Kapolda Sumsel jabat Kabaharkam Polri
Selasa, 19 November 2019 10:58 WIB
Kapolda Sumsel sekaligus Ketua KPK RI terpilih periode 2019-2023, Irjen Firli Bahuri saat ziarah ke makam orang tuanya di Desa Lontar, Kecamatan Muara Jaya, OKU. (Antara News Sumsel/Edo Purmana)
Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri Irjen Pol Firli Bahuri mengatakan tidak masalah dengan singkatnya masa jabatan yang diembannya sebagai Kabaharkam Polri, mengingat Desember 2019 nanti ia akan dilantik sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi.
Pihaknya pun enggan membicarakan soal KPK. Dia berkilah ingin berusaha maksimal sebagai Kabaharkam Polri terlebih dulu.
"Saya belum bisa bicara soal KPK, karena hari ini saya masih Kabaharkam. Saya fokus dulu kepada (sebagai) Kabaharkam. Begini, pekerjaan tidak hanya dilihat dengan waktu, tetapi bagaimana kita melakukan sesuatu melalui proses dan hasil," kata Firli di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa.
Tugas yang menantinya sebagai Kabaharkam adalah pengamanan di Pilkada Serentak tahun 2020 di 270 daerah. Pihaknya pun mengaku sudah berkoordinasi dengan eks Kabaharkam Komjen Pol Condro Kirono.
"Sudah kami petakan daerah mana saja yang rawan. Setiap Pilkada ada kerawanan, mulai dari logistik, kampanye, pemungutan suara hingga tahapan bila ada gugatan di MK," katanya.
Selain itu pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 juga akan menjadi prioritasnya.
Pada Selasa, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis melantik Firli menjadi Kabaharkam Polri, setelah sebelumnya Firli menjabat Kapolda Sumsel.
Posisi Firli sebagai orang nomor satu di Baharkam Polri menggantikan Komjen Pol Condro Kirono yang dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri.
Mutasi ini tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor/ST/3020/XI/KEP./2019 tertanggal 8 November 2019.
Pihaknya pun enggan membicarakan soal KPK. Dia berkilah ingin berusaha maksimal sebagai Kabaharkam Polri terlebih dulu.
"Saya belum bisa bicara soal KPK, karena hari ini saya masih Kabaharkam. Saya fokus dulu kepada (sebagai) Kabaharkam. Begini, pekerjaan tidak hanya dilihat dengan waktu, tetapi bagaimana kita melakukan sesuatu melalui proses dan hasil," kata Firli di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa.
Tugas yang menantinya sebagai Kabaharkam adalah pengamanan di Pilkada Serentak tahun 2020 di 270 daerah. Pihaknya pun mengaku sudah berkoordinasi dengan eks Kabaharkam Komjen Pol Condro Kirono.
"Sudah kami petakan daerah mana saja yang rawan. Setiap Pilkada ada kerawanan, mulai dari logistik, kampanye, pemungutan suara hingga tahapan bila ada gugatan di MK," katanya.
Selain itu pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 juga akan menjadi prioritasnya.
Pada Selasa, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis melantik Firli menjadi Kabaharkam Polri, setelah sebelumnya Firli menjabat Kapolda Sumsel.
Posisi Firli sebagai orang nomor satu di Baharkam Polri menggantikan Komjen Pol Condro Kirono yang dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri.
Mutasi ini tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor/ST/3020/XI/KEP./2019 tertanggal 8 November 2019.
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
MAKI : Jika kasus mantan ketua KPK Firli berlarut maka kepercayaan ke Polri turun
03 December 2024 17:10 WIB, 2024
Polisi agendakan pemeriksaan kembali Mantan ketua KPK Firli Bahuri pekan depan
22 November 2024 17:01 WIB, 2024
Polisi pastikan tidak akan jadikan Firli Bahuri tersangka seumur hidup
21 August 2024 15:25 WIB, 2024
Hakim tolak gugatan praperadilan MAKI terhadap Polda Metro Jaya terkait Firli
05 April 2024 14:07 WIB, 2024
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Petugas gunakan menara api setinggi 32 meter pantau karhutla 24 jam di Musi Banyuasin
30 September 2026 19:38 WIB
Kabupaten OKI optimalkan Rp20 miliar Banpres untuk perkuat penanganan karhutla
30 September 2026 12:54 WIB