Permintaan bahan bangunan di Palembang meningkat
Kamis, 10 November 2016 9:47 WIB
Salah satu Toko bahan bangunan di Palembang . (FOTO Antarasumsel.com/Yudi Abdullah)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Permintaan keramik, semen, cat, besi, dan bahan bangunan lainnya di sejumlah toko bahan bangunan di Palembang, Sumatera Selatan mengalami peningkatan yang cukup tinggi dibandingkan dengan beberapa bulan sebelumnya.
"Menjelang akhir 2016 ini, permintaan bahan bangunan terutama keramik untuk lantai, semen, cat, dan besi mengalami peningkatan karena kegiatan proyek pembangunan pemerintah kota dan provinsi setempat sedang berjalan dan sebagain besar memasuki tahap penyelesaian akhir," kata Tinus, seorang pemilik toko bahan bangunan di kawasan Jalan Sultan Mansyur/Makrayu, di Palembang, Rabu.
Menurut dia, secara umum permintaan bahan bangunan meningkat, namun beberapa hari terakhir permintaan keramik yang paling banyak.
Permintaan keramik untuk lantai sekarang ini mengalami peningkatan cukup tinggi sekitar 50 persen dari kondisi normal.
Penjualan keramik sekarang ini bisa 400 kotak per hari, sedangkan sebelumnya paling banyak bisa terjual 200 kota per hari.
Keramik yang paling banyak terjual yakni ukuran 20X25 cm sedangkan keramik ukuran 40X40 cm sekitar 40 persen dari total penjualan.
Sementara mengenai harga jual keramik tersebut berkisar Rp53.000 hingga Rp62.500 per kotak, sedangkan bahan bangunan lainnya seperti semen sekarang dijual dengan harga paling murah Rp56.000/zak, cat ukuran galon 25 liter berkisar Rp400.000-1.250.000/galon.
Lalu, besi ukuran 8 dijual dengan harga Rp35.000 per batang, ukuran 10 Rp55.000 per batang, dan ukuran 12 dijual dengan harga Rp80.000/batang.
Sementara pedagang lainnya di kawasan Sekip Riko mengatakan, sekarang ini di tokonya paling banyak permintaan cat tembok, keramik, dan semen.
Permintaan bahan bangunan lainnya seperti kayu lapis/tripleks dan paku tidak terjadi peningkatan yang berarti.
Sekarang ini keramik berbagai ukuran dijual dengan harga mulai Rp55.000-90.000 per kotak, cat tembok kemasan kaleng 5 kilogram dijual dengan harga mulai Rp75.000-Rp135.000 per kaleng.
Selanjutnya, cat dalam kemasan galon isi 25 kg dijual dengan harga mulai Rp380.000-1.500.000/galon.
Sedangkan semen dijual dengan harga berkisar Rp56.500- Rp60.000/zak, triplek 4 ml Rp65.000 per keping, 9 mm Rp115.000-125.000/keping," ujar pedagang bahan bangunan di kawasan Sekip Riko.
"Menjelang akhir 2016 ini, permintaan bahan bangunan terutama keramik untuk lantai, semen, cat, dan besi mengalami peningkatan karena kegiatan proyek pembangunan pemerintah kota dan provinsi setempat sedang berjalan dan sebagain besar memasuki tahap penyelesaian akhir," kata Tinus, seorang pemilik toko bahan bangunan di kawasan Jalan Sultan Mansyur/Makrayu, di Palembang, Rabu.
Menurut dia, secara umum permintaan bahan bangunan meningkat, namun beberapa hari terakhir permintaan keramik yang paling banyak.
Permintaan keramik untuk lantai sekarang ini mengalami peningkatan cukup tinggi sekitar 50 persen dari kondisi normal.
Penjualan keramik sekarang ini bisa 400 kotak per hari, sedangkan sebelumnya paling banyak bisa terjual 200 kota per hari.
Keramik yang paling banyak terjual yakni ukuran 20X25 cm sedangkan keramik ukuran 40X40 cm sekitar 40 persen dari total penjualan.
Sementara mengenai harga jual keramik tersebut berkisar Rp53.000 hingga Rp62.500 per kotak, sedangkan bahan bangunan lainnya seperti semen sekarang dijual dengan harga paling murah Rp56.000/zak, cat ukuran galon 25 liter berkisar Rp400.000-1.250.000/galon.
Lalu, besi ukuran 8 dijual dengan harga Rp35.000 per batang, ukuran 10 Rp55.000 per batang, dan ukuran 12 dijual dengan harga Rp80.000/batang.
Sementara pedagang lainnya di kawasan Sekip Riko mengatakan, sekarang ini di tokonya paling banyak permintaan cat tembok, keramik, dan semen.
Permintaan bahan bangunan lainnya seperti kayu lapis/tripleks dan paku tidak terjadi peningkatan yang berarti.
Sekarang ini keramik berbagai ukuran dijual dengan harga mulai Rp55.000-90.000 per kotak, cat tembok kemasan kaleng 5 kilogram dijual dengan harga mulai Rp75.000-Rp135.000 per kaleng.
Selanjutnya, cat dalam kemasan galon isi 25 kg dijual dengan harga mulai Rp380.000-1.500.000/galon.
Sedangkan semen dijual dengan harga berkisar Rp56.500- Rp60.000/zak, triplek 4 ml Rp65.000 per keping, 9 mm Rp115.000-125.000/keping," ujar pedagang bahan bangunan di kawasan Sekip Riko.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
SMBR gelar Akademi Jago Bangunan, tingkatkan kompetensi tukang sebagai influencer pemilihan material
30 April 2026 16:23 WIB
Pemprov Sumsel terapkan gentengisasi secara bertahap, target awal bangunan pemerintah
13 February 2026 23:36 WIB
BNPB umumkan 50 jenazah korban robohnya bangunan Pesantren Al Khoziny berhasil diidentifikasi
11 October 2025 7:06 WIB
26 orang santri korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny masih jalani perawatan intensif
01 October 2025 10:12 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Kopi Tebat Benawa, saat tradisi dan inovasi Pusri bertemu di kaki Gunung Dempo
22 April 2026 16:45 WIB