
BPS: Nilai ekspor Sumsel capai 2,77 miliar dolar AS hingga Juni 2026

Palembang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan mencatat nilai ekspor provinsi itu mencapai 2,77 miliar dolar AS pada Januari sampai dengan Juni 2026.
Kepala BPS Sumatera Selatan Moh Wahyu Yulianto di Palembang, Selasa, mengatakan nilai ekspor tersebut tercatat sebesar 2.777,32 juta dolar AS atau mengalami penurunan 13,14 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
"Penurunan ekspor disebabkan oleh penurunan signifikan pada ekspor nonmigas sebesar 17,12 persen," katanya.
Ia menjelaskan penurunan ekspor nonmigas tersebut dipengaruhi oleh berkurangnya nilai ekspor sejumlah komoditas utama, yakni batubara dan lignit, karet dan barang dari karet, serta lemak dan minyak hewan atau nabati.
Meski secara kumulatif mengalami penurunan, kinerja ekspor Sumatera Selatan pada Juni 2026 menunjukkan pertumbuhan dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya.
Nilai ekspor Sumatera Selatan pada Juni 2026 tercatat sebesar 569,62 juta dolar AS, meningkat 105,04 juta dolar AS atau 22,61 persen dibandingkan Juni 2025 yang mencapai 464,58 juta dolar AS.
Peningkatan tersebut didorong oleh kenaikan ekspor migas sebesar 40,15 persen serta ekspor nonmigas sebesar 64,89 juta dolar AS atau 14,94 persen.
Hingga Juni 2026, struktur ekspor Sumatera Selatan masih didominasi oleh sektor nonmigas dengan kontribusi mencapai 89,68 persen dari total nilai ekspor.
Berdasarkan negara tujuan, Tiongkok menjadi negara tujuan utama ekspor Sumatera Selatan dengan nilai 1.022 juta dolar AS atau 36,80 persen dari total ekspor.
Selanjutnya, India menjadi negara tujuan ekspor terbesar kedua dengan nilai 289,56 juta dolar AS atau 10,43 persen, kemudian Malaysia sebesar 239,27 juta dolar AS atau 8,62 persen.
Sementara berdasarkan kawasan, nilai ekspor Sumatera Selatan ke negara-negara ASEAN mencapai 780,75 juta dolar AS atau 28,11 persen. Adapun ekspor ke kawasan Uni Eropa tercatat sebesar 101,18 juta dolar AS atau 3,64 persen.
"Hal ini menunjukkan bahwa ekspor komoditas Sumatera Selatan banyak dikirim ke negara-negara di benua Asia," ujarnya.
Neraca perdagangan Sumatera Selatan pada Januari-Juni 2026 masih mencatat surplus sebesar 2.136,37 juta dolar AS. Surplus tersebut berasal dari transaksi perdagangan sektor nonmigas sebesar 1.856,50 juta dolar AS dan sektor migas sebesar 279,86 juta dolar AS.
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
