Dua calon haji OKU batal berangkat 2014
Rabu, 26 Februari 2014 23:16 WIB
Calon Haji (FOTO Antarasumsel.com/Feny)
Baturaja (ANTARA Sumsel) - Dua orang calon haji asal Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan yakni A Syukur dari Kecamatan Baturaja Timur dan Mutadi asal Lubuk Raja batal berangkat ke tanah suci Makkah pada 2014.
"Mutadi sengaja membatalkan keberangkatannya tahun ini, karena ingin naik haji berbarangan dengan istrinya pada 2015, sedangkan A Syukur sendiri batal karena sakit," ungkap Kepala Kantor Kementrian Agama Ogan Komering Ulu (OKU), H Darami melalui Staf Urusan Haji, Arudji di Baturaja, Rabu.
Dia menjelaskan, secara keseluruhan total kuota calon haji (calhaj) OKU pada 2014 tercatat sebanyak 257 orang, namun yang siap untuk berangkat hanya 255 orang.
"Dari angka itu calhaj terbanyak berasal dari Kecamatan Baturaja Timur tercatat 113 orang, disusul Sinar Peninjauan 53 orang dan Lubuk Raja 47 orang, sementara calhaj yang paling sedikit dari Lengkiti dan Pengadonan masing-masing satu orang," ungkapnya.(E Permana)
"Mutadi sengaja membatalkan keberangkatannya tahun ini, karena ingin naik haji berbarangan dengan istrinya pada 2015, sedangkan A Syukur sendiri batal karena sakit," ungkap Kepala Kantor Kementrian Agama Ogan Komering Ulu (OKU), H Darami melalui Staf Urusan Haji, Arudji di Baturaja, Rabu.
Dia menjelaskan, secara keseluruhan total kuota calon haji (calhaj) OKU pada 2014 tercatat sebanyak 257 orang, namun yang siap untuk berangkat hanya 255 orang.
"Dari angka itu calhaj terbanyak berasal dari Kecamatan Baturaja Timur tercatat 113 orang, disusul Sinar Peninjauan 53 orang dan Lubuk Raja 47 orang, sementara calhaj yang paling sedikit dari Lengkiti dan Pengadonan masing-masing satu orang," ungkapnya.(E Permana)
Pewarta :
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mensesneg bantah kabar Haji Isam ditunjuk jadi koordinator karhutla Kalimantan
23 August 2026 15:31 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Petugas gunakan menara api setinggi 32 meter pantau karhutla 24 jam di Musi Banyuasin
30 September 2026 19:38 WIB
Kabupaten OKI optimalkan Rp20 miliar Banpres untuk perkuat penanganan karhutla
30 September 2026 12:54 WIB