Pemprov Sumsel waspadai karhutla jelang Asian Games
Rabu, 4 Juli 2018 16:46 WIB
Ahmad Najib (ANTARA News Sumsel/Feny Selly)
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mewaspadai dan memaksimalkan pencegahan kebakaran hutan dan lahan menjelang Asian Games apalagi pada Agustus diperkirakan puncak kemarau.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sumsel Ahkmad Najib di Palembang, Rabu mengatakan, kebakaran hutan harus dicegah karena Sumsel akan menjadi tuan rumah pesta olahraga internasional.
"Jadi percuma semua fasilitas pesta olahraga akbar tersebut tersedia bila terjadi kabut asap sehingga pencegahan harus maksimal," ujar dia.
Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya melaksanakan rapat koordinasi untuk memaksimalkan pencegahan kebakaran hutan dan lahan serta kebun.
Apalagi pada Agustus nanti diperkirakan puncak kemarau dan kabut asap tidak boleh timbul akibat adanya kebakaran hutan dan lahan, ujar dia.
Sehubungan itu rapat koordinasi tersebut sangat diperlukan mengingat pesta olahraga yang diikuti 45 negara dimulai pada Agustus hingga September 2018.
Selama berlangsungnya pesta olahraga internasional itu pekebakaran hutan dan lahan tidak boleh terjadi karena akan berdampak timbulnya kabut asap, kata dia.
Sementara Asisten Deputi Bidang Koordinasi Pengurangan Resiko Bencana Kemenko PMK Iwan Eka mengatakan, Asian Games merupakan acara olahraga terbesar akan dilaksanakan di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus 2018 hingga 2 September 2018.
Namun, lanjut dia, berdasarkan prakiraan BMKG puncak musim kemarau terjadi di bulan Agustus hingga September 2018 sehingga diperlukan peran seluruh Kementerian, Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk berpartisipasi meningkatkan kesiapsiagaan antisipasi kebakaran hutan dan lahan khususnya pada wilayah Sumsel, Jambi dan Riau.
Rapat koordinasi tersebut untuk berbagi peran lintas Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah dengan meningkatkan kesiapsiagaan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta menyusun rencana kontijensi yang dapat dijadikan acuan rencana operasi pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan.
Setelah rakor tersebut dilanjutkan dengan penyusunan rencana kontijensi bencana yang akan diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama dengan OPD terkait baik tingkat Provinsi Sumsel maupun Kabupaten dan Kota termasuk TNI serta Polri serta perwakilan dunia usaha.??
Kegiatan tersebut merupakan wujud sinergitas Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, INASGOC dan masyarakat dalam mensukseskan penyelenggaran Asian Games ke XVIII tanpa asap.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sumsel Ahkmad Najib di Palembang, Rabu mengatakan, kebakaran hutan harus dicegah karena Sumsel akan menjadi tuan rumah pesta olahraga internasional.
"Jadi percuma semua fasilitas pesta olahraga akbar tersebut tersedia bila terjadi kabut asap sehingga pencegahan harus maksimal," ujar dia.
Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya melaksanakan rapat koordinasi untuk memaksimalkan pencegahan kebakaran hutan dan lahan serta kebun.
Apalagi pada Agustus nanti diperkirakan puncak kemarau dan kabut asap tidak boleh timbul akibat adanya kebakaran hutan dan lahan, ujar dia.
Sehubungan itu rapat koordinasi tersebut sangat diperlukan mengingat pesta olahraga yang diikuti 45 negara dimulai pada Agustus hingga September 2018.
Selama berlangsungnya pesta olahraga internasional itu pekebakaran hutan dan lahan tidak boleh terjadi karena akan berdampak timbulnya kabut asap, kata dia.
Sementara Asisten Deputi Bidang Koordinasi Pengurangan Resiko Bencana Kemenko PMK Iwan Eka mengatakan, Asian Games merupakan acara olahraga terbesar akan dilaksanakan di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus 2018 hingga 2 September 2018.
Namun, lanjut dia, berdasarkan prakiraan BMKG puncak musim kemarau terjadi di bulan Agustus hingga September 2018 sehingga diperlukan peran seluruh Kementerian, Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk berpartisipasi meningkatkan kesiapsiagaan antisipasi kebakaran hutan dan lahan khususnya pada wilayah Sumsel, Jambi dan Riau.
Rapat koordinasi tersebut untuk berbagi peran lintas Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah dengan meningkatkan kesiapsiagaan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta menyusun rencana kontijensi yang dapat dijadikan acuan rencana operasi pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan.
Setelah rakor tersebut dilanjutkan dengan penyusunan rencana kontijensi bencana yang akan diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama dengan OPD terkait baik tingkat Provinsi Sumsel maupun Kabupaten dan Kota termasuk TNI serta Polri serta perwakilan dunia usaha.??
Kegiatan tersebut merupakan wujud sinergitas Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, INASGOC dan masyarakat dalam mensukseskan penyelenggaran Asian Games ke XVIII tanpa asap.
Pewarta : Ujang Idrus
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan PM Malaysia Najib Razak jalani hukuman 12 tahun di Penjara Kajang
24 August 2022 4:50 WIB, 2022
Empat terdakwa korupsi Masjid Sriwijaya dituntut penjara 5 dan 4,6 tahun
13 April 2022 17:58 WIB, 2022
Mahathir sebut Najib Razak tak merasa malu dan ingin kembali berkuasa
20 February 2022 16:23 WIB, 2022
Empat terdakwa kasus korupsi Masjid Sriwijaya terancam pidana 20 tahun
24 January 2022 20:38 WIB, 2022
Empat tersangka korupsi Masjid Sriwijaya jilid 3 siap disidangkan pekan depan
12 January 2022 17:32 WIB, 2022
Kejati Sumsel agendakan ulang pemeriksaan saksi Marwah M Diah terkait dana hibah
02 October 2021 18:46 WIB, 2021