Muba buat program Kampung Siaga antisipasi bencana
Selasa, 24 Desember 2013 19:25 WIB
Pemkab Muba bentuk kampung siaga untuk mengantisipasi bencana alam (Foto antarasumsel.com/13/Edy)
Lawang Wetan, Muba (ANTARA Sumsel) - Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan membuat program "Kampung Siaga" untuk mengantisipasi bencana, karena daerah itu dinilai sebagai wilayah rawan dengan berbagai bencana.
"Kampung Siaga Bencana sangat penting dibentuk untuk menyiapkan diri sebelum terjadi bencana alam seperti banjir dan kebakaran hutan," kata Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigarsi Musi Banyuasin (Muba) Yusma Srianto MT di Desa Ulak Paceh Muba, Selasa.
Yusma mengemukakan itu pada saat Pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Desa Ulak Paceh Kecamatan Lawang Wetan.
Menurut dia, dengan dibentuknya KSB maka masyarakat sudah siap siaga sejak dini bagaimana menghadapi bencana yang terjadi di tengah masyarakat.
Sementara, Kepala Dinas Sosial Sumatera Selatan Apriadi pada acara tersebut berharap masyarakat dapat memiliki kesadaran terhadap tanggap darurat bencana.
Menurut dia, kesadaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat untuk menghindari dari bahaya bencana.
“Memang kita tidak mengharapkan akan terjadinya bencana alam, tetapi perlu mempersiapkan diri bila saja terjadi, karena itu masyarakat perlu dilatih bagaimana cara menanggulangi bencana†katanya.
Bupati Musi Banyuasin H Pahri Azhari, mengatakan kesadaran tanggap darurat bencana harus dimiliki setiap anggota masyarakat, Karena dalam mengatasi bencana, bukan hanya menjadi tugas pemerintah tapi semua pihak termasuk masyarakat.
"Kami mengharapkan dengan adanya Program Kampung Siaga, ketika terjadi bencana di suatu daerah warganya sudah siap, karena mereka telah diberikan pembekalan bagaimana cara menanggulangi," katanya.(edy)
"Kampung Siaga Bencana sangat penting dibentuk untuk menyiapkan diri sebelum terjadi bencana alam seperti banjir dan kebakaran hutan," kata Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigarsi Musi Banyuasin (Muba) Yusma Srianto MT di Desa Ulak Paceh Muba, Selasa.
Yusma mengemukakan itu pada saat Pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Desa Ulak Paceh Kecamatan Lawang Wetan.
Menurut dia, dengan dibentuknya KSB maka masyarakat sudah siap siaga sejak dini bagaimana menghadapi bencana yang terjadi di tengah masyarakat.
Sementara, Kepala Dinas Sosial Sumatera Selatan Apriadi pada acara tersebut berharap masyarakat dapat memiliki kesadaran terhadap tanggap darurat bencana.
Menurut dia, kesadaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat untuk menghindari dari bahaya bencana.
“Memang kita tidak mengharapkan akan terjadinya bencana alam, tetapi perlu mempersiapkan diri bila saja terjadi, karena itu masyarakat perlu dilatih bagaimana cara menanggulangi bencana†katanya.
Bupati Musi Banyuasin H Pahri Azhari, mengatakan kesadaran tanggap darurat bencana harus dimiliki setiap anggota masyarakat, Karena dalam mengatasi bencana, bukan hanya menjadi tugas pemerintah tapi semua pihak termasuk masyarakat.
"Kami mengharapkan dengan adanya Program Kampung Siaga, ketika terjadi bencana di suatu daerah warganya sudah siap, karena mereka telah diberikan pembekalan bagaimana cara menanggulangi," katanya.(edy)
Pewarta :
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kolaborasi multipihak bantu tangani kebakaran kebun warga di Desa Kaliberau Muba
16 September 2026 12:10 WIB
PEP Ramba Field bergerak bersama warga padamkan karhutla di Muba dan Banyuasin
26 August 2026 15:22 WIB
Pemkab Muba beri penghargaan Tim Penyidik Kejari usut korupsi PT SMB Rp127 miliar
05 August 2026 9:34 WIB
Terpopuler - Berita Muba
Lihat Juga
Polres OKU Timur beri pengamanan ketat pelipatan surat suara pilkada
04 November 2024 9:32 WIB, 2024
Bawaslu Sumsel temukan pelanggaran di 2 daerah selama pemungutan suara
15 February 2024 21:35 WIB, 2024