KPU: kesiapan Pilkada sudah 75 persen
Senin, 9 November 2015 20:14 WIB
Ketua KPU OKU Naning Wijaya (Foto: antarasumsel.com/15/Edo Purmana)
Baturaja (ANTARA Sumsel) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan menyatakan bahwa kesiapan untuk menyelenggarakan Pilkada serentak 9 Desember 2015 sudah mencapai 75 persen.
Kesiapan tersebut mengacu pada tahapan-tahapan yang sudah dilakukan termasuk mengenai pengadaan logistik untuk penyelenggaraan Pilkada calon bupati/wakil bupati Ogan Komering Ulu (OKU) baik surat suara, formulir, tinta dan lain-lain, kata Ketua KPU OKU, Naning Wijaya di Baturaja, Senin.
Menurut dia, persiapan pelaksanaan Pilkada bupati dan wakil bupati di daerah ini hanya beberapa langkah lagi, mulai pemutakhiran daftar dan data pemilih, penentuan jumlah TPS, sosialisasi partisipasi dan sebagainya sudah maksimal.
"Sekarang ini, yang paling fital yakni mengenai logistik. Beberapa hari lalu kita sudah tandatangan kontrak dengan perusahaan pemenang tender untuk cetak surat suara dan formulir. Selanjutnya juga akan menyusul pengadaan logistik lain untuk keperluan di TPS," ujarnya.
Ia berharap, petugasnya di kecamatan dan di desa/kelurahan, untuk memperhatikan peranan dan tugasnya.
Selanjutnya, memberikan pemahaman kepada petugas lapangan, dan mensosialisasikan kepada masyarakat supaya turut berpartisipasi dalam suksesnya Pilkada mendatang.
"Persoalan di bawah, jelas kawan-kawan di kecamatan dan desa kelurahan, yang lebih tahu. Untuk itu, kita sangat membutuhkan agar petugas di bawah benar-benar memperhatikan tugas dan wewenangnya. Sekecil apapun persoalan harus dikoordinasikan," tegasnya.
Sementara, Divisi Sosialisasi KPU OKU, Yudi Risandi menambahkan, memasuki Pilkada yang tinggal hitungan hari ini, KPU akan menggelar debat publik untuk kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diselenggarakan di Gedung Kesenian Baturaka, pada Rabu (11/11).
Ia mengimbau, kedua pasangan calon bupati untuk mempersiapkan segala sesuatunya terutama tim pemenangan yang akan diajak, karena pada debat publik KPU membatasi bagi tim sukses masuk ke dalam ruangan maksimal 50 orang.
"Untuk moderator dan fanelisnya didatangkan dari Palembang yakni Ardian Saptawan (dosen FISIP Unsri), sedangkan untuk panelis yaitu Taufik Marwa (pakar ekonomi), Ridwan (pakar hukum) dan Andries Lionardo (pakar politik) yang semua merupakan akademisi Unsri," katanya.
Menurut dia, pihaknya sengaja mengundang para pakar dari beberapa keahlian untuk menggali visi misi dari pasangan calon dalam membangun OKU ke depan.
Kesiapan tersebut mengacu pada tahapan-tahapan yang sudah dilakukan termasuk mengenai pengadaan logistik untuk penyelenggaraan Pilkada calon bupati/wakil bupati Ogan Komering Ulu (OKU) baik surat suara, formulir, tinta dan lain-lain, kata Ketua KPU OKU, Naning Wijaya di Baturaja, Senin.
Menurut dia, persiapan pelaksanaan Pilkada bupati dan wakil bupati di daerah ini hanya beberapa langkah lagi, mulai pemutakhiran daftar dan data pemilih, penentuan jumlah TPS, sosialisasi partisipasi dan sebagainya sudah maksimal.
"Sekarang ini, yang paling fital yakni mengenai logistik. Beberapa hari lalu kita sudah tandatangan kontrak dengan perusahaan pemenang tender untuk cetak surat suara dan formulir. Selanjutnya juga akan menyusul pengadaan logistik lain untuk keperluan di TPS," ujarnya.
Ia berharap, petugasnya di kecamatan dan di desa/kelurahan, untuk memperhatikan peranan dan tugasnya.
Selanjutnya, memberikan pemahaman kepada petugas lapangan, dan mensosialisasikan kepada masyarakat supaya turut berpartisipasi dalam suksesnya Pilkada mendatang.
"Persoalan di bawah, jelas kawan-kawan di kecamatan dan desa kelurahan, yang lebih tahu. Untuk itu, kita sangat membutuhkan agar petugas di bawah benar-benar memperhatikan tugas dan wewenangnya. Sekecil apapun persoalan harus dikoordinasikan," tegasnya.
Sementara, Divisi Sosialisasi KPU OKU, Yudi Risandi menambahkan, memasuki Pilkada yang tinggal hitungan hari ini, KPU akan menggelar debat publik untuk kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diselenggarakan di Gedung Kesenian Baturaka, pada Rabu (11/11).
Ia mengimbau, kedua pasangan calon bupati untuk mempersiapkan segala sesuatunya terutama tim pemenangan yang akan diajak, karena pada debat publik KPU membatasi bagi tim sukses masuk ke dalam ruangan maksimal 50 orang.
"Untuk moderator dan fanelisnya didatangkan dari Palembang yakni Ardian Saptawan (dosen FISIP Unsri), sedangkan untuk panelis yaitu Taufik Marwa (pakar ekonomi), Ridwan (pakar hukum) dan Andries Lionardo (pakar politik) yang semua merupakan akademisi Unsri," katanya.
Menurut dia, pihaknya sengaja mengundang para pakar dari beberapa keahlian untuk menggali visi misi dari pasangan calon dalam membangun OKU ke depan.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
JPU tuntut Ketua KPU Prabumulih 10 tahun penjara terkait korupsi dana Pilkada
30 March 2026 15:34 WIB
KPU usut aliran dana dugaan pemerasan urus sertifikat K3 ke menteri Yassierli hingga mantan menteri Ida Fauziyah
23 August 2025 7:21 WIB, 2025
KPU: Pasangan Joncik-Arifai raih suara terbanyak pada PSU Empat Lawang
25 April 2025 17:08 WIB, 2025
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Polres Banyuasin tangkap dua tersangka pembunuhan berencana dua remaja di Talang Kelapa
07 September 2026 12:41 WIB
Polwan bagikan 1.000 masker untuk antisipasi dampak karhutla ke warga Palembang
03 September 2026 7:41 WIB