Palembang (ANTARA Sumsel) - Dodol produksi pengusaha dari Desa Tebing Gerinting, Kabupaten Ogan Komering Ilir ternyata banyak diminati masyarakat sejumlah daerah di Sumatera Selatan, termasuk dari Provinsi Jambi.
Ini terbukti dari setiap pembuatan dodol khas daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini banyak dipesan warga Jambi, kata pemilik usaha dodol, Hj Zakiah saat ditemui di rumahnya Tebing Gerinting, Selasa.
Ia mengatakan, setip hari membuat kuliner berbahan dari tepung beras ketan dicampur gula merah dan santan kelapa itu kisaran 300 kilogram, dan sebagian besar dikirim ke Jambi.
Memang, ada beberapa daerah lain di Sumsel yang memesan, tetapi kebanyakan warga Jambi, ujar dia.
Dijelaskannya, dodol khas OKI ini cukup diminati karena rasanya sangat enak, harum dan tahan lama.
Pembuatan dodol itu memang sudah lama dilakukan dan ini menjadi pekerjaan utama, kata dia.
Sementara, cara pembuatan dodol membutuhkan waktu selama enam jam dengan mengaduk bahan tepung beras ketan dicampur gula merah dan santan kelapa di atas bara api hingga kental.
Ia menambahkan, setelah bahan itu diaduk hingga tental atau matang, selanjutnya didinginkan beberapa saat kemudian dipak per kilogram siap dipasarkan.
Sementara harga jual dodol tersebut sangat terjangkau yakni hanya Rp30 ribu per kg, sementara dodol yang ada campuran durian sedikit lebih mahal kisaran Rp35 ribu per kg.
Dodol Ogan Komering Ilir diminati masyarakat Jambi
Selasa, 28 Juni 2016 14:30 WIB
Dodol (Foto Antarasumsel.com/Banu)
Pewarta :
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB