Israel akan lepas 350 tahanan Palastina
Minggu, 21 Juli 2013 6:09 WIB
Jerusalem (ANTARA/Xinhua-0ANA Sumsel) - Israel bersedia dan sepakat untuk melepaskan sekitar 350 orang tahanan Palestina, kata Menteri Hubungan Internasional Yuval Steinitz pada Sabtu.
"Akan ada beberapa pembebasan tahanan," kata menteri mengatakan kepada radio lokal, tanpa memberikan angka spesifik.
Perkembangan terakhir itu terjadi setelah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry baru saja mengakhiri putaran pembicarannya yang ia telah lakukan sejak 20 Maret untuk melanjutkan perundingan perdamaian langsung antara Israel dan Palestina.
Pada Jumat, Kerry bertemu dengan kepala perunding Palestina Saeb Erekat di Yordania dan Presiden Palestina Mahmud Abbas di kota Ramallah di Tepi Barat.
Menurut sumber Palestina yang layak dipercaya, yang berbicara dengan syarat tak disebutkan jatidirinya, Kerry bermaksud untuk membebaskan 350 tahanan Palestina, termasuk 100 orang yang ditahan sebelum Israel dan Palestina menandatangani kesepakatan perdamaian Oslo pada tahun 1993.(Antara)
"Akan ada beberapa pembebasan tahanan," kata menteri mengatakan kepada radio lokal, tanpa memberikan angka spesifik.
Perkembangan terakhir itu terjadi setelah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry baru saja mengakhiri putaran pembicarannya yang ia telah lakukan sejak 20 Maret untuk melanjutkan perundingan perdamaian langsung antara Israel dan Palestina.
Pada Jumat, Kerry bertemu dengan kepala perunding Palestina Saeb Erekat di Yordania dan Presiden Palestina Mahmud Abbas di kota Ramallah di Tepi Barat.
Menurut sumber Palestina yang layak dipercaya, yang berbicara dengan syarat tak disebutkan jatidirinya, Kerry bermaksud untuk membebaskan 350 tahanan Palestina, termasuk 100 orang yang ditahan sebelum Israel dan Palestina menandatangani kesepakatan perdamaian Oslo pada tahun 1993.(Antara)
Pewarta :
Editor : AWI-SEO&Digital Ads
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Iran akan balas aksi penyitaan kapal oleh militer Amerika Serikat di Teluk Oman
20 April 2026 9:50 WIB
AS dan Iran kemungkinan akan berunding kembali di Islamabad, paling cepat Senin mendatang
18 April 2026 20:27 WIB
Meski unggul agregat, Luis Enrique tegaskan PSG tak akan bermain aman di markas Chelsea
13 March 2026 8:59 WIB