Konsumsi BBM di Sumsel naik selama lebaran
Rabu, 12 Juli 2017 12:13 WIB
Antrean pengisian BBM di salah SPBU (Antarasumsel.com/17/M Fikri/I016)
Palembang (Antarasumsel.com) - Konsumsi bahan bakar minyak di Sumatera Selatan tetap naik untuk premium, pertamax, pertalite, tetapi solar saja yang turun selama lebaran.
General Manager Pertamina Marketing Operation Region II Sumbagsel, Erwin Hiswanto menyampaikan hal itu terkait evaluasi konsumsi bahan bakar minyak selama lebaran di Palembang, Rabu.
Menurut dia, konsumsi solar turun, karena dipakai kendaraan berat dimana tujuh hari sebelum lebaran (H-7) sudah distop dan tujuh hari setelah lebaran (H+7) juga masih belum boleh jalan.
Oleh karena itu, pemakaian bahan bakar minyak tersebut turun, katanya.
Ia mengatakan, secara nasional ada kenaikan pemakaian BBM dan elpiji secara nasional juga naik.
"Kalau kita di Sumsel naik sekitar enam persen, sedangkan kalau nasional sekitar 2-3 persen naiknya, jadi tidak begitu banyak," ujarnya.
Ia menyatakan, kalau BBM tetap tersedia dalam jumlah cukup untuk wilayah Sumbagsel, jadi tersedia cukup banyak. "BBM kita aman tidak ada masalah apapun produknya kita ada, ke depan akan lebih banyak lagi menyediakan kebutuhan-kebutuhan apapun permintaan masyarakat akan disediakan," tuturnya.
Untuk elpiji secara Sumbagsel stoknya 19 hari paling banyak kalau di Indonesia dibandingkan daerah lain yang mungkin sekitar 15 hari. Stok tersebut untuk seluruh jenis tabung elpiji, katanya.
General Manager Pertamina Marketing Operation Region II Sumbagsel, Erwin Hiswanto menyampaikan hal itu terkait evaluasi konsumsi bahan bakar minyak selama lebaran di Palembang, Rabu.
Menurut dia, konsumsi solar turun, karena dipakai kendaraan berat dimana tujuh hari sebelum lebaran (H-7) sudah distop dan tujuh hari setelah lebaran (H+7) juga masih belum boleh jalan.
Oleh karena itu, pemakaian bahan bakar minyak tersebut turun, katanya.
Ia mengatakan, secara nasional ada kenaikan pemakaian BBM dan elpiji secara nasional juga naik.
"Kalau kita di Sumsel naik sekitar enam persen, sedangkan kalau nasional sekitar 2-3 persen naiknya, jadi tidak begitu banyak," ujarnya.
Ia menyatakan, kalau BBM tetap tersedia dalam jumlah cukup untuk wilayah Sumbagsel, jadi tersedia cukup banyak. "BBM kita aman tidak ada masalah apapun produknya kita ada, ke depan akan lebih banyak lagi menyediakan kebutuhan-kebutuhan apapun permintaan masyarakat akan disediakan," tuturnya.
Untuk elpiji secara Sumbagsel stoknya 19 hari paling banyak kalau di Indonesia dibandingkan daerah lain yang mungkin sekitar 15 hari. Stok tersebut untuk seluruh jenis tabung elpiji, katanya.
Pewarta : Susilawati
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB