40 siswa Muratara ikuti tes beasiswa program 'ADik'
Rabu, 19 Juni 2019 11:15 WIB
Siswa-siswi tamatan SMA sederajat di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, mengikuti tes seleksi program beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi atau 'ADik' tahun 2019. (ANTARA News Sumsel/Rahmat Aizullah/I016/19)
Muratara, Sumsel (ANTARA) - Sebanyak 40 orang siswa tamatan Sekolah Menengah Atas dan sederajat di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, mengikuti tes seleksi program beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi atau 'ADik' tahun 2019.
"Khusus Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) kami mendapat kuota sebanyak 15 orang," kata Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Muratara Barbara Desby Sinta di Rupit, ibu kota Kabupaten Muratara, Rabu.
Ia mengatakan program beasiswa yang dibiayai Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) itu khusus untuk daerah Papua dan Papua Barat serta daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).
Pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada seluruh SMA sederajat agar mengirimkan siswanya untuk mengikuti seleksi tersebut, namun disayangkan ada satu sekolah yang sama sekali tidak mengirimkan siswa.
"Amat disayangkan sekali memang, SMA Negeri Muara Kulam sama sekali tidak mengirimkan siswanya untuk ikut tes beasiswa ADik ini, padahal ini peluang," ujarnya.
Selama pelaksanaan tes kata Barbara, peserta seleksi diawasi langsung oleh tim dari Kemenristekdikti dan Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB), sehingga tidak ada peluang kecurangan sedikit pun dalam pelaksanaan tes tersebut.
"Semua soal-soal seleksi dibawa langsung oleh pihak Kemenristekdikti, setelah diisi kemudian dibawa kembali oleh mereka, jadi tidak ada campur tangan kami, di sini kami hanya memfasilitasi saja, bagi siswa yang berhasil lulus nanti itu artinya betul-betul dari kemampuannya menjawab soal," katanya.
Dengan adanya program ini membuka peluang besar bagi putra-putri di daerah itu untuk mendapatkan kesempatan belajar di berbagai Perguruan Tinggi Negeri terbaik di Indonesia.
Peserta seleksi yang lulus tes nantinya diyakini merupakan siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi, sehingga pemerintah memberikan beasiswa kepadanya untuk menempuh pendidikan tinggi secara gratis.
"Kita berharap, putra-putri terbaik Muratara bisa meraih kesempatan emas ini dan mudah-mudahan dapat memenuhi kuota sebanyak 15 orang," ujar Barbara.
Apalagi kata dia, semangat para peserta yang mengikuti seleksi tersebut sangat tinggi, bahkan jurusan yang mereka pilih didominasi ingin merebut kursi jurusan-jurusan favorit seperti Fakultas Teknik dan Kedokteran.
Baca juga: Jepang tawarkan beasiswa untuk Indonesia
Baca juga: Peringati 70 tahun hubungan diplomatik dengan Indonesia, AS sediakan beasiswa S2
"Khusus Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) kami mendapat kuota sebanyak 15 orang," kata Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Muratara Barbara Desby Sinta di Rupit, ibu kota Kabupaten Muratara, Rabu.
Ia mengatakan program beasiswa yang dibiayai Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) itu khusus untuk daerah Papua dan Papua Barat serta daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).
Pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada seluruh SMA sederajat agar mengirimkan siswanya untuk mengikuti seleksi tersebut, namun disayangkan ada satu sekolah yang sama sekali tidak mengirimkan siswa.
"Amat disayangkan sekali memang, SMA Negeri Muara Kulam sama sekali tidak mengirimkan siswanya untuk ikut tes beasiswa ADik ini, padahal ini peluang," ujarnya.
Selama pelaksanaan tes kata Barbara, peserta seleksi diawasi langsung oleh tim dari Kemenristekdikti dan Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB), sehingga tidak ada peluang kecurangan sedikit pun dalam pelaksanaan tes tersebut.
"Semua soal-soal seleksi dibawa langsung oleh pihak Kemenristekdikti, setelah diisi kemudian dibawa kembali oleh mereka, jadi tidak ada campur tangan kami, di sini kami hanya memfasilitasi saja, bagi siswa yang berhasil lulus nanti itu artinya betul-betul dari kemampuannya menjawab soal," katanya.
Dengan adanya program ini membuka peluang besar bagi putra-putri di daerah itu untuk mendapatkan kesempatan belajar di berbagai Perguruan Tinggi Negeri terbaik di Indonesia.
Peserta seleksi yang lulus tes nantinya diyakini merupakan siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi, sehingga pemerintah memberikan beasiswa kepadanya untuk menempuh pendidikan tinggi secara gratis.
"Kita berharap, putra-putri terbaik Muratara bisa meraih kesempatan emas ini dan mudah-mudahan dapat memenuhi kuota sebanyak 15 orang," ujar Barbara.
Apalagi kata dia, semangat para peserta yang mengikuti seleksi tersebut sangat tinggi, bahkan jurusan yang mereka pilih didominasi ingin merebut kursi jurusan-jurusan favorit seperti Fakultas Teknik dan Kedokteran.
Baca juga: Jepang tawarkan beasiswa untuk Indonesia
Baca juga: Peringati 70 tahun hubungan diplomatik dengan Indonesia, AS sediakan beasiswa S2
Pewarta : Rahmat Aizullah
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Indonesia peringkat dua dunia program pemberian makan di sekolah, capai 49 juta siswa
09 March 2026 12:35 WIB
Oknum kurir ojek online di Palembang cabuli siswa SD, ditangkap polisi lewat jebakan paket
04 March 2026 18:08 WIB
Diskominfo Palembang jalankan program bimbingan belajar gratis, sasar siswa SD
31 January 2026 9:21 WIB
Siswa Indonesia raih penghargaan AYIMUN 2026 soroti soal perlindungan anak
25 January 2026 18:08 WIB
Pemkot Palembang jalankan program sosialisasi cegah penyalahgunaan narkoba ke pelajar
09 January 2026 17:45 WIB