KONI Sumatera Selatan siap bina Kriket
Jumat, 14 Agustus 2015 15:41 WIB
Komite Olahraga Nasional Indonesia. (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)
Palembang (ANTARA Sumsel) - KONI Provinsi Sumatera Selatan siap membina cabang olahraga kriket untuk mendukung peran daerah sebagai tuan rumah Asian Games ke-18 tahun 2018.
Wakil Ketua I Pengurus Provinsi KONI Sumsel Ade Karyana di Palembang, Jumat, mengatakan organisasi telah menerima usulan untuk membentuk kepengurusan kriket tingkat daerah beberapa waktu lalu.
"Pada prinsipnya KONI siap dan sangat mendorong karena cabang olahraga ini akan dipertandingkan di Palembang pada Asian Games nani. Jika secara administrasi sudah dilengkapi maka kriket akan berada dibawah naungan KONI bersama 48 cabang olahraga lainnya," kata Ade.
Pembahasan lebih lanjut mengenai kepengurusan kriket akan dilanjutkan pada rapat anggota KONI di Muaraenim pada November 2015.
"Sebelum pembahasan ini, KONI mengharapkan pihak-pihak yang mengajukan segera melengkapi persyaratan administrasi dalam mendirikan organisasi seperti adannya anggaran dasar dan anggaran dasar rumah tangga (AD/ART)," kata dia.
Ade menyarankan, selain membuat rancangan AD/ART, pihak yang mengajukan (Ahmad Yani dan Zainuri Adhan) juga mulai mencari atlet mengingat Pemprov Sumsel berencana membangun lapangan kriket di Kompleks Olahraga Jakabaring.
"Asian Games sudah dijadwalkan pada 2018, artinya sangat pas sekali juga sudah dimulai dari sekarang, sehingga seusai Asian Games, arena kriket dapat terus termanfaatkan seperti arena lain yang ada di Jakabaring," ujar dia.
Pada perhelatan olahraga paling akbar di Asia yakni Asian Games, Sumsel kebagian 11 cabang olahraga di antaranya, voli pantai, triathlon, menembak, softball, dayung, kriket, kayak atau kano, bridge, baseball, sepak bola (penyisihan grup).
Untuk cabang olahraga kriket, Sumsel akan membangun arena di Kompleks Olahraga Jakabaring menyerupai stadion sepak bola.
Wakil Ketua I Pengurus Provinsi KONI Sumsel Ade Karyana di Palembang, Jumat, mengatakan organisasi telah menerima usulan untuk membentuk kepengurusan kriket tingkat daerah beberapa waktu lalu.
"Pada prinsipnya KONI siap dan sangat mendorong karena cabang olahraga ini akan dipertandingkan di Palembang pada Asian Games nani. Jika secara administrasi sudah dilengkapi maka kriket akan berada dibawah naungan KONI bersama 48 cabang olahraga lainnya," kata Ade.
Pembahasan lebih lanjut mengenai kepengurusan kriket akan dilanjutkan pada rapat anggota KONI di Muaraenim pada November 2015.
"Sebelum pembahasan ini, KONI mengharapkan pihak-pihak yang mengajukan segera melengkapi persyaratan administrasi dalam mendirikan organisasi seperti adannya anggaran dasar dan anggaran dasar rumah tangga (AD/ART)," kata dia.
Ade menyarankan, selain membuat rancangan AD/ART, pihak yang mengajukan (Ahmad Yani dan Zainuri Adhan) juga mulai mencari atlet mengingat Pemprov Sumsel berencana membangun lapangan kriket di Kompleks Olahraga Jakabaring.
"Asian Games sudah dijadwalkan pada 2018, artinya sangat pas sekali juga sudah dimulai dari sekarang, sehingga seusai Asian Games, arena kriket dapat terus termanfaatkan seperti arena lain yang ada di Jakabaring," ujar dia.
Pada perhelatan olahraga paling akbar di Asia yakni Asian Games, Sumsel kebagian 11 cabang olahraga di antaranya, voli pantai, triathlon, menembak, softball, dayung, kriket, kayak atau kano, bridge, baseball, sepak bola (penyisihan grup).
Untuk cabang olahraga kriket, Sumsel akan membangun arena di Kompleks Olahraga Jakabaring menyerupai stadion sepak bola.
Pewarta : Oleh Dolly Rosana
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pembunuhan kepala cabang, Kadispenad: Dua oknum TNI AD segera disidang terbuka
20 September 2025 13:39 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Barcelona lanjutkan tren positif, Gilas Mallorca tiga gol tanpa balas di kandang
08 February 2026 6:33 WIB