BPN capai target 9.500 sertifikat prona
Senin, 11 September 2017 9:06 WIB
Baturaja (ANTARA Sumsel) - Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, mencapai target sebanyak 9.500 persil sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria yang telah direalisasikan pencetakannya hingga September 2017.
"Target dari pemerintah pusat 9.500 persil sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria (prona) untuk wilayah Ogan Komering Ulu (OKU) Timur sudah dicetak semuanya sejak September ini," kata Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) OKU Timur, Alkausar di Martapura, Minggu.
Bahkan terhitung sejak Januari 2017 hingga sekarang, pihaknya mampu mencetak sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) melebihi dari target yang telah ditentukan oleh pemerintah, mengingat kebutuhan masyarakat membuat sertifikat saat ini sangat tinggi.
Menurut dia, selama empat tahun terakhir BPN OKU Timur mendapat jatah tertinggj di Sumsel untuk penerbitan sertifikat prona.
"Alhamdulillah kita juga mendapat predikat terbaik di Sumsel dalam menyelesaikan penerbitan sertifikat Prona," ungkapnya.
Hal tersebut, kata dia, bisa tercapai karena peran aktif masyarakat di wilayah itu memanfaatkan program dari pemerintah secara gratis membuat sertifikat tanah yang belum memiliki dokumen resmi tersebut.
Ia berharap, masyarakat memperhatikan tanah yang dimiliki dengan memasang tanda patok di setiap sudut objek tanah guna menghindari penyerobotan oleh sejumlah oknum.
"Hal tersebut untuk menghindari terjadinya konflik masalah tanah kedepan," ujarnya.
"Target dari pemerintah pusat 9.500 persil sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria (prona) untuk wilayah Ogan Komering Ulu (OKU) Timur sudah dicetak semuanya sejak September ini," kata Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) OKU Timur, Alkausar di Martapura, Minggu.
Bahkan terhitung sejak Januari 2017 hingga sekarang, pihaknya mampu mencetak sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) melebihi dari target yang telah ditentukan oleh pemerintah, mengingat kebutuhan masyarakat membuat sertifikat saat ini sangat tinggi.
Menurut dia, selama empat tahun terakhir BPN OKU Timur mendapat jatah tertinggj di Sumsel untuk penerbitan sertifikat prona.
"Alhamdulillah kita juga mendapat predikat terbaik di Sumsel dalam menyelesaikan penerbitan sertifikat Prona," ungkapnya.
Hal tersebut, kata dia, bisa tercapai karena peran aktif masyarakat di wilayah itu memanfaatkan program dari pemerintah secara gratis membuat sertifikat tanah yang belum memiliki dokumen resmi tersebut.
Ia berharap, masyarakat memperhatikan tanah yang dimiliki dengan memasang tanda patok di setiap sudut objek tanah guna menghindari penyerobotan oleh sejumlah oknum.
"Hal tersebut untuk menghindari terjadinya konflik masalah tanah kedepan," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sumsel terima sertifikat HPL untuk pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat
29 August 2025 19:45 WIB, 2025
Warga eks transmigrasi Tanjung Kukuh OKU Timur terima sertifikat tanah
23 September 2021 16:04 WIB, 2021
Menteri ATR/Kepala BPN menegaskan pengurusan sertifikat tanah gratis dan tanpa pungli
07 February 2019 9:27 WIB, 2019
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Tim SAR evakuasi tujuh pendaki Gunung Nokilalaki Sigi yang kehabisan logistik
13 September 2026 16:44 WIB
Keluarga penumpang Kapal Virgo Transport 8 cemas menanti evakuasi di Pelabuhan Trisakti
13 September 2026 16:35 WIB
Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa: 6 meninggal, 97 selamat
13 September 2026 16:32 WIB
Kapal Pertamina selamatkan 16 korban KMP Virgo Transport 08 di Laut Jawa
13 September 2026 16:29 WIB
Pemadaman kebakaran Gunung Bromo lewat water bombing terkendala cuaca buruk
13 September 2026 16:21 WIB
Basarnas kerahkan helikopter cari korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa
13 September 2026 12:52 WIB
Tim SAR pusatkan pencarian lima jurnalis hilang di radius terdekat Gunung Anak Krakatau
11 September 2026 21:26 WIB
Lima penerbangan Palembang-Jakarta dibatalkan, dampak erupsi Anak Krakatau
06 September 2026 9:35 WIB