Wartawan ANTARA pemenang penulisan obat generik
Rabu, 5 September 2012 10:40 WIB
Pemenang tulisan masalah obat generik berlogo (ANTARA FOTO)
Jambi (ANTARA Sumsel) - Wartawan LKBN ANTARA Biro Jambi, Nurul Fahmy berhak menjadi pemenang pertama lomba karya tulis obat generik berlogo atau OGB bagi wartawan 2012 yang diselenggarakan PT Dexa Medica.
Dalam surat elektronik yang dikirim oleh Corporate Communications Dexa Group, Karyanto, Rabu, menyebutkan Nurul Fahmy dinyatakan menang dengan nilai 273, dari karya tulisnya berjudul "Kalau ada yang murah, mengapa harus bayar lebih mahal".
Juara dua diraih wartawan Kompas.com, Bramirus Mikail dengan karya tulis berjudul "Obat generik berlogo, bukan obat orang miskin", dengan total nilai 259.
Juara ketiga Rendra Hanggara dari Harian Seputar Indonesia dengan karya tulis berjudul "Murah dan tetap berkualitas", dengan total nilai 255.
Penilaian naskah dilakukan tiga orang juri yang merupakan pakar dalam bidang masing-masing, yakni dr Harjono Koewarijanto, MH. Kes, Dwi Nofiarny, Pharm.,MsC., dan Drs Karyanto, MM.
Dalam rilisnya di web resmi PT Dexa Medica, disebutkan, ketiga pemenang berhak mendapatkan hadiah berupa gadget, piagam, plakat dan diundang untuk mengikuti Factory Visit ke pabrik PT Dexa Medica di Palembang, Sumatera Selatan, pada hari Senin-Selasa, tanggal 24 - 25 September 2012.
"Biaya akomodasi dan transportasi ditanggung oleh Panitia. Semua hadiah akan diserahkan pada saat factory visit di Palembang," demikian rilis tersebut.
Artikel yang berjudul "Kalau ada yang murah, mengapa harus bayar lebih mahal", terbit pertama kali di www.antarajambi.com pada Selasa tanggal 31 Juli 2012 pukul 22:33 WIB. Waktu tersebut adalah batas akhir penerbitan naskah lomba seperti yang ditentukan oleh panitia.
Nurul Fahmy yang dihubungi mengaku senang dengan perolehan tersebut. Menurut dia, kemenangan itu merupakan kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi dirinya.
Dikatakannya, dia berbahagia sebab selain dapat memenangkan lomba, juga dapat berbagi pengetahuan melalui tulisan kepada banyak orang terkait penggunaan obat generik berlogo.
"Kampanye penggunaan obat generik berlogo memang harus digencarkan secara massal dan massif, bukan oleh pemerintah atau pabrikan saja, wartawan juga perlu dan penting mensosialisasikan obat itu, agar setiap orang dapat mengetahui manfaat dan keuntungan menggunakan OGB tersebut," katanya.(T.KR-YJ/Ant)
Dalam surat elektronik yang dikirim oleh Corporate Communications Dexa Group, Karyanto, Rabu, menyebutkan Nurul Fahmy dinyatakan menang dengan nilai 273, dari karya tulisnya berjudul "Kalau ada yang murah, mengapa harus bayar lebih mahal".
Juara dua diraih wartawan Kompas.com, Bramirus Mikail dengan karya tulis berjudul "Obat generik berlogo, bukan obat orang miskin", dengan total nilai 259.
Juara ketiga Rendra Hanggara dari Harian Seputar Indonesia dengan karya tulis berjudul "Murah dan tetap berkualitas", dengan total nilai 255.
Penilaian naskah dilakukan tiga orang juri yang merupakan pakar dalam bidang masing-masing, yakni dr Harjono Koewarijanto, MH. Kes, Dwi Nofiarny, Pharm.,MsC., dan Drs Karyanto, MM.
Dalam rilisnya di web resmi PT Dexa Medica, disebutkan, ketiga pemenang berhak mendapatkan hadiah berupa gadget, piagam, plakat dan diundang untuk mengikuti Factory Visit ke pabrik PT Dexa Medica di Palembang, Sumatera Selatan, pada hari Senin-Selasa, tanggal 24 - 25 September 2012.
"Biaya akomodasi dan transportasi ditanggung oleh Panitia. Semua hadiah akan diserahkan pada saat factory visit di Palembang," demikian rilis tersebut.
Artikel yang berjudul "Kalau ada yang murah, mengapa harus bayar lebih mahal", terbit pertama kali di www.antarajambi.com pada Selasa tanggal 31 Juli 2012 pukul 22:33 WIB. Waktu tersebut adalah batas akhir penerbitan naskah lomba seperti yang ditentukan oleh panitia.
Nurul Fahmy yang dihubungi mengaku senang dengan perolehan tersebut. Menurut dia, kemenangan itu merupakan kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi dirinya.
Dikatakannya, dia berbahagia sebab selain dapat memenangkan lomba, juga dapat berbagi pengetahuan melalui tulisan kepada banyak orang terkait penggunaan obat generik berlogo.
"Kampanye penggunaan obat generik berlogo memang harus digencarkan secara massal dan massif, bukan oleh pemerintah atau pabrikan saja, wartawan juga perlu dan penting mensosialisasikan obat itu, agar setiap orang dapat mengetahui manfaat dan keuntungan menggunakan OGB tersebut," katanya.(T.KR-YJ/Ant)
Pewarta :
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Aktor Jepang Haruma Miura meninggal dunia, Polisi temukan surat tulisan Haruma di TKP
18 July 2020 16:43 WIB, 2020
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB