Program Bank Sampah CSR Pertamina berbagi berkah
Kamis, 18 Oktober 2018 17:40 WIB
Pelatihan pengolahan pupuk organik dan pemilahan sampah akademi CSR PT Pertamina (Persero) Rifineri Unit III di SMA Negeri 4 Palembang. (Dok, Pertamina RU III)
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Siapa bilang sampah tidak bisa menjadi barang yang bermanfaat?, sebab dalam program kepedulian sosial perusahaan atau "Corporate Social Responsibility" (CSR) Patratura Pertamina Refinery Unit III Plaju justru menjadikan sampah organik yang diolah kembali berbagi berkah bagi pengelolanya.
Setelah sukses dengan inovasi Patrakomposter, alat yang mengubah sampah organik menjadi pupuk cair dan padat organik, anggota Program CSR Patratura RU III Plaju pada kali ini berkesempatan untuk membagi ilmu ini kepada siswa di SMAN 4 Palembang, Selasa (17/10). SMAN 4 Palembang sendiri termasuk dalam Sekolah Adiwiyata, sekolah yang peduli terhadap lingkungan yang sehat, bersih, dan indah.
Sesi berbagi ini diberikan langsung oleh Ketua Bank Sampah Seroja, Marwan dan Ketua Bank Sampah Angrah, Yeyen serta disaksikan langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 4 Palembang, Risman, Koordinator Adiwiyata, Hj. Aya Sophia, Pengurus Pokja Bank Sampah, Hariroh, serta CSR Pertamina Sumbagsel, Astri Rica.
Pada kesempatan ini, Marwan memberikan langsung ilmu dan pengalamannya dalam mengolah sampah organik menjadi pupuk organik menggunakan Patrakomposter.
"Sekadar sharing saja, karena pengolahan sederhana ini bisa bermanfaat, dari sisi kebersihan kita bisa membantu selain itu juga hasilnya dapat digunakan kembali untuk menyuburkan tanaman,” ujarnya. Pelatihan pengolahan pupuk organik dan pemilahan sampah akademi CSR PT Pertamina (Persero) Rifineri Unit III di SMA Negeri 4 Palembang. (Dok, Pertamina RU III)
Selain berbagi tentang pengolahan sampah menjadi pupuk organik, Yeyen pada kesempatan ini juga membagikan tips tentang memilah sampah yang efektif.
"Dengan pemilahan yang baik, kita juga bisa mengatur mau diapakan dan dimanfaatkan sebagai apa sampah yang ada," kata dia.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 4 Palembang Risman mengakui bahwa sesi pelatihan dan berbagi ini bisa meningkatkan kesadaran siswa siswinya pentingnya terhadap kebersihan.
Menurut dia, isu sampah merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh semua kalangan, dan alangkah baiknya jika anak muda juga peduli akan hal itu.
“Siswa kami antusias, ini pertanda baik. Mereka sedari muda sudah dibiasakan untuk hidup bersih untuk menjaga lingkungan. Pada hari ini bahkan mereka diperlihatkan selain menjaga kebersihan, sampah juga bisa menciptakan peluang,” ungkap Risman.
Selain menerima ilmu dan pengalaman, seluruh elemen SMAN 4 Palembang ke depannya juga akan melakukan kegiatan lanjutan dengan mengolah pupuk organik menggunakan Patrakomposter Komunal. (Rel/I016)
Setelah sukses dengan inovasi Patrakomposter, alat yang mengubah sampah organik menjadi pupuk cair dan padat organik, anggota Program CSR Patratura RU III Plaju pada kali ini berkesempatan untuk membagi ilmu ini kepada siswa di SMAN 4 Palembang, Selasa (17/10). SMAN 4 Palembang sendiri termasuk dalam Sekolah Adiwiyata, sekolah yang peduli terhadap lingkungan yang sehat, bersih, dan indah.
Sesi berbagi ini diberikan langsung oleh Ketua Bank Sampah Seroja, Marwan dan Ketua Bank Sampah Angrah, Yeyen serta disaksikan langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 4 Palembang, Risman, Koordinator Adiwiyata, Hj. Aya Sophia, Pengurus Pokja Bank Sampah, Hariroh, serta CSR Pertamina Sumbagsel, Astri Rica.
Pada kesempatan ini, Marwan memberikan langsung ilmu dan pengalamannya dalam mengolah sampah organik menjadi pupuk organik menggunakan Patrakomposter.
"Sekadar sharing saja, karena pengolahan sederhana ini bisa bermanfaat, dari sisi kebersihan kita bisa membantu selain itu juga hasilnya dapat digunakan kembali untuk menyuburkan tanaman,” ujarnya. Pelatihan pengolahan pupuk organik dan pemilahan sampah akademi CSR PT Pertamina (Persero) Rifineri Unit III di SMA Negeri 4 Palembang. (Dok, Pertamina RU III)
Selain berbagi tentang pengolahan sampah menjadi pupuk organik, Yeyen pada kesempatan ini juga membagikan tips tentang memilah sampah yang efektif.
"Dengan pemilahan yang baik, kita juga bisa mengatur mau diapakan dan dimanfaatkan sebagai apa sampah yang ada," kata dia.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 4 Palembang Risman mengakui bahwa sesi pelatihan dan berbagi ini bisa meningkatkan kesadaran siswa siswinya pentingnya terhadap kebersihan.
Menurut dia, isu sampah merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh semua kalangan, dan alangkah baiknya jika anak muda juga peduli akan hal itu.
“Siswa kami antusias, ini pertanda baik. Mereka sedari muda sudah dibiasakan untuk hidup bersih untuk menjaga lingkungan. Pada hari ini bahkan mereka diperlihatkan selain menjaga kebersihan, sampah juga bisa menciptakan peluang,” ungkap Risman.
Selain menerima ilmu dan pengalaman, seluruh elemen SMAN 4 Palembang ke depannya juga akan melakukan kegiatan lanjutan dengan mengolah pupuk organik menggunakan Patrakomposter Komunal. (Rel/I016)
Pewarta : -
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapal Pertamina selamatkan 16 korban KMP Virgo Transport 08 di Laut Jawa
13 September 2026 16:29 WIB
Pertamina EP Prabumulih Field olah limbah sabut kelapa jadi alat penanggulangan tumpahan minyak
13 September 2026 14:00 WIB
Lewat Batik Boek Khaman, Pertamina EP Limau Field berdayakan perempuan di Muara Enim
11 September 2026 20:44 WIB
Pertamina EP Adera Field temukan lapisan produktif baru di Sumur BNG-082 PALI Sumsel
09 September 2026 14:33 WIB
Rangkaian AJP 2026, Kilang Plaju sambut puluhan jurnalis Sumsel lewat kunjungan lapangan
08 September 2026 11:14 WIB
Pertamina perkuat pengelolaan tenaga kerja alih daya lewat lokakarya kepatuhan
08 September 2026 11:03 WIB
Pertamina Patra Niaga bagikan 8.100 makanan pada Hari Pelanggan Nasional 2026
07 September 2026 10:47 WIB
Terpopuler - Lipsus
Lihat Juga
Gelamai dan Lepat Binti, penganan khas Bengkulu diminati pasar Malaysia dan Singapura
31 October 2022 21:22 WIB, 2022