R Kell dikeluarkan dari label rekaman
Sabtu, 19 Januari 2019 15:47 WIB
R Kelly. (ANTARA/Reuters)
Jakarta (ANTARA News Sumsel) - R Kelly telah dikeluarkan dari Sony Music Entertainment dan anak perusahaannya, RCA Records.
Menurut Billboard dilansir pada Sabtu, RCA tidak akan merilis musik baru dari penyanyi yang telah menandatangani kontrak dengan RCA pada tahun 2012 ini.
Meskipun belum ada pernyataan resmi dari Sony Music Entertainment atau RCA Records, namun seorang sumber telah mengkonfirmasi hal tersebut.
Nama R Kelly juga sepertinya sudah dihapus dari daftar artis di situs RCA Records.
"Sudah lama R Kelly dibuang dari RCA dan RCA mengambil sikap untuk menentang pelecehan," ujar pimpinan Ultraviolet, Karin Roland.
"Tindakannya sangat memalukan. RCA tidak dapat lagi berpura-pura bahwa musik R Kelly tidak dapat dipisahkan dari tindakan kekerasannya. Kelly menggunakan ketenarannya, bakat musiknya, kekayaannya dan berdiri di industri musik untuk memikat dan menyalahgunakan gadis-gadis kulit hitam," lanjut Karin.
Sementara itu, Kelly sempat mengeluarkan sanggahannya terhadap kasus pelecehan seksual yang dituduhkan padanya pada 11 Januari lalu.
"Tuduhan itu tidak benar karena dia tidak pernah secara sengaja melakukan hubungan seks dengan seorang perempuan di bawah umur, dia tidak pernah memaksakan siapa pun untuk melakukan sesuatu, dia tidak pernah menahan siapa pun, dia tidak pernah menyalahgunakan siapa pun," jelas Steve Greenberg, pengacara R Kelly.
Sedangkan polisi di Georgia telah mengkonfirmasi bahwa Kelly akan menghadapi investigasi kriminal setelah film dokumenter "Surviving R Kelly" tayang.
Seorang sumber juga mengklaim bahwa kantor Kejaksaan Distrik Fulton sedang mencari tuduhan pelecehan seksual dan telah menghubungi beberapa perempuan seperti yang dituduhkan dalam film dokumenter tersebut.
Menurut Billboard dilansir pada Sabtu, RCA tidak akan merilis musik baru dari penyanyi yang telah menandatangani kontrak dengan RCA pada tahun 2012 ini.
Meskipun belum ada pernyataan resmi dari Sony Music Entertainment atau RCA Records, namun seorang sumber telah mengkonfirmasi hal tersebut.
Nama R Kelly juga sepertinya sudah dihapus dari daftar artis di situs RCA Records.
"Sudah lama R Kelly dibuang dari RCA dan RCA mengambil sikap untuk menentang pelecehan," ujar pimpinan Ultraviolet, Karin Roland.
"Tindakannya sangat memalukan. RCA tidak dapat lagi berpura-pura bahwa musik R Kelly tidak dapat dipisahkan dari tindakan kekerasannya. Kelly menggunakan ketenarannya, bakat musiknya, kekayaannya dan berdiri di industri musik untuk memikat dan menyalahgunakan gadis-gadis kulit hitam," lanjut Karin.
Sementara itu, Kelly sempat mengeluarkan sanggahannya terhadap kasus pelecehan seksual yang dituduhkan padanya pada 11 Januari lalu.
"Tuduhan itu tidak benar karena dia tidak pernah secara sengaja melakukan hubungan seks dengan seorang perempuan di bawah umur, dia tidak pernah memaksakan siapa pun untuk melakukan sesuatu, dia tidak pernah menahan siapa pun, dia tidak pernah menyalahgunakan siapa pun," jelas Steve Greenberg, pengacara R Kelly.
Sedangkan polisi di Georgia telah mengkonfirmasi bahwa Kelly akan menghadapi investigasi kriminal setelah film dokumenter "Surviving R Kelly" tayang.
Seorang sumber juga mengklaim bahwa kantor Kejaksaan Distrik Fulton sedang mencari tuduhan pelecehan seksual dan telah menghubungi beberapa perempuan seperti yang dituduhkan dalam film dokumenter tersebut.
Pewarta : Maria Cicilia
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
R Kelly dikabarkan bertunangan dengan salah satu korbannya bernama Joycelyn Savage
12 July 2022 13:07 WIB, 2022
Khawatir bunuh diri, R. Kelly dalam pengawasan jalani hukuman 30 tahun penjara
04 July 2022 11:51 WIB, 2022
Terpopuler - Sinema & Musik
Lihat Juga
Rayakan 37 tahun berkarya, KLa Project buka Konser 'Lux Nova' dengan lagu Tinggal Sehari
08 February 2026 6:28 WIB
Film Penerbangan Terakhir ungkap soal gengsi bisa menjadi "penjara" yang sangat menyiksa
17 January 2026 16:24 WIB