaran penyakit DBD," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Ogan Komering Ulu (OKU), Andi Prapto di Baturaja, Jumat.
Menurut dia, penyakit DBD ini disebarkan melalui gigitan nyamuk aedes aigepty yang mudah berkembang biak digenangan air saat musim penghujan seperti sekarang ini.
Oleh sebab itu, ia mengimbau agar masyarakat menerapkan 3M yaitu menguras dan menutup genangan air serta mengubur barang bekas agar terhindar dari DBD.
Untuk kasus DBD di Kabupaten OKU, kata dia, sejak Januari hingga Mei 2020 pihaknya mencatat sebanyak 18 orang warga yang positif terjangkit penyakit tersebut.
Dia menjelaskan, 18 orang warga yang positif terjangkit DBD tersebut sudah menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit di Baturaja guna penyembuhan.
"Alhamdulillah saat ini mereka semua sudah sembuh. Oleh sebab itu, masyarakat harus waspada dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan menerapkan 3M agar terhindar dari DBD," demikian Andi Prapto.
"Apalagi sekarang musim hujan sangat rentan penyebaran penyakit DBD," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Ogan Komering Ulu (OKU), Andi Prapto di Baturaja, Jumat.
Menurut dia, penyakit DBD ini disebarkan melalui gigitan nyamuk aedes aigepty yang mudah berkembang biak digenangan air saat musim penghujan seperti sekarang ini.
Oleh sebab itu, ia mengimbau agar masyarakat menerapkan 3M yaitu menguras dan menutup genangan air serta mengubur barang bekas agar terhindar dari DBD.
Untuk kasus DBD di Kabupaten OKU, kata dia, sejak Januari hingga Mei 2020 pihaknya mencatat sebanyak 18 orang warga yang positif terjangkit penyakit tersebut.
Dia menjelaskan, 18 orang warga yang positif terjangkit DBD tersebut sudah menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit di Baturaja guna penyembuhan.
"Alhamdulillah saat ini mereka semua sudah sembuh. Oleh sebab itu, masyarakat harus waspada dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan menerapkan 3M agar terhindar dari DBD," demikian Andi Prapto.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Waspada! BMKG beri peringatan hujan petir di perairan Sungai Musi hari Ini
06 February 2026 13:22 WIB
Pelatih Aston Villa ingatkan pemain tetap waspada meski banyak pemain Everton absen
17 January 2026 16:40 WIB
Lima daerah di Sumsel tetapkan status siaga bencana banjir dan longsor, warga diminta waspada
12 December 2025 6:57 WIB
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Kemendag: Indonesia ekspor obat pereda nyeri senilai Rp2,4 miliar ke Korsel
14 February 2026 10:21 WIB