Kemendikbud siapkan terapi trauma bagi siswa
Selasa, 7 Agustus 2018 12:04 WIB
Arsip- Relawan menghibur anak pengungsi korban longsor. (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)
Jakarta (ANTARA News Sumsel)- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyiapkan terapi trauma yang diperuntukkan bagi siswa dan guru pascagempa 7 Skala Richter (SR) yang mengguncang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Saat ini, kami menginventarisir bantuan yang bisa diberikan ke sekolah dan para guru, termasuk menyiapkan terapi trauma bagi mereka," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud, Didik Suhardi, di Jakarta, Selasa.
Didik menjelaskan pascagempa, sebagian besar siswa maupun guru mengalami trauma. Untuk itu pihaknya menyiapkan terapi trauma.
"Kami turut prihatin atas gempa yang terjadi di Lombok, yang juga berdampak pada sejumlah kawasan seperti Bali. Kami berharap semoga tidak banyak memakan korban," harap Didik.
Saat ini, lanjut Didik, pihak dinas pendidikan kabupaten dan propinsi sedang mengidentifikasi data kerusakan, termasuk kebutuhan apa saja yang diperlukan pada masa pemulihan seperti saat ini.
Selain itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy akan kembali mengunjungi lokasi gempa guna memberikan bantuan dan mendengarkan masukan dari lapangan.
Sebelumnya, gempa 6,4 skala richter (SR) juga mengguncang wilayah tersebut pada Minggu (29/7). Kemendikbud menyiapkan tenda untuk menjadi ruang kelas dan perlengkapan sekolah agar pembelajaran dapat berjalan.
Mendikbud juga melibatkan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dan Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD dan Dikmas) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) serta mengajak satuan-satuan pendidikan untuk dapat menjalankan gerakan solidaritas agar meringankan beban para korban.
"Saat ini, kami menginventarisir bantuan yang bisa diberikan ke sekolah dan para guru, termasuk menyiapkan terapi trauma bagi mereka," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud, Didik Suhardi, di Jakarta, Selasa.
Didik menjelaskan pascagempa, sebagian besar siswa maupun guru mengalami trauma. Untuk itu pihaknya menyiapkan terapi trauma.
"Kami turut prihatin atas gempa yang terjadi di Lombok, yang juga berdampak pada sejumlah kawasan seperti Bali. Kami berharap semoga tidak banyak memakan korban," harap Didik.
Saat ini, lanjut Didik, pihak dinas pendidikan kabupaten dan propinsi sedang mengidentifikasi data kerusakan, termasuk kebutuhan apa saja yang diperlukan pada masa pemulihan seperti saat ini.
Selain itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy akan kembali mengunjungi lokasi gempa guna memberikan bantuan dan mendengarkan masukan dari lapangan.
Sebelumnya, gempa 6,4 skala richter (SR) juga mengguncang wilayah tersebut pada Minggu (29/7). Kemendikbud menyiapkan tenda untuk menjadi ruang kelas dan perlengkapan sekolah agar pembelajaran dapat berjalan.
Mendikbud juga melibatkan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dan Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD dan Dikmas) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) serta mengajak satuan-satuan pendidikan untuk dapat menjalankan gerakan solidaritas agar meringankan beban para korban.
Pewarta : Indriani
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemendikbud terbitkan Peraturan Menteri tingkatkan kesejahteraan dosen
03 October 2024 15:18 WIB, 2024
DPR minta Kemendikbud sanksi sekolah lakukan pembiaran perundungan
25 September 2024 11:20 WIB, 2024
Kemendikbud Ristek dukung penuh pelestarian sastra tutur lahan basah Sumsel
26 March 2024 20:52 WIB, 2024
Kemendikbud: Tiga begawan budaya raih tanda kehormatan dari Presiden Jokowi
15 August 2023 14:13 WIB, 2023
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Polres OI bantu warga, beri layanan berobat gratis antisipasi dampak kabut asap
08 September 2026 18:56 WIB
Pertamina EP periksa kesehatan mata gratis 140 siswa SD di PALI dan Muara Enim
26 August 2026 15:45 WIB