Warga mulai beralih gunakan kayu bakar dan arang
Jumat, 17 Mei 2013 10:17 WIB
Gas Elpiji 3 kg (FOTO ANTARA)
Bandarlampung (ANTARA Sumsel) - Sejumlah warga Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung menyatakan mulai beralih menggunakan kayu bakar dan arang untuk memasak, karena makin sulit mendapatkan elpiji dalam tabung isi tiga kilogram.
"Sudah sebulan ini di desa kami sulit untuk mendapatkan gas isi tiga kilogram, terpaksa kami pakai kayu bakar untuk memasak," kata Tumirem, di Desa Harapan Jaya, Kapubaten Pesawaran, Jumat.
Dia mengatakan kesulitan mendapatkan gas dalam tabung isi 3 kg tersebut tidak hanya dirasakan dia dan sejumlah warga desanya, tetapi juga dialami warga desa tetangganya.
"Beberapa ibu-ibu ada yang mencari tabung gas sampai ke desa kami, padahal kami juga merasakan kesulitan mendapatkan elpiji itu," katanya.
Sedangkan Siti (62), warga Bandarlampung merasakan kesulitan mencari tabung yang berisi gas ukuran 3 kg sejak tiga hari terakhir.
"Sebelumnya memang sudah sulit mendapatkannya, dan harganya juga mahal, tapi ya masih ada yang menjualnya. Tapi sudah tiga hari ini saya tidak memasak karena gas habis dan sulit mendapatkannya lagi," kata dia pula.
Siti berusaha menggunakan bahan bakar alternatif lainnya seperti arang, namun ia mengaku kesulitan juga mendapatkan minyak tanah.
Pada Jumat pagi, sejumlah warga di Kecamatan Kemiling dan Kecamatan Waydadi Bandarlampung terlihat berbondong-bondong keluar rumah berkeliling mencari tabung gas isi 3 kg.
Tampak juga sejumlah sepeda motor mondar-mandir membawa tabung gas kosong mendatangi SPBU terdekat, namun mereka tak juga mendapatkannya.
PT Pertamina bersama pemerintah daerah di Lampung telah menggelar operasi pasar gas di sejumlah titik yang bertujuan untuk mengantisipasi kelangkaan gas dalam tabung tiga kilogram.
Pertamina menggelar operasi pasar untuk mengatasi kelangkaan gas tiga kilogram sebanyak 54.320 tabung gas di seluruh Lampung.
Meksi OP elpiji telah digelar, gas itu tetap sulit didapatkan, dan harganya makin melangit.
Harga normal gas dalam tabung isi 3 kg adalah Rp15.000-Rp16.000, namun kini harganya sudah mencapai Rp30.000 per tabung, bahkan di beberapa kabupaten di Lampung warga setempat mengaku harus membeli gas ukuran 3 kg Rp35.000-Rp40.000 per tabung.
"Sudah sebulan ini di desa kami sulit untuk mendapatkan gas isi tiga kilogram, terpaksa kami pakai kayu bakar untuk memasak," kata Tumirem, di Desa Harapan Jaya, Kapubaten Pesawaran, Jumat.
Dia mengatakan kesulitan mendapatkan gas dalam tabung isi 3 kg tersebut tidak hanya dirasakan dia dan sejumlah warga desanya, tetapi juga dialami warga desa tetangganya.
"Beberapa ibu-ibu ada yang mencari tabung gas sampai ke desa kami, padahal kami juga merasakan kesulitan mendapatkan elpiji itu," katanya.
Sedangkan Siti (62), warga Bandarlampung merasakan kesulitan mencari tabung yang berisi gas ukuran 3 kg sejak tiga hari terakhir.
"Sebelumnya memang sudah sulit mendapatkannya, dan harganya juga mahal, tapi ya masih ada yang menjualnya. Tapi sudah tiga hari ini saya tidak memasak karena gas habis dan sulit mendapatkannya lagi," kata dia pula.
Siti berusaha menggunakan bahan bakar alternatif lainnya seperti arang, namun ia mengaku kesulitan juga mendapatkan minyak tanah.
Pada Jumat pagi, sejumlah warga di Kecamatan Kemiling dan Kecamatan Waydadi Bandarlampung terlihat berbondong-bondong keluar rumah berkeliling mencari tabung gas isi 3 kg.
Tampak juga sejumlah sepeda motor mondar-mandir membawa tabung gas kosong mendatangi SPBU terdekat, namun mereka tak juga mendapatkannya.
PT Pertamina bersama pemerintah daerah di Lampung telah menggelar operasi pasar gas di sejumlah titik yang bertujuan untuk mengantisipasi kelangkaan gas dalam tabung tiga kilogram.
Pertamina menggelar operasi pasar untuk mengatasi kelangkaan gas tiga kilogram sebanyak 54.320 tabung gas di seluruh Lampung.
Meksi OP elpiji telah digelar, gas itu tetap sulit didapatkan, dan harganya makin melangit.
Harga normal gas dalam tabung isi 3 kg adalah Rp15.000-Rp16.000, namun kini harganya sudah mencapai Rp30.000 per tabung, bahkan di beberapa kabupaten di Lampung warga setempat mengaku harus membeli gas ukuran 3 kg Rp35.000-Rp40.000 per tabung.
Pewarta :
Editor : Yudi Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Riau sita 41 ton solar subsidi dan amankan 39 tersangka penyelewengan BBM subsidi
23 April 2026 6:48 WIB
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel jamin pasokan energi di Bengkulu aman selama mudik Lebaran
17 March 2026 5:15 WIB
Kilang Pertamina Plaju produksi gas elpiji rumah tangga 129 ribu mt
18 February 2025 18:09 WIB, 2025
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB