BLH gandeng perusahaan lestarikan lingkungan
Kamis, 26 Maret 2015 18:45 WIB
Petugas BLH rutin mengukur kualitas udara Kota Palembang (FOTO ANTARA)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera
Selatan akan menggandeng perusahaan dalam melestarikan hutan dan
lingkungan, sehingga ekosistemnya tidak menjadi terganggu.
Kepala BLH Provinsi Sumsel Lukitariati saat mendampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Perubahan Iklim Dr Najib Asmani kepada wartawan di Palembang, Kamis mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan lingkungan di daerah ini selanjutnya melakukan kajian.
Oleh karena itu Badan Lingkungan Hidup (BLH) setempat akan bekerja sama untuk bermitra dengan pihak perusahaan, supaya di lingkungan sekitar termasuk hutan semakin lestari, kata dia.
Menurut dia, BLH akan melakukan pendekatan secara bertahap terhadap perusahaan yang ada supaya program ekosistem semakin maksimal.
Memang, lanjut dia, sudah ada yang menyatakan siap bekerja sama kemitraan dalam pelestarian hutan dan itu terus dimaksimalkan lagi.
Staf Ahli Gubernur Bidang Perubahan Iklim Dr Najib mengatakan, memang Sumsel sudah memiliki tempat restorasi hutan karena di daerah ini masih banyak margasatwanya.
Sementara, hutan yang menjadi program itu antara lain Sungai Sembilang, Pesisir Timur dan daerah lainnya.
Yang jelas pelestarian hutan beserta margasatwa itu supaya keberadaannya semakin lebih baik, ujar dia.
Apalagi sekarang ini hutan sudah menjadi perhatian dunia, sehingga harus dilestarikan bersama, tambah dia.
Kepala BLH Provinsi Sumsel Lukitariati saat mendampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Perubahan Iklim Dr Najib Asmani kepada wartawan di Palembang, Kamis mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan lingkungan di daerah ini selanjutnya melakukan kajian.
Oleh karena itu Badan Lingkungan Hidup (BLH) setempat akan bekerja sama untuk bermitra dengan pihak perusahaan, supaya di lingkungan sekitar termasuk hutan semakin lestari, kata dia.
Menurut dia, BLH akan melakukan pendekatan secara bertahap terhadap perusahaan yang ada supaya program ekosistem semakin maksimal.
Memang, lanjut dia, sudah ada yang menyatakan siap bekerja sama kemitraan dalam pelestarian hutan dan itu terus dimaksimalkan lagi.
Staf Ahli Gubernur Bidang Perubahan Iklim Dr Najib mengatakan, memang Sumsel sudah memiliki tempat restorasi hutan karena di daerah ini masih banyak margasatwanya.
Sementara, hutan yang menjadi program itu antara lain Sungai Sembilang, Pesisir Timur dan daerah lainnya.
Yang jelas pelestarian hutan beserta margasatwa itu supaya keberadaannya semakin lebih baik, ujar dia.
Apalagi sekarang ini hutan sudah menjadi perhatian dunia, sehingga harus dilestarikan bersama, tambah dia.
Pewarta : Oleh Ujang Idrus
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Warta Bumi
Lihat Juga
Jaga ekosistem laut, Pertamina Trans Kontinental tanam 512 terumbu karang di Sulawesi Utara
20 August 2026 7:24 WIB
Ubah limbah jadi bermanfaat, Kilang Plaju dorong Kelompok Proklim ciptakan produk bernilai
10 August 2026 22:42 WIB