Bukopin fokus bisnis sektor unggulan
Senin, 6 Juli 2015 22:16 WIB
Jakarta (ANTARA Sumsel) - PT Bank Bukopin Tbk mempertajam fokus bisnis perseroan pada sektor unggulan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan melambatnya pertumbuhan ekonomi domestik.
"Kami akan memperkuat bisnis pada segmen ritel dengan tetap menjaga tren pertumbuhan pada segmen komersial yang menjadi penyeimbang," kata Direktur Utama Bukopin Glen Glenardi saat buka puasa bersama wartawan di Jakarta, Senin.
Pada 2015, Bukopin menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 15-16 persen yang ditopang oleh pertumbuhan pada empat pilar utama yaitu sektor UKM, mikro, konsumer, dan komersial.
Pada saat yang sama, aset perseroan diharapkan tumbuh 14-15 persen, dana pihak ketiga sebesar 14-16 persen, dan laba 15-16 persen.
Hingga kuartal I-2015, aset bukopin telah mencapai Rp81,5 triliun, tumbuh 12,69 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kredit yang disalurkan tumbuh 13,5 persen menjadi Rp55,3 triliun, sementara dana pihak ketiga meningkat 15,3 persen menjadi Rp68,1 triliun.
Dengan pencapaian tersebut, laba bersih perseroan pada periode yang sama mencapai Rp19 miliar.
Terkait dengan ancaman krisis ekonomi global, Glen mengingatkan ancaman tersebut sebetulnya cukup serius karena belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
"Industri perbankan nasional telah berkali-kali menghadapi gelombang krisis, mulai dari krisis 1983, krisis 1998, 2009 dan krisis kali ini yang tampaknya masih akan berkepanjangan," kata Glen.
"Kami akan memperkuat bisnis pada segmen ritel dengan tetap menjaga tren pertumbuhan pada segmen komersial yang menjadi penyeimbang," kata Direktur Utama Bukopin Glen Glenardi saat buka puasa bersama wartawan di Jakarta, Senin.
Pada 2015, Bukopin menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 15-16 persen yang ditopang oleh pertumbuhan pada empat pilar utama yaitu sektor UKM, mikro, konsumer, dan komersial.
Pada saat yang sama, aset perseroan diharapkan tumbuh 14-15 persen, dana pihak ketiga sebesar 14-16 persen, dan laba 15-16 persen.
Hingga kuartal I-2015, aset bukopin telah mencapai Rp81,5 triliun, tumbuh 12,69 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kredit yang disalurkan tumbuh 13,5 persen menjadi Rp55,3 triliun, sementara dana pihak ketiga meningkat 15,3 persen menjadi Rp68,1 triliun.
Dengan pencapaian tersebut, laba bersih perseroan pada periode yang sama mencapai Rp19 miliar.
Terkait dengan ancaman krisis ekonomi global, Glen mengingatkan ancaman tersebut sebetulnya cukup serius karena belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
"Industri perbankan nasional telah berkali-kali menghadapi gelombang krisis, mulai dari krisis 1983, krisis 1998, 2009 dan krisis kali ini yang tampaknya masih akan berkepanjangan," kata Glen.
Pewarta : Oleh: Citro Atmoko
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelatih Sumsel United Nilmaizar fokus benahi lini pertahanan manfaatkan jeda kompetisi
23 December 2025 21:52 WIB
Persita Tangerang fokus latihan penyelesaian akhir, manfaatkan masa jeda kompetisi
02 December 2025 20:00 WIB
Persis Solo kehilangan fokus, pelatih sebut penyebab kekalahan atas Persebaya 1-2
03 November 2025 7:29 WIB
Kemenpar fokus kembangkan wisata berkualitas untuk perkuat pariwisata nasional
16 October 2025 8:30 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB