Tigerair Mandala kembali kecewakan penumpang di Palembang
Sabtu, 15 Maret 2014 22:56 WIB
Ilustrasi - Presdir Tigerair saat acara peresmian penerbangan perdana Tigerair Mandala rute Palembang-Yogyakarta. (Foto Antarasumsel.com/13/Yudi Abdullah)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Maskapai penerbangan Tigerair Mandala yang melayani rute penerbangan Palembang-Yogyakarta kembali mengecewakan penumpang di Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan.
Sejumlah warga pengguna jasa angkutan udara di Palembang, Sabtu, mengatakan, ketika mereka akan melakukan "checkin" pada pukul 13.00 WIB petugas Bandara SMB II menjelaskan pesawat Tigerair Mandala batal berangkat dengan alasan cuaca kurang baik.
Menurut salah seorang penumpang, Rully, pembatalan pemberangkatan yang dilakukan secara sepihak oleh pihak maskapai penerbangan itu sangat mengecewakan karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya, dan beberapa pekan sebelumnya juga pernah mengalami hal serupa.
Bahkan ketika diminta mengembalikan uang tiket untuk digunakan membeli tiket pesawat lain, petugas maskapai itu yang ada di Bandara SMB II Palembang tidak bisa memenuhinya secara langsung dan memberikan jawaban kurang memuaskan.
Petugas Tigerair Mandala menyarankan kepada pemegang tiket untuk bersabar dan jika tidak ingin memanfaatkannya untuk penerbangan pada kesempatan lain bisa berurusan dengan biro perjalanan wisata tempat tiket dibeli, katanya.
Sedangkan pengguna Tigerair Mandala lainnya Oktarina menjelaskan, sangat terkejut dengan tindakan pembatalan sepihak oleh maskapai penerbangan yang sejak membuka rute penerbangan Palembang-Yogyakarta per 1 Oktober 2013 dinilai cukup baik.
"Saya bisa memahami pembatalan pemberangkatan ini, namun sebagian penumpang lainnya tidak menerima karena petugas maskapai tidak memberikan penjelasan secara terbuka," ujarnya.
Menyikapi kondisi tersebut, diharapkan pihak manajemen maskapai penerbangan membenahi pelayanannya jika tidak ingin ditinggalkan pelanggan.
Jika terjadi pembatalan seharusnya petugas dan pimpinan Tigerair Mandala melakukan pendekatan dan penjelasan yang menghibur kepada penumpang yang batal diberangkatkan, bukan menghindari seperti yang dilakukan sekarang ini.
Petugas di Bandara SMB II Palembang memberikan nomor telepon seluler Manager Tigerair Mandala Lucas Suryanata, namun ketika dicoba dihubungi secara bergantian bersama sejumlah penumpang lainnya tidak aktif, katatanya.
Sebelumnya Presiden Direktur Tigerair Mandala Paul Rombeek pada peresmian penerbangan perdana di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang pada 1 Oktober 2013 menjelaskan, setiap hari pihaknya melayani satu kali penerbangan rute Palembang-Yogyakarta.
"Pelayanan penerbangan rute baru yang menghubungkan salah satu kota di Pulau Sumatera dan Jawa itu mulai efektif dilakukan setiap hari per 1 Oktober 2013 pada pukul 10.45 WIB dari Yogyakarta dan pukul 14.00 WIB dari Palembang dengan pesawat Airbus A320 yang memiliki 180 tempat duduk," ujarnya.
Sejumlah warga pengguna jasa angkutan udara di Palembang, Sabtu, mengatakan, ketika mereka akan melakukan "checkin" pada pukul 13.00 WIB petugas Bandara SMB II menjelaskan pesawat Tigerair Mandala batal berangkat dengan alasan cuaca kurang baik.
Menurut salah seorang penumpang, Rully, pembatalan pemberangkatan yang dilakukan secara sepihak oleh pihak maskapai penerbangan itu sangat mengecewakan karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya, dan beberapa pekan sebelumnya juga pernah mengalami hal serupa.
Bahkan ketika diminta mengembalikan uang tiket untuk digunakan membeli tiket pesawat lain, petugas maskapai itu yang ada di Bandara SMB II Palembang tidak bisa memenuhinya secara langsung dan memberikan jawaban kurang memuaskan.
Petugas Tigerair Mandala menyarankan kepada pemegang tiket untuk bersabar dan jika tidak ingin memanfaatkannya untuk penerbangan pada kesempatan lain bisa berurusan dengan biro perjalanan wisata tempat tiket dibeli, katanya.
Sedangkan pengguna Tigerair Mandala lainnya Oktarina menjelaskan, sangat terkejut dengan tindakan pembatalan sepihak oleh maskapai penerbangan yang sejak membuka rute penerbangan Palembang-Yogyakarta per 1 Oktober 2013 dinilai cukup baik.
"Saya bisa memahami pembatalan pemberangkatan ini, namun sebagian penumpang lainnya tidak menerima karena petugas maskapai tidak memberikan penjelasan secara terbuka," ujarnya.
Menyikapi kondisi tersebut, diharapkan pihak manajemen maskapai penerbangan membenahi pelayanannya jika tidak ingin ditinggalkan pelanggan.
Jika terjadi pembatalan seharusnya petugas dan pimpinan Tigerair Mandala melakukan pendekatan dan penjelasan yang menghibur kepada penumpang yang batal diberangkatkan, bukan menghindari seperti yang dilakukan sekarang ini.
Petugas di Bandara SMB II Palembang memberikan nomor telepon seluler Manager Tigerair Mandala Lucas Suryanata, namun ketika dicoba dihubungi secara bergantian bersama sejumlah penumpang lainnya tidak aktif, katatanya.
Sebelumnya Presiden Direktur Tigerair Mandala Paul Rombeek pada peresmian penerbangan perdana di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang pada 1 Oktober 2013 menjelaskan, setiap hari pihaknya melayani satu kali penerbangan rute Palembang-Yogyakarta.
"Pelayanan penerbangan rute baru yang menghubungkan salah satu kota di Pulau Sumatera dan Jawa itu mulai efektif dilakukan setiap hari per 1 Oktober 2013 pada pukul 10.45 WIB dari Yogyakarta dan pukul 14.00 WIB dari Palembang dengan pesawat Airbus A320 yang memiliki 180 tempat duduk," ujarnya.
Pewarta :
Editor : Yudi Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ibu dan dua anaknya tewas pada musibah kebakaran di Deli Serdang Sumut
26 February 2022 21:08 WIB, 2022
KPK amankan dokumen geledah dua kantor perusahaan kasus Mandala Krida
19 February 2021 14:18 WIB, 2021
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB