Logo Header Antaranews Sumsel

Pertamina perkuat pengelolaan tenaga kerja alih daya lewat lokakarya kepatuhan

Selasa, 8 September 2026 11:03 WIB
Image Print
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU Plaju Khabibullah Khanafie memberikan sambutan pada Workshop Upskilling Kepatuhan Aspek Ketenagakerjaan di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (3/9/3036). (ANTARA/HO/RU3)

Palembang (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) bersama PT Pertamina Patra Niaga menggelar Workshop Upskilling Kepatuhan Aspek Ketenagakerjaan guna memperkuat pengelolaan tenaga kerja alih daya yang kompeten, patuh, dan adaptif di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Kegiatan yang berlangsung di Palembang pada 3–4 September 2026 tersebut melibatkan jajaran pekerja Pertamina Group yakni Refinery Unit (RU) III Plaju dan Marketing Operation Regional (MOR) Sumbagsel, serta perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatra Selatan dan para mitra kerja.

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU Plaju Khabibullah Khanafie mengatakan forum kolaboratif ini bertujuan meningkatkan pemahaman bersama mengenai regulasi ketenagakerjaan sekaligus mendorong lahirnya gagasan baru dalam pengelolaan hubungan industrial.

"Kami berharap kegiatan ini bukan sekadar forum edukasi untuk memenuhi persyaratan yang ada, tetapi juga dapat memunculkan pemikiran dan inovasi baru dalam pengelolaan aspek ketenagakerjaan, khususnya alih daya," kata Khabibullah di Palembang, Selasa.

Peserta Workshop Upskilling Kepatuhan Aspek Ketenagakerjaan di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (3/9/3036). (ANTARA/HO/RU3)

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan tenaga kerja alih daya merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan. Kesamaan persepsi antara perusahaan, pekerja, mitra kerja, dan pemerintah menjadi fondasi utama untuk mewujudkan praktik ketenagakerjaan yang harmonis dan sesuai ketentuan.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Provinsi Sumatra Selatan Indra Bangsawan mengapresiasi skema pembinaan yang dilakukan Pertamina terhadap pekerja internal maupun tenaga kerja alih daya.

"Kami menyambut baik pembinaan ini. Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan forum tersebut untuk meningkatkan pemahaman terkait hubungan industrial demi mewujudkan iklim kerja yang kondusif di Sumatra Selatan," ujar Indra.

Melalui kegiatan ini, Pertamina menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem ketenagakerjaan yang profesional, patuh hukum, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan guna mendukung keandalan operasional fasilitas pengolahan serta distribusi energi nasional.(***)



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026