Pertamax jadi primadona saat mudik Idul Fitri
Minggu, 2 Juni 2019 19:33 WIB
Petugas melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) kedalam tangki kendaraan roda empat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). (ANTARA News Sumsel/Nova Wahyudi/dol)
Lampung Selatan (ANTARA) - Tren konsumsi bahan bakar minyak (BBM) terutama di wilayah Sumatera bagian selatan menunjukkan peningkatan siginifikan, terutama BBM jenis Pertamax yang naik hingga 19,1 persen.
"Untuk produk gasoline dan biosolar juga mengalami kenaikan signifikan 31,9 persen untuk gasoil," kata GM Pertamina MOR II Sumbagsel, Primarini, di rest area Km3 3 Jalan Tol Trans Sumatera, Lampung Selatan, Minggu.
Ia mengatakan, Satgas Rafi yang bertugas memastikan kelancaran distribusi dan keamanan stok BBM serta elpiji ini hingga H+15, yaitu tanggal 21 Juni 2019.
Menurut dia, dari rata-rata harian normal, ada peningkatan sekitar 19,1 persen untuk produk Pertamax, disusul Pertalite naik 11,4 persen, kemudian Premium 5,9 persen.
Namun, lanjut dia, Pertamax Turbo mengalami penurunan sekitar 6,4 persen. Sedangkan untuk gasoil, biosolar masih berada di peringkat tertinggi yaitu naik 31,9 persen, disusul Pertamina Dex 25 persen dan Dexlite 17,2 persen.
GM Pertamina MOR II Sumbagsel, Primarini. (Antara/Agus Wira Sukarta)
Primarini menjelaskan, puncak konsumsi BBM tertinggi terjadi pada 30 Mei 2019, berdasarkan data peningkatan konsumsi ini juga dikarenakan jumlah kendaraan yang masuk melalui ruas jalan tol Bakauheuni-Terbanggi Besar mencapai 18 ribuan kendaraan.
"Jika dibanding hari-hari sebelumnya, memang pada 30 Mei merupakan puncak tertinggi arus mudik yang melintas di jalur Sumatera, sehingga konsumsi BBM tanggal tersebut juga mengalami peningkatan 171 persen untuk Pertamax jika dibanding hari sebelumnya, dan kenaikan 130 persen untuk Pertalite, sedangkan Pertamax Turbo naik 132 persen pada 26 Mei dan Premium mengalami penjualan tertinggi pada 28 Mei yaitu naik 115 persen," ujarnya pula.
Untuk produk gasoil, lanjut dia, tren konsumsi tertinggi biosolar terjadi pada tanggal 23 Mei yaitu naik 142 persen, Dexlite pada 25 persen yaitu 177 persen serta Pertamina Dex 259 persen pada 22 Mei.
Ia mengharapkan, melalui penyediaan varian produk untuk BBM ini, para pemudik dapat memilih produk berkualitas yang terbaik untuk kendaraannya.
"Karena perjalanan mudik ini adalah perjalanan yang mencari kenyamanan, sehingga kami mengimbau para pemudik untuk menggunakan bahan bakar berkualitas seperti Pertamax Series dan Dex Series," kata Primarini lagi.
"Untuk produk gasoline dan biosolar juga mengalami kenaikan signifikan 31,9 persen untuk gasoil," kata GM Pertamina MOR II Sumbagsel, Primarini, di rest area Km3 3 Jalan Tol Trans Sumatera, Lampung Selatan, Minggu.
Ia mengatakan, Satgas Rafi yang bertugas memastikan kelancaran distribusi dan keamanan stok BBM serta elpiji ini hingga H+15, yaitu tanggal 21 Juni 2019.
Menurut dia, dari rata-rata harian normal, ada peningkatan sekitar 19,1 persen untuk produk Pertamax, disusul Pertalite naik 11,4 persen, kemudian Premium 5,9 persen.
Namun, lanjut dia, Pertamax Turbo mengalami penurunan sekitar 6,4 persen. Sedangkan untuk gasoil, biosolar masih berada di peringkat tertinggi yaitu naik 31,9 persen, disusul Pertamina Dex 25 persen dan Dexlite 17,2 persen.
GM Pertamina MOR II Sumbagsel, Primarini. (Antara/Agus Wira Sukarta)
Primarini menjelaskan, puncak konsumsi BBM tertinggi terjadi pada 30 Mei 2019, berdasarkan data peningkatan konsumsi ini juga dikarenakan jumlah kendaraan yang masuk melalui ruas jalan tol Bakauheuni-Terbanggi Besar mencapai 18 ribuan kendaraan.
"Jika dibanding hari-hari sebelumnya, memang pada 30 Mei merupakan puncak tertinggi arus mudik yang melintas di jalur Sumatera, sehingga konsumsi BBM tanggal tersebut juga mengalami peningkatan 171 persen untuk Pertamax jika dibanding hari sebelumnya, dan kenaikan 130 persen untuk Pertalite, sedangkan Pertamax Turbo naik 132 persen pada 26 Mei dan Premium mengalami penjualan tertinggi pada 28 Mei yaitu naik 115 persen," ujarnya pula.
Untuk produk gasoil, lanjut dia, tren konsumsi tertinggi biosolar terjadi pada tanggal 23 Mei yaitu naik 142 persen, Dexlite pada 25 persen yaitu 177 persen serta Pertamina Dex 259 persen pada 22 Mei.
Ia mengharapkan, melalui penyediaan varian produk untuk BBM ini, para pemudik dapat memilih produk berkualitas yang terbaik untuk kendaraannya.
"Karena perjalanan mudik ini adalah perjalanan yang mencari kenyamanan, sehingga kami mengimbau para pemudik untuk menggunakan bahan bakar berkualitas seperti Pertamax Series dan Dex Series," kata Primarini lagi.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina MOR II Sumbagsel bangun 20 outlet pertashop di Kabupaten OKU
09 October 2021 18:53 WIB, 2021
Jelang Idul Adha, Pertamina perkuat stok BBM dan LPG di Lampung dan Bengkulu
19 July 2021 18:44 WIB, 2021
Pertashop terbanyak, Pertamina beri penghargaan kepada Gubernur Lampung
02 July 2021 11:22 WIB, 2021
Pertamina akan sosialisasikan program langit biru dan Pertashop di Pringsewu Lampung
28 May 2021 23:16 WIB, 2021
Pertamina-Pemkab Mesuji gelar program tukar tabung elpiji 3 Kg ke Bright Gas
09 April 2021 16:05 WIB, 2021
Satgas Pangan Polda Sumsel temukan SPBE Palembang kurangi isi tabung LPG
07 April 2021 18:06 WIB, 2021
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB