Gaya hidup sehat ala Dewi Sandra saat berbuka dan sahur
Minggu, 12 Mei 2019 15:34 WIB
Dewi Sandra (ANTARA News/ Nanien Yuniar)
Jakarta (ANTARA) - Aktris sekaligus penyanyi Dewi Sandra selalu mengonsumsi sepuluh butir kurma untuk berbuka puasa dan sahur pada Ramadhan tahun ini.
Saat berbuka puasa, dia mengonsumsi tiga butir kurma, lalu menjalankan salat magrib hingga tarawih. Usai tarawih barulah dia makan malam. Dia tak menyebut spesifik menu makanan yang biasanya dia santap saat makan malam.
"Ketika kita kembali ke sunnah nabi, kurma. Nabi Muhammad itu puasanya cuma tujuh kurma untuk sahurnya, bukanya cuma tiga kurma," ujar dia di Jakarta beberapa waktu lalu.
Saat sahur, dia cenderung tak menambah menu makanan lain selain tujuh butir kurma.
"Sahur kurma tujuh buah, sekalian menghilangkan sihir yang ada. So, kita enggak tahu ada sesuatu yang buruk, mungkin ada kejelekan di dalam diri dikeluarkan dengan tujuh butir kurma," kata Dewi.
Selain kurma, dia juga mulai lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur. Makanan berbahan daging tetap dia konsumsi namun dibatasi maksimal dua hingga tiga kali dalam seminggu.
"Aku balik lagi ke buah, sayur. Kalau makan daging seminggu dua kali maksimal. Kurma, minum infuse water itu dari nahi Muhammad. Anti kanker," tutur dia.
Kemudian, demi menjaga tubuh tetap bugar, Dewi melakukan pilates minimal seminggu sekali atau jika tidak dia memilih bersepeda.
"Aku masih pilates, yoga, bukan hardcore. Aku low impact. Seminggu sekali pilates minimal, maksimal dua sampai tiga kali. Lalu bersepeda, jalan kaki. Udah murah dan mudah," demikian kata dia.
Saat berbuka puasa, dia mengonsumsi tiga butir kurma, lalu menjalankan salat magrib hingga tarawih. Usai tarawih barulah dia makan malam. Dia tak menyebut spesifik menu makanan yang biasanya dia santap saat makan malam.
"Ketika kita kembali ke sunnah nabi, kurma. Nabi Muhammad itu puasanya cuma tujuh kurma untuk sahurnya, bukanya cuma tiga kurma," ujar dia di Jakarta beberapa waktu lalu.
Saat sahur, dia cenderung tak menambah menu makanan lain selain tujuh butir kurma.
"Sahur kurma tujuh buah, sekalian menghilangkan sihir yang ada. So, kita enggak tahu ada sesuatu yang buruk, mungkin ada kejelekan di dalam diri dikeluarkan dengan tujuh butir kurma," kata Dewi.
Selain kurma, dia juga mulai lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur. Makanan berbahan daging tetap dia konsumsi namun dibatasi maksimal dua hingga tiga kali dalam seminggu.
"Aku balik lagi ke buah, sayur. Kalau makan daging seminggu dua kali maksimal. Kurma, minum infuse water itu dari nahi Muhammad. Anti kanker," tutur dia.
Kemudian, demi menjaga tubuh tetap bugar, Dewi melakukan pilates minimal seminggu sekali atau jika tidak dia memilih bersepeda.
"Aku masih pilates, yoga, bukan hardcore. Aku low impact. Seminggu sekali pilates minimal, maksimal dua sampai tiga kali. Lalu bersepeda, jalan kaki. Udah murah dan mudah," demikian kata dia.
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kunjungi Musi Banyuasin, Kartika Sandra Desi tegaskan pentingnya Empat Pilar Kebangsaan
03 February 2026 19:47 WIB
Kartika Sandra Desi sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Bayung Lencir Muba
03 February 2026 19:12 WIB
Anggota MPR RI 'Yuk Cici' gelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di SDN 2 Bayung Lencir
03 February 2026 19:01 WIB
Kartika Sandra Desi kunjungi SMK Negeri 1 Bayung Lencir, sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan
17 January 2026 16:15 WIB
Kartika Sandra Desi sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di SDN 1 Simpang Bayat Bayung Lencir
21 December 2025 8:37 WIB
Kartika Sandra Desi sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan ke Organisasi Tunas Indonesia Raya
07 November 2025 11:36 WIB
Anggota DPR RI Kartika Sandra Desi sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Lapas Banyuasin
02 November 2025 19:11 WIB
Kartika Sandra Desi sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Lapas Perempuan Palembang
27 October 2025 22:28 WIB
Anggota DPR RI Kartika Sandra Desi tinjau dapur MBG, respons keluhan orangtua murid
19 September 2025 12:30 WIB
Kartika Sandra Desi buka kegiatan Bimtek SVLK bersama Kementerian Kehutanan di Kota Palembang
26 August 2025 15:24 WIB