KEK Tanjung Api-Api tempat hilirisasi produk unggulan
Jumat, 15 April 2016 15:25 WIB
Aktivitas di Pelabuhan Penyeberangan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api Api Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Foto Antarasumsel.com/ Evan Ervani/16/den)
Palembang (ANTARASumsel) - Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, selain untuk industri besar juga akan dijadikan tempat hilirisasi produk unggulan daerah.
Di kawasan tersebut akan ada pengelolaan produk karet, dan kelapa sawit, dan gambir, kata Gubernur Sumsel lex Noerdin di Palembang, Jumat.
Jadi kawasan tersebut untuk meningkatkan perekonomian masyarakat daerah ini, ujar dia.
KEK tersebut terintegrasi dengan pelabuhan sehingga pemerintah provinsi terus meningkatkan infrastruktur pendukungnya agar daerah tersebut semakin berkembang, ujar dia.
Kawasan tersebut diminati investor asing antara lain Dubai Port World, kata Alex.
Di kawasan tersebut akan ada pengelolaan produk karet, dan kelapa sawit, dan gambir, kata Gubernur Sumsel lex Noerdin di Palembang, Jumat.
Jadi kawasan tersebut untuk meningkatkan perekonomian masyarakat daerah ini, ujar dia.
KEK tersebut terintegrasi dengan pelabuhan sehingga pemerintah provinsi terus meningkatkan infrastruktur pendukungnya agar daerah tersebut semakin berkembang, ujar dia.
Kawasan tersebut diminati investor asing antara lain Dubai Port World, kata Alex.
Pewarta : Ujang Idrus
Editor : Dolly Rosana
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Jokowi kunjungi Nusa Tenggara Barat tinjau fasilitas MotoGP 2022
13 January 2022 9:25 WIB, 2022
Serba-serbi: Ridwan kamil bagi tiket gratis WSBK Mandalika kepada warga
19 November 2021 23:43 WIB, 2021
Menko Airlangga sebut komitmen investasi di KEK capai Rp92,3 triliun
13 September 2021 15:42 WIB, 2021
Limbah cair kelapa sawit bisa jadi bahan bakar pembangkit listrik sekaligus reduksi emisi metana
21 August 2021 13:27 WIB, 2021
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Petugas gunakan menara api setinggi 32 meter pantau karhutla 24 jam di Musi Banyuasin
30 September 2026 19:38 WIB
Kabupaten OKI optimalkan Rp20 miliar Banpres untuk perkuat penanganan karhutla
30 September 2026 12:54 WIB