Delegasi IMT-GT rumuskan program di Babel
Kamis, 28 September 2017 1:56 WIB
Ilustrasi - Konsep kota hijau dalam Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) di Indonesia. (FOTO ANTARA)
Pangkalpinang (ANTARA Sumsel) - Delegasi Indonesia, Malaysia dan Thailand yang mengikuti Pertemuan Tingkat Menteri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Ke-23 Tahun 2017 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah merumuskan program pembangunan untuk ditindaklanjuti dalam pertemuan tingkat gubernur dan menteri.
"Dalam pertemuan kali ini, delegasi tiga negara IMT-GT telah merumuskan rancangan program pembangunan yang nantinya akan disampaikan di pertemuan tingkat gubernur dan menteri pada 28 dan 29 September 2017," kata Ketua Delegasi Indonesia, Rizal Affandi Lukman di Pangkalpinang, Rabu.
Ia menerangkan program pengembangan yang akan diajukan di forum gubernur dan menteri IMT-GT meliputi bidang transportasi dan teknologi komunikasi informasi, perdagangan dan investasi, pariwisata, produk dan jasa halal, pertanian dan agro industri, pengembangan SDM.
"Dalam pengembangan SDM terdapat sekitar 11 universitas di Pulau Sumatera yang telah melakukan kerja sama dengan universitas lainnya di Malaysia dan Thailand yang tergabung dalam keanggotaan IMT-GT," ujarnya.
Menurut Rizal, dalam pertemuan tersebut juga mendorong pemerintah daerah untuk menerapkan program kota hijau dengan metode baru seperti menjamin ketersediaan energi, air dan sistem pengolahan limbah.
"IMT-GT mendorong agar pemerintah daerah mampu menerapkan konsep kota hijau yang ramah lingkungan seperti yang telah diterapkan di Kota Medan dan Batam," terangnya.
Ia mengatakan dana sebesar 47 miliar dollar AS juga disiapkan untuk membiayai proyek infrastruktur yang mendukung konektivitas daerah dengan membangun jalan tol, pelabuhan, bandara dan jaringan transportasi lainnya.
"Kami juga akan mengusulkan hasil rekomendasi dari pengusaha swasta IMT-GT seperti mendorong pemberlakuan sistem satu visa sehingga dapat mempermudah para wisatawan untuk mengunjungi tiga wilayah negara sekaligus," katanya.
"Dalam pertemuan kali ini, delegasi tiga negara IMT-GT telah merumuskan rancangan program pembangunan yang nantinya akan disampaikan di pertemuan tingkat gubernur dan menteri pada 28 dan 29 September 2017," kata Ketua Delegasi Indonesia, Rizal Affandi Lukman di Pangkalpinang, Rabu.
Ia menerangkan program pengembangan yang akan diajukan di forum gubernur dan menteri IMT-GT meliputi bidang transportasi dan teknologi komunikasi informasi, perdagangan dan investasi, pariwisata, produk dan jasa halal, pertanian dan agro industri, pengembangan SDM.
"Dalam pengembangan SDM terdapat sekitar 11 universitas di Pulau Sumatera yang telah melakukan kerja sama dengan universitas lainnya di Malaysia dan Thailand yang tergabung dalam keanggotaan IMT-GT," ujarnya.
Menurut Rizal, dalam pertemuan tersebut juga mendorong pemerintah daerah untuk menerapkan program kota hijau dengan metode baru seperti menjamin ketersediaan energi, air dan sistem pengolahan limbah.
"IMT-GT mendorong agar pemerintah daerah mampu menerapkan konsep kota hijau yang ramah lingkungan seperti yang telah diterapkan di Kota Medan dan Batam," terangnya.
Ia mengatakan dana sebesar 47 miliar dollar AS juga disiapkan untuk membiayai proyek infrastruktur yang mendukung konektivitas daerah dengan membangun jalan tol, pelabuhan, bandara dan jaringan transportasi lainnya.
"Kami juga akan mengusulkan hasil rekomendasi dari pengusaha swasta IMT-GT seperti mendorong pemberlakuan sistem satu visa sehingga dapat mempermudah para wisatawan untuk mengunjungi tiga wilayah negara sekaligus," katanya.
Pewarta : Kasmono
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina Patra Niaga dukung debut Sean Gelael di GT World Challenge Asia Mandalika
01 May 2026 20:31 WIB
Kendaraan pribadi dominasi trafik arus balik Lebaran 2026 di GT Kramasan Palembang
28 March 2026 18:35 WIB
Cegah kemacetan, Kapolri sarankan masyarakat balik Lebaran tanggal 25-27 Maret 2026
24 March 2026 18:43 WIB
Info Mudik 2026: Sebanyak 459 ribu kendaraan tinggalkan Jabotabek H-8 Lebaran
14 March 2026 20:39 WIB
11 ribu kendaraan diprediksi melintasi GT Kramasan pada libur Idul Adha
28 June 2023 10:13 WIB, 2023
Pengisian saldo E-toll di GT Kramasan Indralaya capai 300 kendaraan per hari
19 April 2023 2:20 WIB, 2023
Ditlantas Polda Sumsel rekomendasikan GT Kramasan diatur ulang urai kepadatan
15 April 2023 23:00 WIB, 2023
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB