Bupati OI data rawa lebak
Senin, 16 Oktober 2017 10:29 WIB
Petani menyebarkan pupuk di area sawah (FOTO ANTARA Sumsel/13/Feny Selly)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Bupati Ogan Ilir Sumatera Selatan Ilyas Panji Alam segera mendata areal rawa lebak untuk dijadikan lahan persawahan, karena potensi rawa lebak di itu cukup luas.
"Kami akan mendata lahan rawa lebak dan dioptimalkan pemanfaatannya untuk dijadikan lahan persawahan," kata Bupati Ilyas Pandji, Senin.
Areal yang potensial tersebut setelah didata lalu diusulkan ke Kementerian Pertanian dalam pengembangan program penataan air di rawa lebak termasuk di Sumsel.
Bahkan, lanjut bupati, daerahnya telah menjadi percontohan penataan air di rawa lebak. Oleh karena itu pendataan itu penting dilakukan.
Dia mengatakan, memang rawa lebak selama ini dinilai kurang menjadi perhatian untuk dijadikan lahan pertanian karena bila hujan arealnya menjadi banjir.
Namun dengan adanya program penataan air atau tata kelola air maka lahan tersebut semakin produktif, ujar dia.
"Bahkan dengan adanya tata kelola air tersebut lahan dapat ditanam tiga kali dalam setahun,"katanya.
Sehubungan itu pihaknya mendukung sepenuhnya program Kementerian Pertanian tersebut supaya produksi beras di daerah ini semakin meningkat.
Sebelumnya Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian Pending Dadih Permana saat panen padi di rawa lebak di Ogan Olir, Sumsel beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya terus menata air terutama di areal rawa lebak supaya lahanya semakin produktif.
Oleh karena itu pihaknya minta pemerintah daerah termasuk Ogan Ilir mendata luas rawa lebak supaya airnya dapat ditata untuk dijadikan lahan persawahan, ujar dia.
"Kami akan mendata lahan rawa lebak dan dioptimalkan pemanfaatannya untuk dijadikan lahan persawahan," kata Bupati Ilyas Pandji, Senin.
Areal yang potensial tersebut setelah didata lalu diusulkan ke Kementerian Pertanian dalam pengembangan program penataan air di rawa lebak termasuk di Sumsel.
Bahkan, lanjut bupati, daerahnya telah menjadi percontohan penataan air di rawa lebak. Oleh karena itu pendataan itu penting dilakukan.
Dia mengatakan, memang rawa lebak selama ini dinilai kurang menjadi perhatian untuk dijadikan lahan pertanian karena bila hujan arealnya menjadi banjir.
Namun dengan adanya program penataan air atau tata kelola air maka lahan tersebut semakin produktif, ujar dia.
"Bahkan dengan adanya tata kelola air tersebut lahan dapat ditanam tiga kali dalam setahun,"katanya.
Sehubungan itu pihaknya mendukung sepenuhnya program Kementerian Pertanian tersebut supaya produksi beras di daerah ini semakin meningkat.
Sebelumnya Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian Pending Dadih Permana saat panen padi di rawa lebak di Ogan Olir, Sumsel beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya terus menata air terutama di areal rawa lebak supaya lahanya semakin produktif.
Oleh karena itu pihaknya minta pemerintah daerah termasuk Ogan Ilir mendata luas rawa lebak supaya airnya dapat ditata untuk dijadikan lahan persawahan, ujar dia.
Pewarta : Ujang Idrus
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Niat menolong korban kecelakaan, polisi Ogan Ilir malah temukan 17 paket sabu
03 April 2026 6:44 WIB
Polres beri bantuan perlengkapan sekolah korban kebakaran di Pemulutan Ogan Ilir
01 April 2026 19:33 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB