CNG Hilir Raya target 5.000 kendaraan BBG
Jumat, 9 September 2016 17:11 WIB
Petugas melakukan pengisian Bahan Bakar Gas (BBG) ke mobil taksi di salah satu Stasiun Pengisian Gas (SPBG). (Foto Antarasumsel.com/Feny Selly/16/den)
Palembang (ANTARA Sumsel) - PT CNG Hilir Raya menargetkan sebanyak 5.000 unit kendaraan telah menggunaan Bahan Bakar Gas pada 2018 untuk mendukung rencana perhelatan Asian Games ke-18 yang ramah lingkungan.
Direktur CNG Hilir Raya, Hernoe Roesprijadji di Palembang, Kamis, mengatakan bahan bakar gas (BBG) sangat tepat untuk menjaga kualitas udara, karena hasil pembuangannya ramah lingkungan.
Selain itu, dengan BBG, maka akan lebih hemat hingga 50 persen jika dibanding menggunakan bahan bakar minyak (BBM).
Saat ini sudah ada sektar 1.271 unit kendaraan berbahan bakar gas yang ada di Palembang. Rinciannya ada 86 unit mobil angkot, 140 unit mobil taksi, dan 1.045 unit kendaraan dinas.
"Rencananya hingga 2018 akan terus didorong hingga berjumlah 5.000 unit di Palembang," kata dia,
Ia menjelaskan bahwa target jumlah kendaraan tersebut disesuaikan dengan keberadaan SPBG (stasiun pengisian bahan bakar gas) di Palembang yang sementara ini baru berjumlah 5 unit SPBG.
"Jika dinilai sudah ada peningkatan pengguna kendaraan BBG, maka kita akan segera menambah jumlah SPBG di Palembang," ungkapnya.
CNG Hilir Raya juga mendukung pelaksanaan Asian Games pada 2018, karena Jakabaring Sport City Palembang dijadikan sebagai kawasan hijau, sehingga keberadaan kendaraan BBG pun dinilai tepat.
Untuk itu, perusahaan ini meluncurkan program Musigas Road to Asian Games 2018 bekerja sama dengan Nikki Jepang untuk persiapan penguasaan teknologi dan infrastruktur BBG di Palembang.
Beberapa hal yang disiapkan, yakni teknologi kompresi gas dengan menyediakan SPBG, penyediaan kendaraan MRU (mobile refueling unit) yang akan ditempatkan di titik-titik strategis di dalam dan luar Kompleks Olahraga Jakabaring.
Selain itu, perusahaan juga menyiapkan bengkel konversi dan perawatan kendaraan BBG dan umum yang menjadi satu-satunya di luar Pulau Jawa.
Manager Technical Supervisor International Sales and Marketing Sales Departement Nikki Co Ltd Masahiko Tobo mengatakan mereka memilih Palembang untuk dijalin hubungan kerja sama, karena menilai potensi Palembang sangat bagus selain peminatnya banyak, jelang Asian Games, kendaraan dengan BBG dinilai tepat.
"Selain di Indonesia, perusahaan juga melebarkan sayap ke India dan Thailand. Kami menjamin bahwa produk konventer dari Nikki Jepang sangat berkualitas karena telah dicek sangat ketat oleh lembaga dunia," kata dia.
Direktur CNG Hilir Raya, Hernoe Roesprijadji di Palembang, Kamis, mengatakan bahan bakar gas (BBG) sangat tepat untuk menjaga kualitas udara, karena hasil pembuangannya ramah lingkungan.
Selain itu, dengan BBG, maka akan lebih hemat hingga 50 persen jika dibanding menggunakan bahan bakar minyak (BBM).
Saat ini sudah ada sektar 1.271 unit kendaraan berbahan bakar gas yang ada di Palembang. Rinciannya ada 86 unit mobil angkot, 140 unit mobil taksi, dan 1.045 unit kendaraan dinas.
"Rencananya hingga 2018 akan terus didorong hingga berjumlah 5.000 unit di Palembang," kata dia,
Ia menjelaskan bahwa target jumlah kendaraan tersebut disesuaikan dengan keberadaan SPBG (stasiun pengisian bahan bakar gas) di Palembang yang sementara ini baru berjumlah 5 unit SPBG.
"Jika dinilai sudah ada peningkatan pengguna kendaraan BBG, maka kita akan segera menambah jumlah SPBG di Palembang," ungkapnya.
CNG Hilir Raya juga mendukung pelaksanaan Asian Games pada 2018, karena Jakabaring Sport City Palembang dijadikan sebagai kawasan hijau, sehingga keberadaan kendaraan BBG pun dinilai tepat.
Untuk itu, perusahaan ini meluncurkan program Musigas Road to Asian Games 2018 bekerja sama dengan Nikki Jepang untuk persiapan penguasaan teknologi dan infrastruktur BBG di Palembang.
Beberapa hal yang disiapkan, yakni teknologi kompresi gas dengan menyediakan SPBG, penyediaan kendaraan MRU (mobile refueling unit) yang akan ditempatkan di titik-titik strategis di dalam dan luar Kompleks Olahraga Jakabaring.
Selain itu, perusahaan juga menyiapkan bengkel konversi dan perawatan kendaraan BBG dan umum yang menjadi satu-satunya di luar Pulau Jawa.
Manager Technical Supervisor International Sales and Marketing Sales Departement Nikki Co Ltd Masahiko Tobo mengatakan mereka memilih Palembang untuk dijalin hubungan kerja sama, karena menilai potensi Palembang sangat bagus selain peminatnya banyak, jelang Asian Games, kendaraan dengan BBG dinilai tepat.
"Selain di Indonesia, perusahaan juga melebarkan sayap ke India dan Thailand. Kami menjamin bahwa produk konventer dari Nikki Jepang sangat berkualitas karena telah dicek sangat ketat oleh lembaga dunia," kata dia.
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina bantu 148 paket konverter BBM ke BBG untuk nelayan Palembang
24 October 2023 15:38 WIB, 2023
Pertamina dukung program konversi BBM ke BBG untuk nelayan di Palembang
08 November 2022 13:30 WIB, 2022
Nelayan penikmat program konversi BBM ke BBG, hemat biaya operasional Rp50.000 per hari
16 October 2020 13:45 WIB, 2020
Nelayan Musi Banyuasin terima realisasi bantuan paket konversi BBM ke BBG
15 October 2020 22:36 WIB, 2020
Dinas Perikanan Muba ajukan konversi BBM ke gas untuk nelayan, kini sedang diverifikasi oleh ESDM
10 July 2020 0:07 WIB, 2020