Dua hercules disiagakan untuk operasikan TMC
Kamis, 25 Juli 2013 21:32 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin didampingi Danlanud Palembang Ramot Christian meninjau dua pesawat hercules yang akan digunakan alat bantu Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). (Foto Antarasumsel.com/13/Feny Selly/Aw)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Dua unit pesawat hercules dari TNI AU disiagakan untuk mengoperasikan Teknologi Modifikasi Cuaca yang akan menyemai garam dari udara.
Kedua pesawat tersebut C 130 Hercules dari Skadron Udara 31 Halim dan Casa C-212 dari Skuadran udara 4 Malang yang sudah dilengkapi konsul untuk menyemai garam.
Navigator pesawat C- 130 Mayor Nav Janur menerangkan kedua pesawat tersebut masing-masing memiliki kapasitas yang berbeda.
C-130 memiliki kapasitas mengangkut 2 ton hingga 4 ton garam untuk menyemai awan. Sementara Casa C -212 hanya mampu mengangkut maksimum 1 ton garam.
"Pesawat ini akan diupayakan untuk menyemai garam dari Pekanbaru hingga Lampung," jelas dia.
Tidak hanya untuk menyemai awan untuk turun hujan, pesawat ini pun diupayakan untuk menghambat hujan berkaitan dengan pesta oleh raga Islamic Solidarity Games (ISG) yang akan berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan, 22 September-1 Oktober 2013.
" Hujan bisa kita hambat dengan mempercepat hujan di daerah lain, sehingga awan tidak bergerak di lokasi ISG," papar dia.
Kedua pesawat tersebut C 130 Hercules dari Skadron Udara 31 Halim dan Casa C-212 dari Skuadran udara 4 Malang yang sudah dilengkapi konsul untuk menyemai garam.
Navigator pesawat C- 130 Mayor Nav Janur menerangkan kedua pesawat tersebut masing-masing memiliki kapasitas yang berbeda.
C-130 memiliki kapasitas mengangkut 2 ton hingga 4 ton garam untuk menyemai awan. Sementara Casa C -212 hanya mampu mengangkut maksimum 1 ton garam.
"Pesawat ini akan diupayakan untuk menyemai garam dari Pekanbaru hingga Lampung," jelas dia.
Tidak hanya untuk menyemai awan untuk turun hujan, pesawat ini pun diupayakan untuk menghambat hujan berkaitan dengan pesta oleh raga Islamic Solidarity Games (ISG) yang akan berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan, 22 September-1 Oktober 2013.
" Hujan bisa kita hambat dengan mempercepat hujan di daerah lain, sehingga awan tidak bergerak di lokasi ISG," papar dia.
Pewarta : Oleh: Feny Selly
Editor : AWI-SEO&Digital Ads
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pesawat Saudi Airlines pembawa jamaah haji Jawa Timur tiba selamat di Madinah
29 April 2026 5:38 WIB
Info Mudik 2026: Bandara Djalaluddin Gorontalo siagakan posko terpadu dan diskon tiket
14 March 2026 8:50 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Pemprov Sumsel bantu petani jagung tingkatkan produksi, dukung ketahanan pangan
19 May 2026 20:30 WIB