Neraca perdagangan Sumsel surplus
Selasa, 16 Juli 2019 22:21 WIB
Kepala BPS Sumsel Endang Triwahyuningsih (paling kanan) (Antara News Sumsel/Dolly Rosana/19)
Palembang (ANTARA) - Neraca perdagangan Provinsi Sumatera Selatan mencatat surplus sebesar 251,78 juta dolar AS pada Juni 2019 karena terjadi penurunan ekspor sebesar 20,35 persen pada periode tersebut.
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumsel Endang Triwahyuningsih di Palembang, Selasa, mengatakan nilai ekspor Sumatera Selatan pada Juni 2019 mengalami penurunan sebesar 20,35 persen dibandingkan nilai ekspor Mei 2019.
Begitu juga bila dibandingkan dengan periode yang sama 2018, yakni periode Januari-Juni 2018 diketahui ekspor Sumsel juga mengalami penurunan sebesar 7,01 persen.
Nilai ekspor Sumsel pada Juni 2019 sebesar 302,78 juta dolar AS, terdiri atas ekspor migas sebesar 20,50 juta dolar AS dan 282,28 juta dolar AS merupakan hasil ekspor komoditas nonmigas.
“Sejauh ini masih seperti biasanya, Tiongkok, Malaysia dan Amerika Serikat menjadi negara tujuan utama ekspor Sumatera Selatan,” kata dia.
Ekspor Sumsel ke China mencapai 662,71 juta dolar AS, 184,80 juta dolar AS ke Malaysia dan 176,30 juta dolar AS ke Amerika Serikat, dengan peranan ketiganya mencapai 51,29 persen dari total ekspor periode Januari-Juni 2019.
Nilai impor Sumatera Selatan Juni 2019 sebesar 51,00 juta dolar AS atau naik sebesar 24,91 persen jika dibandingkan bulan Mei 2019.
Impor Provinsi Sumatera Selatan bulan Juni 2019 sebesar 51,00 juta dolar AS terdiri atas impor migas sebesar 2,25 juta dolar AS dan nonmigas sebesar 48,75 juta dolar AS.
Negara asal impor terbesar periode Januari-Juni 2019 yaitu Tiongkok dengan nilai impor sebesar 89,15 juta dolar AS, diikuti Malaysia dengan nilai impor 38,06 juta dolar AS dan Kanada dengan nilai impor mencapai 24,89 juga dolar AS.
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumsel Endang Triwahyuningsih di Palembang, Selasa, mengatakan nilai ekspor Sumatera Selatan pada Juni 2019 mengalami penurunan sebesar 20,35 persen dibandingkan nilai ekspor Mei 2019.
Begitu juga bila dibandingkan dengan periode yang sama 2018, yakni periode Januari-Juni 2018 diketahui ekspor Sumsel juga mengalami penurunan sebesar 7,01 persen.
Nilai ekspor Sumsel pada Juni 2019 sebesar 302,78 juta dolar AS, terdiri atas ekspor migas sebesar 20,50 juta dolar AS dan 282,28 juta dolar AS merupakan hasil ekspor komoditas nonmigas.
“Sejauh ini masih seperti biasanya, Tiongkok, Malaysia dan Amerika Serikat menjadi negara tujuan utama ekspor Sumatera Selatan,” kata dia.
Ekspor Sumsel ke China mencapai 662,71 juta dolar AS, 184,80 juta dolar AS ke Malaysia dan 176,30 juta dolar AS ke Amerika Serikat, dengan peranan ketiganya mencapai 51,29 persen dari total ekspor periode Januari-Juni 2019.
Nilai impor Sumatera Selatan Juni 2019 sebesar 51,00 juta dolar AS atau naik sebesar 24,91 persen jika dibandingkan bulan Mei 2019.
Impor Provinsi Sumatera Selatan bulan Juni 2019 sebesar 51,00 juta dolar AS terdiri atas impor migas sebesar 2,25 juta dolar AS dan nonmigas sebesar 48,75 juta dolar AS.
Negara asal impor terbesar periode Januari-Juni 2019 yaitu Tiongkok dengan nilai impor sebesar 89,15 juta dolar AS, diikuti Malaysia dengan nilai impor 38,06 juta dolar AS dan Kanada dengan nilai impor mencapai 24,89 juga dolar AS.
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Neraca perdagangan Sumsel pada Februari 2023 surplus 504,31 juta dolar AS
06 April 2023 7:34 WIB, 2023
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS menguat ditopang surplus neraca perdagangan
15 September 2022 16:05 WIB, 2022
Rupiah menguat dua poin jelang rilis data neraca perdagangan Agustus
15 September 2022 10:08 WIB, 2022